
Nova berangkat sekolah di antar sopirnya. Wajahnya nampak sedih, matanya sembab dan sipit gara gara menangis kemarin.
Nova turun dari mobil dan disambut langsung oleh kepala sekolah.
" Selamat datang Nova...Semoga harimu menyenangkan..." ucap Kepala sekolah tersebut .ia nampak sangat mengistimewakan Nova.
" Kalian semua bertemanlah dengan Nova...jika ada yang menyebar berita bohong lagi tentangnya, akan langsung ku keluarkan dari sekolah ini.." kata kepsek itu lagi pada murid-murid yang lain.
" Halo Nova..." banyak murid pun bersikap ramah dan baik padanya. Bahkan teman sekelasnya pun juga ramah padanya.
" Kasihan kamu Nova... yang sabar ya..."
" Tenang saja...Helsi sudah di keluarkan dari sekolah...karena menyebar berita bohong..padahal dia sebenarnya parah sekali..."
" Dia beneran jualan Lo... orang tuanya saja sampai sangat marah sekali.."
" Mbak ayu juga sudah cerita semuanya .." ucap teman temannya memberikan dukungan padanya
.
.
Maaf teman teman...aku tidak bermaksud menutupi....Aku juga bukan orang baik...Helsi jual diri sedang aku di jual orang tuaku jadi istri ke empat .. aku seperti PELAKOR ..aku juga bukan orang baik... mungkin aku jauh lebih buruk....
Aku menyakiti hati 3 wanita lain istrinya...aku juga sakit hati karena mereka .. Kalau seperti ini aku tidak tahu siapa yang salah dan siapa yang benar ...
Rasanya ingin bebas tapi aku sudah tidak punya uang lagi untuk membayar kebebasanku...😞
.
.
.
" Kau senang sekali kan Helsi di keluarkan dari sekolah? " tanya Missi tak senang.
" Kami tau kau main uang supaya kau aman kan...dasar piaraan Om om..." ucap Kana pula.
Kedua gadis mantan temannya itu nampak begitu benci pada Nova.
" Dasar munafik...Pintar sekali bermain dengan uangmu..Padahal uang yang kau dapat juga bukan uang halal...Apa bedanya kau dengan Helsi?..Najis !!!!" kata Missi lagi . Kemudian ia dan Kana segera duduk ke bangkunya menjauhi Nova.
.
.
Benar kan ...dalam pandangan orang ...posisiku ini juga buruk...Padahal aku istri sah ..walaupun cuma secara agama...tapi dalam pandangan wanita lain aku ini penjahat...perebut suami mereka...aku buruk...aku hina...aku rendah !
Tapi bagaimana caraku lepas dari semua ini ..lepas dari Om mas itu ?
.
.
.
Nova ke taman belakang bersama Ayu. Mereka ngobrol dan makan bersama. Devon kebetulan juga sedang nongkrong di sana dengan beberapa anak basket temannya. Sesekali ia masih melirik dan melihat lihat Nova karena ia masih sangat menyukai Nova.
__ADS_1
Sedang Nova mendiamkan Devon , meski ia tahu Devon ada tak jauh darinya. Ia merasa terlalu takut untuk mendekati Devon lagi. Memberitahu semuanya. Terlebih jika tau Devon dirinya adalah ibu tirinya , ia semakin takut jika semuanya nanti di ketahui Devon.
" Nova..." Nova tak banyak bicara hanya menunduk saja sambil memakan makanannya. Hatinya terlalu kecewa dengan sikap Krisna kemarin. Istri tersisih, istri terabaikan. Rasanya cuma kata bodoh yang tepat dia ucapkan pada dirinya sendiri .
.
.
Aku benar benar tidak akan mencintaimu lagi Om mas ...Kemarin hari terakhir aku sakit hati karena mencintaimu...
Kau sudah menunjukkan pilihanmu...Dengan lebih memberatkan Mbak Donna...Jadi mulai sekarang ,...dan ini sungguh sungguh ku katakan...Aku tidak akan mencintai orang yang bernama Krisna itu lagi...
Sudah cukup aku menangis karena mu... Kemarin adalah yang terakhir..
SELAMAT TINGGAL CINTA PERTAMAKU, AKU TUTUP BUKU KISAH KITA...AKU TIDAK AKAN MENCINTAIMU LAGI ...OM MAS....
.
.
.
.
.
Beberapa hari kemudian....
Saat waktunya Krisna mendatangi Tempat Nova, Krisna malah meragu. Ia yakin ia tidak akan mendapat sambutan ramah jika mendatangi tempat istri mudanya itu. Ia tampak mematung dalam mobilnya yang sudah berada didepan tempat tinggal Nova.
Ia sudah memutuskan untuk mengakhiri cintanya pada Krisna. Dan mungkin nanti jika Krisna datang ia akan meminta cerai saja untuk kebebasannya.
Namun hingga tengah malam, Krisna tak nampak datang.
.
.
Baguslah....jangan pernah datang lagi ..aku bisa tidur dengan nyaman tanpa memikirkan mu..
.
.
" Nova ..." Nova mendengar suara sayup sayup memanggil namanya .
Nova mengucek_ngucek matanya...untuk memastikan siapa pemilik suara yang memanggilnya itu.
' Om mas...' Nova mendatangi sebuah taman bunga dimana ia melihat sesosok pria yang memunggunginya. Kemudian ia melangkah ke sana dan menyentuh pria itu namun saat pria itu berbalik dan menoleh ia begitu terkejut.
" Nova..." ucapnya ramah sambil memberikan setangkai bunga kecil padanya.
" Devon ?" ucap Nova heran saat mengenali wajahnya. Devon ada di depan mukanya tersenyum dengan wajah penuh cinta..
.
.
__ADS_1
Nova terbangun dari mimpinya. Ia begitu terkejut saat merasakan sebuah tangan memeluk erat tubuhnya dan ia yakin itu pasti tangan Krisna.
Nova buru buru melepaskan pelukan nya dan bangun. Hal itu membuat Krisna yang tadinya tertidur sambil memeluknya ikut terbangun
" C i l..." panggilnya sambil menyalakan lampu meja sehingga wajah mereka yang masih mengantuk terlihat jelas
" Mulai sekarang jangan pernah menyentuhku lagi ..Aku tidak mau lagi menjadi istrimu Om mas...Aku minta cerai " tegas Nova.
" C i l...Maafkan aku...waktu itu aku ke tempat Donna karena memang masih gilirannya....Aku tidak boleh berat sebelah dengan memilih bersamamu .." Krisna mengabaikan ras ngantuk nya dan mencoba memberi penjelasan pada Nova .
" Aku sudah capek seperti ini terus...kalau aku bukan satu satunya ..aku tidak mau jadi istrimu lagi ..Dan dulu kau sudah membuatnya jelas Om mas ..kau lebih memilih dia ..."
" C i l ...dengarkan penjelasan ku dulu .."
" Pokoknya aku minta cerai. Aku sudah tidak sanggup menjadi istrimu lagi.." ucap Nova seraya keluar dari kamar itu. Tak lupa iapun membawa boneka panda raksasa kesayangannya .Ia pun pindah tidur ke kamar yang lain. Kebetulan di rumah besar Nova itu ada banyak kamar kosong.
Krisna hanya bisa menghela nafas panjang. Ia benar benar tidak bisa berbuat apa apa sekarang , karena Nova benar benar marah. Cerai dengan Nova itu satu hal yang sangat sulit baginya karena ia sangat mencintai Nova. Bahkan kini ia lebih mencintainya ketimbang ketiga istrinya yang lain .
" Maaf C i l...aku egois sekali lagi...Aku tidak mau menceraikan mu ..aku tidak sanggup kehilangan kamu...Maaf, aku tidak bisa mengabulkan satu hal ini..."ucap Krisna pelan.
Kemudian iapun membaringkan tubuhnya kembali. Dan mencoba untuk tidur kembali.
.
.
.
Keesokan harinya begitu bangun tidur , Krisna mendapati sarapan sederhana buatan Nova ada di meja makan . Ternyata meski marah, Nova tetap membuatkannya makanan.
" Nova mana?" tanya Krisna pada pembantunya.
" Sudah berangkat " jawab Bibi pembantunya
.
Jadi dia menghindari ku ..?
.
" Sama Devon?" tanya Krisna menebak.
" Bukan Tuan ... Non Nova naik sepeda sendiri .."
.
Nova Nova ...Jadi kau benar benar mau berpisah denganku ya ..Berangkat sekolah naik sepeda ..kau ingin belajar lepas dariku dan semua fasilitas pemberianku ya ...
Tapi Maaf C i l...aku tidak mau melepas mu...Kau pun tetap akan berada di sisi ku sebagai istriku...
Kalian berempat telah ditakdirkan menjadi milikku .. Jadi ...Sebelum aku yang ingin melepas kalian ..Shinta, Dewi, Donna, dan Nova...kalian semua tetap istriku....
Tak ada satupun dari kalian yang ingin aku ceraikan saat ini....
.
.
__ADS_1