
Halo readers setia, jangan lupa mampir di novel terbaruku ya yg berjudul "Menantu kesayangan Papaku", Semoga kalian selalu suka dengan cerita haluku ya🥰🙏🏻
Malam ini adalah malam pertama bagi Alisa dan Romy, Tuan Dhanil menjodohkan putra pertama nya Romy dengan anak sahabat nya yg bernama Joni karena Alisa tinggal sebatang kara, Tuan Joni dan Istrinya meninggal dalam kecelakaan pesawat 5 bulan yg lalu.
Sebelum meninggal, Tuan Joni pernah berpesan kepada Tuan Dhanil kalau dia ingin menjodohkan putrinya dengan Romy, Tuan Dhanil sangat senang dan dia sangat mendukung perjodohan ini.
.
.
Alisa terdiam di tepi ranjang sambil meremas jarinya, dia merasa sangat gugup karena sebelum nya dia belum pernah dekat dan berhubungan langsung dengan Romy.
Romy sedang duduk terdiam di atas closet, dia sedang kebingungan memikirkan cara agar dia bisa lari dari kamar, jujur dia sebenarnya belum siap untuk menikah, tapi karena dipaksa oleh papanya mau tak mau Romy pun mengiyakan.
"Semoga wanita itu tak marah dan mengadukan ku kepada papa, aku belum siap untuk menerima hubungan ini" gumam Romy.
Romy mengatur nafasnya berulang ulang, dia merasa gugup, akhirnya dia pun keluar dari kamar mandi.
Romy melihat Alisa yg sedang terdiam, saat Romy keluar dari kamar mandi Alisa menoleh, tatapan mereka saling bertemu.
Alisa nampak gugup, begitupun dengan Romy, Romy berdehem untuk menghilangkan rasa gugupnya.
"Aku akan tidur di kamar lain" ucapnya membuat Alisa tertegun.
__ADS_1
'Apa aku berbuat salah? 'Batin Alisa.
"Kamu jangan berpikir yg bukan-bukan, aku hanya belum siap untuk membuka hubungan, kamu istirahat lah" ucapan Romy membuat Alisa melongo.
'Apakah dia cenayang? Kok dia bisa tau isi hati ku? 'Gumam Alisa dalam hati.
Alisa menatap punggung Romy saat dia pergi meninggalkan kamar, setelah Romy benar-benar keluar Alisa langsung bangkit dan berlari ke arah pintu, dia pun segera mengunci pintu tersebut.
"Akhirnya aku bisa tenang sedikit" gumam Alisa, Alisa lalu pergi ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Romy masuk ke dalam kamar yg berada di sebelah kamar Alisa, kebetulan mereka sedang menginap di sebuah hotel yg sudah di booking oleh Tuan Dhanil, acara resepsi pernikahan mereka memang di adakan mewah dengan di hadiri oleh para rekan bisnis dan kolega Tuan Dhanil.
Romy merebahkan tubuhnya di atas ranjang, dia merasakan pegal di sekujur tubuhnya, berdiri di pelaminan sambil menyalami para tamu ternyata sangat melelahkan.
Alisa baru saja selesai mandi, dia segera berganti pakaian dan beranjak naik ke tempat tidur, dia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.
Romy dan Alisa sama-sama merasa mengantuk, mereka pun terlelap dalam mimpi indah mereka. Jika Tuan Dhanil tau Romy pasti akan mendapatkan hukuman karena sudah mengabaikan istrinya.
.
.
Pagi hari menyapa, Romy terbangun lebih dulu karena dia takut sang papa datang untuk melihat keadaan mereka berdua.
__ADS_1
Romy mengetuk pintu kamar, Alisa yg terbangun lalu segera menghampiri pintu. Dia mengintip dulu lewat lubang pintu ternyata suaminya.
"Selamat pagi mas" sapa Alisa.
"Pagi" jawab Romy singkat.
Romy langsung masuk tanpa menghisap Alisa, Alisa yg melihat itu hanya membuang nafasnya dengan lemah.
'Sabar Alisa, sabar' batin Alisa.
Romy naik ke atas ranjang lalu dia berniat untuk tidur kembali, Alisa menatap Romy dengan heran.
"Sini" titah Romy sambil menepuk-nepuk kasur, Alisa yg masih bingung lalu berjalan menghampiri Romy.
"Sebentar lagi papa pasti datang, kita harus berpura-pura dekat agar papa tidak marah, kamu paham kan" ucap Romy.
Alisa mengerti maksud Romy, dia pun mengangguk lalu ikut naik dan merebahkan tubuhnya di samping Romy. Romy menarik Alisa dalam pelukan nya membuat jantung Alisa ingin loncat.
'Duh kenapa begini sih? Aku kan malu' rutuk Alisa dalam hati.
"Jangan bergerak, tetap seperti ini" ucap Romy lalu tak lama dia pun tertidur kembali, lagi lagi Alisa dibuat melongo oleh ucapan Romy, seolah-olah Romy dapat membaca isi hati nya.
'Seperti nya dia memang cenayang, selalu tau apa yg aku pikirkan' batin Alisa.
__ADS_1
Alisa yg masih mengantuk pun akhirnya ikut tertidur, mereka bahkan tidak sadar ada seseorang yg datang dan mengintip mereka dari balik pintu sambil tersenyum.
"Semoga Romy bisa menjaga dan membahagiakan Alisa" gumam Tuan Dhanil lalu dia pun menutup pintunya kembali.