
...Assalamualaikum,...
^^^Teman teman apa kabar,ada yang rindu gak sama kelanjutan kisah anak"nya Novel istri untuk ustadz?^^^
...Kalau Rindu komen dibawah ya😊Kali ini saya akan lanjutin Kisahnya Aiyra dan Syakir apakah mereka bersama atau malah sebaliknya,jika penasaran dengan kelanjutan karya saya yang ini ada sedikit keluar dari cerita mohon maaf ya karena saya sudah lama tidak lanjutin karya,oke terimakasih udah setia menantikan kelanjutannya....
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Seminggu setelah peristiwa yang menimpa Aiyra dan Syakir menjadi gunjingan di kampus maupun media.
Media memberitakan bahwa pesantren Al-Hikmah,tidak berpendidikan,tidak bermoral dan menjijikan itu lah awak media beritakan.
M.Syakir Alan salah satu putra dari seorang pemilik pesantren yang terkenal ajarannya
Namun karena salah satu pengusaha yang ingin membeli tanah pesantren Al -Hikmah mengambil kesempatan atas peristiwa Syakir yang membuat nama baik pesantren Al-Hikmah terancam.
Dikediaman Akhmal, Aiyra yang mendapatkan gunjingan para teman teman kampusnya pun, tidak ingin ke kampus lagi dan kini Aiyra hanya mengurung dirinya dikamar, Ziya begitu khawatir dengan putrinya itu ikut sedih dan kedua kakak laki lakinya juga merasakan sesak di dada mereka , mereka tau bahwa sang adik tidak baik baik.
__ADS_1
Aiyra wanita lemah lembut tidak seperti Amy nya yang bar bar itu, mental Ziya dan Aiyra sangat berbeda meskipun mereka ibu dan anak.
"Sayang ayok keluar, ayo bicara sama Amy! hiks... hiks." ucap Ziya sambil menangis melihat sang putri mengurung diri.
"Jangan seperti ini baby girl, ayo buka pintunya biarkan Amy masuk! " hiks... hiks."ucap Ziya dan terus menangis memohon agar sang putri mau membukakan pintu kamarnya.
Akhmal yang melihat sang istri merasa sedih, ini untuk kedua kalinya ia melihat sang istri menangis pilu.Akhmal bisanya melihat sang istri tersenyum tertawa dan ke recehan nya itu hilang di gantikan dengan tangisan menyayat hati.
Akhmal berusaha membujuk sang istri untuk tetap tenang.
"Tenanglah sayang, berikan Aiyra waktu untuk menenangkan dirinya! " ucap Akhmal memeluk sang istri.
"Tenang sayang, tenangkan dirimu lihat lah baby boy mereka juga ikut merasakan sakitnya Aiyra dan melihat kamu sedih menambahkan luka mereka." ucap Akhmal menasehati sang istri.
Ziya yang mendengar perkataan sang suami pun melepaskan dekapan sang suami dan melihat kedua putranya dengan sedih, sedih karena kedua putranya dapat merasakan derita sang adik di tambah melihat dirinya seperti itu membuat sang putra merasakan sakitnya bertambah melihat orang yang mereka sayangi menangis dalam sehari.
"Hiks... hiks.. maafkan Amy sayang, maafkan mommy." ucap Ziya memeluk kedua putranya.
__ADS_1
"tidak mom, Amy tidak salah kita yang salah seharusnya kita tidak pergi ke pesta itu." ucap Arshaka menahan air matanya sedangkan Arsyad hanya diam memeluk sang Amy.
Akhmal menitikkan air mata melihat orang yang iya sayangi bersedih.
"Ya, Allah janganlah engkau uji keluarga hamba diluar kemampuan keluarga kecil hamba." batin Akhmal.
Umi Aisyah yang melihat kesedihan anak menantu dan cucunya itu merasa sesih, ia juga ikut menangis.
"Assalamu'alaikum." ucap Akhmar yang baru sampai di rumah sang kakak bersama istri dan anaknya, mereka segera ke rumah Ziya setelah berita tentang keponakan perempuan mereka itu.
Mereka juga terlihat sedih mengetahui apa yang telah dialami sang keponakan.
"Waalaikumsalam," ucap umi Aisyah.
"umi abi." ucap Vina tak lupa menyalami mertuanya itu dan diikuti Akhmar dan khairul.
"Bagaimana umi Aiyra? " tanya Vina.
__ADS_1
"Aiyra, masih mengurung dirinya, Ziya.... " ucap umi Aisyah yang tak sanggup menyaksikan penderitaan menantunya itu.