ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2

ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2
bersatunya sahabat baik.......


__ADS_3

"Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti (BERBIE ANANDILA) alal mahri (seperangkat alat solat) hallan."


Artinya: "Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku (BERBIE ANANDILA) dengan mahar (seperangkat alat solat) dibayar tunai."


Bacaan Kabul:


قبلت نكاحها وتزويجها على المهر المذكور ورضيت بهى والله ولي التوفيق


Bacaan latin: "Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq."


Artinya: "Saya terima nikah dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugrah.


" Bagaimna saksi sah? " ucap pak penghulu.


"Sah..... sah... " ucap semua yang hadir.


"PERNIKAHAN INI TIDAK SAH.........


Sebuah suara wanita bergema di ruangan itu, semua orang mengalihkan pandangan untuk mencari dari mana suara itu berasal.


Ruangan menjadi hening, Arsakha membalikan tubuhnya untuk mengetahui siapa orang yang menghentikan pernikahannya.


Sentakan demi hentakan heals mengisi keheningan, seorang wanita mengenakan gamis putih dengan hijab hitam menutupi kepalanya dan kacamata hitam besar membuat penampilan nya begitu misterius.

__ADS_1


" Maaf nona, anda siapa? kenapa anda menghentikan acara pernikahan keponakan saya? " ucap yuna, sebagai sahabat sekaligus saudara ipar tentu saja yuna hadir begitu juga suami anak dan mertuanya.


"Iya pernikahan ini, tidak bisa di lanjutkan dulu." ucap wanita itu santai.


"Apa-apaan anda merusak acara anak saya ha, anda minta di geplak ya? " ucap Nila turun dari atas kamar Dila memarahi wanita yang merusak acara putrinya.


"Ya, saya bilang tidak bisa, ya tidak bisa." ucap nya santai dan melipat tangannya di dada dengan wajah acuhnya.


PALKKKKKKKKKKK.........


Satu tepukan mendarat di kepala wanita itu membuat dia merintih kesakitan, yang sebenarnya tidak lah sakit.


"Auuuuu, sakit! " ucap wanita itu mengusap-usap kepalanya.


"Beraninya kau menipu ku, dan sekarang apa ini? kau membuat acara putra ku tertunda ha. " ucap Ziya berkacak pinggang, ya Ziya lah orang yang menepuk kepala wanita itu.


"Ayaaa, Ziya ku sayang kamu merusak suasana aja. " ucap wanita itu.


"Siapa yang merusak suasana disini ha? bukan kah kamu yang merusak suasananya LILA LARASATI? " ucap Ziya menekankan nama wanita itu.


Ketiga wanita disamping Ziya sangat kaget saat mendengar nama yang disebutkan Ziya.


"Lila." ucap mereka bertiga saling menatap satu sama lain dan melihat kearah wanita dengan kacamata hitam besar itu.

__ADS_1


Wanita itu hanya nyengir kuda dengan membuka dua jari telunjuk dan tengah di dekat pipinya.


"Heheeeee." kekeh Lila.


Mereka langsung memeluk sahabatnya itu melepaskan rindu, sudah 15 tahun lamanya mereka tidak pernah bertemu secara langsung.


"Aku sangat merindukanmu Lil. " ucap Nila dengan sedikit mengeluarkan air mata melepas rindu.


"Kau penipu, sungguh." ucap Yuna yang sama mengeluarkan tetesan air matanya.


"Akhirnya kau mau juga menampakkan dirimu ha? apa kau sudah melupakan kita selama ini sehingga tidak pernah mau menemui kami lagi ha? " ucap Vina memarahi Lila mengeluarkan air mata rindu nya kepada wanita itu.


"Maaf, aku baru bisa menemui kalian dan aku tidak akan pernah melupakan kalian sampai kapan pun itu." Ucap Lila tersenyum bahagia dan meneteskan air mata kerinduan membalas pelukan sahabatnya itu.


Sudah lima belas tahun mereka berpisah, Lila terpaksa berpisah dari sahabatnya karena dia harus ikut suaminya yang memiliki kontrak kerja di kairo sehingga dia harus mengikuti suaminya.


"Arrrggggrrr.... Athour kamu bagai mana sih kapan aku selesai nikah nya ini? " Keluh Arsakha.


"Aduh arsa yang tampan sabar napa, tenang aja lo akan tetap nikah kok." ucap Author.


"Yaelah thor kelamaan lu mah, aku udah kebelet ini." ucap Arsakha.


"Woiiiy, tahan napa anu mu itu, gak sabaran aja, heran gue mah." Kesal athour.

__ADS_1


"Sabar ya, Mas ku." ejek arsyad.


"Sial lu." umpat Arsakha pada Arsyad.


__ADS_2