ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2

ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2
kemenangan team biru


__ADS_3

Seperti bisa di pagi hari mereka menjalankan rutinitas sehari hari, seperti saat ini serapan bersama,setelah itu ketiga pria tampan itu pergi meninggalkan rumah hanya menyisakan Ziya seorang diri.


"Begini lah jadinya, jika bayi bayi gw sudah besar." ucap Ziya sambil tersenyum memperhatikan kepergian ketiga pria tampan itu.


"Sendiri lagi, ku sendiri lagi tak ada yang menemaniku." Sindir Vina melihat temannya itu terlihat menghela nafas.


"Ya elah, kayak kamu tidak sendiri aja." umpat Ziya.


"Gw gak sendiri, gw masih ada bik iyam menemani." ucap Vina bangga.


"Cih, kalau lo gak kesepian ngapain kesini." ledek Ziya.


"Hehehe." terlihat Vina hanya cengengesan.


Seperti biasa di kampus, menjadi heboh disaat kedua saudara kembar itu datang ke kampus.


"Suami ku sangat tampan hari ini.


" Arsakha aku disini hanya menunggumu.

__ADS_1


"Arsyad aku mencintai mu.


begitulah terdengar teriakan para wanita hanya ditanggapi senyuman canggung oleh mereka berdua.


" Woy, kaku."ucap seorang wanita kelainan, itu yang sering disebut Arsakha didalam hatinya, mana berani dia berbicara didepan orangnya, ya dia Dila


"Hem," hanya deheman kecil keluar dari mulut Arsakha membuat Dila sedikit jengkel.


"Minggu depan ada turnamen basket,kalian mau ikut gak?" tanya Dila.


"Ana mau ikut." ucap Arsyad.


"Kamu gak ikut Arsha? " tanya dila.


"Yaudah." ucap Dila jutek.


Hari yang telah ditunggu para mahasiswa telah tiba dimana hari ini turnamen berlangsung.sorak sorak para penonton membuat suasana meriah.


Yang semakin membuat para penonton yaitu saat Arsyad memasuki lapangan basket bersama teamnya, penampilan Arsyad menggunakan seragam basket itu semakin terlihat seksi di mata para wanita rakus.

__ADS_1


"Arsyad aku cinta pada mu.


" Arsyad ayo semangat.


"Arsyad kamu pasti menang.


Teriak teriakan para penonton begitu meriah,dan dapat terlihat dua team saling memberi tos persahabatan, kini mereka telah menyusun formasi dengan Arsyad sebagai ketuanya.


Pluit dari wasit terdengar tanda pertandingan di mulai.


para team merah berusaha merebut bola dari team biru team Arsyad, tim merah berhasil merebut bola dan time biru kembali berusaha merebut bola namun team merah sudah duluan memasukan bola ke ring.


Permainan kembali berlanjut, dengan team merah memimpin,team merah mencoba menjauhkan bola dari team biru namun sayang team biru telah berhasil direbut oleh Arsyad dan mengoper bola ke teman team nya, sehingga berhasil memasukan bola ke ring.


Team merah dan team biru sama sama mendapat kan skor 1:1, permainan kembali berlanjut team merah kembali lagi memimpin permainan, merebutkan bola kembali terjadi namun tak sengaja team merah melukai team biru sehingga team biru berganti pemain, team merah berhasil mendapatkan skor dan team biru tak mau kalah mereka juga mengejar skor team merah sehingga skor mereka sama dan kini mereka mencari satu poin yang dapat menyatakan mereka menang namun mereka harus mengejar waktu yang hanya tersisa lima belas menit saja.


Team biru dan team merah sama sama berusaha dan mengejar waktu, Arsyad berhasil mengambil alih bola dan mencoba melempar bola dari jarak jauh ke ring membuat semua orang terdiam dan juga team biru berdoa agar lemparan Arsyad memasuki ring dengan waktu satu detik, bola melayang seakan bergerak lambat dalam hitungan lima,bola berhasil memasuki ring dalam waktu 5 detik hanya tersisa dua detik, nyaris saja mereka tidak berhasil.


Sorak gembira dari pendukung team biru begitu meriah.

__ADS_1


"Ye yeyeyeye, Arsyad..... Arsyad... team biru.... time biru.... yeyeee." ucap para penonton senang.


Permainan berakhir dengan sportif, team merah menerima kekalahan dengan damai, kini para juri mengumumkan pemenangnya.


__ADS_2