
Ketiga sahabat itu pergi menuju kamar Dila, di sana dapat terlihat seorang gadis cantik tertidur dengan wajah pucat nya, mereka perlahan masuk kedalam dengan langkah pelan agar tidak membangunkan gadis yang terbaring itu.
"Masa yaallah, cantik sekali putri mu Nila." Vina begitu takjub dengan gadis yang tidur itu, ia dapat melihat wajah yang cantik mulus dan bersinar, meski terlihat pucat gadis itu masih terlihat cantik.
"Iya, siapa dulu mamanya. " dengan bangga Nila menunjuk kan senyuman puas.
"Ada apa dengan wajah mu itu. " Vina merasa jijik dengan wajah sahabatnya itu.
"Tidak ada. " dengan acuh Nila menjawab perkataan Vina sedangkan Ziya hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua sahabatnya itu.
"Udah-udah, jangan ribut kasihan Dila lagi istirahat! ayo kita turun kebawah saja! " Ziya menarik tangan kedua sahabatnya itu, untuk keluar dari kamar Dila.
"oh iya Nil, bagaimana kabar saudara mu itu? "
__ADS_1
"Ha, saudara. " Nila tampak berpikir maksud dari perkataan Vina.
"Oh, Lila maksud lo? "
"Iya siapa lagi coba, emang momy dan dedy udah buat keturunan lagi? " Ucap Vina yang tak habis pikir dengan sahabatnya itu, bisa bisanya ia melupakan saudara tirinya itu yang tak lain sahabat mereka.
"Udah buat kok Vin, anak momy dan dedy hampir seusia anak gue, kalau Lila anak itu sungguh terlalu sibuk. "
"What, yang benar lo? anak mommy dan dedy seumuran anak lo? " Vina tidak percaya jika anak mommy dan dedy seusia anak Nila yang berarti saat Nila hamil Mommy hamil.
Kini Ketiga wanita itu kembali berkumpul deng suami suami mereka, membahas pernikahan yang akan mereka gelar dua bulan kedepannya.
Hari semakin larut Ziya bersama keluarganya pamit untuk pulang setelah mereka semua selesai makan bersama dan setelah membahas pernikahan putra dan putri mereka.
__ADS_1
Hari terus berjalan persiapan pernikahan antara Dila dan Arsakha semakin dekat, sudah hampir dua bulan ini Dila tidak masuk kekantor setelah menyerahkan surat pengundurannya meski belum ada pemberitahuan jelas.
Kedua keluarga terlihat sangat bahagia mempersiapkan semua keperluan acara pernikahan anak anak mereka, mereka tidak sabar menunggu hari baik itu.
Arsakha selama satu bulan lebih ini, disibukan dengan urusan kantor untuk mengejar mengambil libur panjang pernikahannya.
Sore hari ini terlihat wanita berhijab anggun berdiri diatas balkon kamarnya menyaksikan tenggelamnya matahari yang akan tergantikan senja, ia menatap jauh dan sesekali mengusap tangannya yang terasa sejuk akan angin sore.
Pandangannya terasa begitu jauh menerawang tidak ada yang tau dia bahagia atau tidak, yang dapat mereka lihat saat ini hanyalah seorang wanita anggun dengan senyuman indah menghiasi wajah putih bersihnya.
Para pejalan kaki di sekitaran perumahan yang dapat melihat Dila diatas balkon rumahnya merasa kagum dengan kecantikannya,begitu juga pemuda pemuda yang tinggal disekitaran perumahan dapat melihat ciptaan tuhan yang indah begitu indah saat pantulan mentari senja mengenai wajah Dila.
Assalamu'alaikum........
__ADS_1
Maaf teman" baru up lagi, karena jadwal saya yang terlalu padat jarang up maaf tapi saya akan usahakan akan up meski tidak sering.
dan jangan lupa like, komen, vote, jangan lupa ikuti saya juga ya πβΊπ