ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2

ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2
hubungan yang indah


__ADS_3

Di Dapur para ibu-ibu berkumpul di dapur untuk menyiapkan serapan untuk suami suami dan anak mereka.


Dila yang baru sampai di dapur melihat pemandangan yang tidak biasa itu menjadi canggung saat hendak membuat kopi untuk suaminya.


''Apa kamu membutuhkan sesuatu nak?'' tanya Ziya yang melihat Dila kebingungan.


''Ayo sini! tidak usah canggung kita selalu begini jika sudah bertemu jadi kamu jangan heran ya.'' ucap Lila yang mengerti jika keponakannya itu merasa canggung.


''Abaikan dia,hem bagaimana malam pertamanya,apa keponakan tante itu hot?'' tanya Vina membuat Dila menunduk malu.


''Iya bagaimana,siapa yang menang kamu apa Arsha?' tanya Lila.


''Anu..i...tu..'' ucap Dila sangat malu.


''Diam kalian jangan menggoda menantu ku seperti itu,apa kalian tidak lihat!menantu ku malu.'' ucap Ziya meminta sahabatnya itu untuk tidak menggoda menantunya itu.


''Yah gak asik mu Zi.'' ucap Vina.


''Ya emang gak asik,anak ku belum menyentuh istrinya,lihatlah wajahnya terlihat kecut.''ucap Ziya menebak jika anaknya belum menyentuh menantunya.


''EH.....Hihihiiiii.''ucap Dila tertawa nyengir.


''Kalian ini,udah jangan menggodanya begitu biarkan dia melakukan tugasnya untuk melayani suaminya.''

__ADS_1


''Ayo kamu ngapain ke dapur nak?'' tanya Yuna menghentikan kelakuan sahabat sahabatnya itu.


''Ehm,Dila mau buat kopi untuk mas Arshaka tan.'' ucap Dila.


''Ini bawak ke kamar kalian,jangan hiraukan mama dan mertua kamu itu mereka lagi kurang di poles jadi ya begitu.''ucap Yuna dan memberikan nampan berisikan serapan mereka berdua dan kopi Arshaka yang telah dibuatkan Yuna.


''Eh,jadi ngerepotin tante.''ucap Dila merasa merepotkan Yuna,yang seharusnya dia menyiapkan serapan untuk suaminya dan malah telah disiapkan oleh Yuna.


''Tidak apa,lagian sekali kali tante buat serapan untuk keponakan dan menantu keponakan tante kan.'' ucap Yuna,yang memang dia sangat ingin Arshaka menyicipi masakannya yang sudah lama tidak di cicipi Arshaka setelah pindah ke jakarta.


''Terimakasih tante.''ucap Dila.


''Pergilah kasiha suami mu sudah menunggu kamu itu.'' usir Yuna.


''Oke tante.'' ucap Dila pergi meninggalkan ibu-ibu cantik itu di dapur.


Dila yang telah sampai didepan pintu kamarnya dengan hati-hati membuka pintu kamar agar makanan yang ia bawa tidak akan tumpah.


Arshaka yang tengah berhadapan dengan laptopnya mengalihkan pemandangannya saat mendengar suara pintu kamarnya terbuka,saat ia melihat Dila kesusahan membawa nampan ditangannya dengan segera Arshaka mengambil alih.


''Apa Amy dan tante Vina menggoda sayang dibawah?''selidik Arshaka.


''Menggoda?Apa mas sudah tau jika Amy dan para tante akan menggoda ku?'' ucap Dila memberi tatapan tajam kepada Arshaka.

__ADS_1


''Maaf sayang mas cuma menebak saja.'' ucap Arshaka.


''Jangan memanggil ku seperti tu,kamu masih berhutang sebuah penjelasan pada ku.'' ucap Dila sambil mendudukkan punggungnya di sofa.


''Baiklah Mas akan jelasin,tapi lebih baik kita serapan dulu.''


Mau tidak mau Dila menuruti perkataan suaminya itu,dengan lahap Dila menghabiskan serapannya,begitu juga Arshaka,seperti janji Arshaka kini Arshaka menjelaskan bagaimana mereka bisa menikah.


''Malam saat lamaran mas datang ke rumah kamu dengan keluarga mas juga,namun saat itu kamu lagi demam sayang,jadi mama dan AMY tidak tega membangunkan kamu,jadi hanya mama dan papa mewakili kamu menerima lamaran mas.'' ucap Dila.


''Jadi mas menerima pernikahan ini karena perjodohan kan? Ucap Dila menundukkan kepalanya.


''Hei,lihat mas awalnya mas menerima perjodohan ini karena mas tidak ingin membantah Amy meskipun Amy tidak memaksa mas untuk menerima perjodohan ini,namun saat Amy memberikan foto kamu mas langsung menyetujuinya.''


''Karena mas ingin kamu untuk menjadi ibu untuk anak anak Mas.'' ucap Arshaka.


''Kenapa?bukannya Mas tidak menjawab perasaanku saat itu.'' ucap Dila membuang wajahnya kearah lain.


''Bukan mas tidak membalas perasaan kamu,mas hanya tidak ingin kamu berada dalam hubungan kemaksiatan,itu kenapa mas tidak menjawab mu,maaf jika itu telah menyakitimu.''ucap Arshaka.


''Maaf,seharusnya aku yang minta maaf mas,dan terima kasih karena tidak menerima ku saat itu.'' ucap Dila sadar jika selama ini Arshaka menjaga kehormatan dan kesucian dirinya agar tidak berlumur dosa.


''Memiliki hubungan seperti ini lebih indah sayang.''ucap Arshaka.

__ADS_1


''Ya,kamu benar mas.'' ucap Dila.


__ADS_2