ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2

ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2
kairo..


__ADS_3

KAIRO 03 :15 jika waktu Indonesia Barat.


Aiyra yang baru keluar dari salah satu mesjid yang terkenal bersama sahabatnya nisa.


Mereka begitu serius membahas tentang pelajaran mereka dan sesekali bercanda, namun seorang pria berusia 12 tahun berlari dengan wajah ketakutan kearahnya dan hampir membuat Aiyra jatuh dan untung saja seorang pria muda menahan tubuh Aiyra dari belakang dengan beralaskan buku tebalnya.


" Asf hal hunak jurh (Maaf, apa ada yang luka?) " tanya Pria itu melirik sekilas kearah Aiyra dengan .


"la shay' washukran(tidak ada, dan terimakasih). " ucap Aiyra berterimakasih atas pertolongan dari pria di belakangnya itu.


"Dasar pencuri antum,sungguh perbuatan tercela." ucap pria berjanggut dengan menahan pria berusia 12 tahun itu dengan kasar.


"Maafkan saya pak, saya hanya sangat kelaparan saya sudah mengambil satu roti bapak." ucap pria itu dengan berbahasa Indonesia.


Pria berjanggut itu tidak mengerti sama sekali ucapan pria 12 tahun itu, sehingga ia tidak memperdulikannya dan masih menahan tangan pria itu.


Aiyra yang melihat itu segera menghampiri pria 12 yang sudah menjadi tontonan itu.

__ADS_1


"asf sayidi , kan hadha al'akh alsaghir jayean lidha faqad saraq altaeam min kashakaki(Maaf pak, adik ini lapar jadi dia mencuri makanan dari warung anda.)."Aiyra menjelaskan kepada pria paruh baya itu dan berakhir membayar semua makanan yang dicuri pria 12 tahun itu, dan pria pemilik warung melepaskan pemuda itu.


"Maaf Pak. " ucap pemuda itu meminta maaf dengan tulus, pria paruh baya itu hanya mengangguk meski ia tidak mengerti namun ia dapat melihat dari mata pria itu jika ia meminta maaf.


"Adik, Dimana orang tua kamu, dan kenapa kamu sendirian? " tanya Aiyra, Namun tanpa Aiyra sadari sedari tadi pria yang menolongnya memperhatikan interaksi mereka berdua dan sesekali tersenyum tipis setipis benang.


"A.. aku, tertinggal oleh rombongan kak, dan aku tidak tau dimana keluarga ku." ucap Pria itu.


"Apa kamu sudah mencari mereka? " tanya Aiyra kembali.


"Aiy, mungkin saja orang tuannya sudah kembali ke indonesia. " ucap Nisa.


"Tidak mungkin kak, mama dan papa tidak mungkin meninggalkan barangnya di hotel." ucap nya dan itu membuat Aiyra dan nisa bertanya-tanya jika mereka tidak kembali ke Indonesia dan juga tidak berada di kairo lalu mereka kemana pergi, itulah yang ada dipikiran mereka saat ini.


"Maaf kalau boleh tau, apakah kamu memiliki foto mereka? " tanya seorang pria yang tak lain pria yang menolong Aiyra.


"Ada, sebentar kak." ucap pemuda itu.

__ADS_1


"Akhi, bisa berbahasa indo? " tanya Aiyra.


"iya, saya juga orang indo." ucap pria itu membuat Aiyra manggut manggut.


"Ini kak," pemuda itu memberikan foto mereka, foto yang baru beberapa hari mereka ambil.


"I... ini, " ucap Pria itu terkejut saat melihat foto yang di berikan pemuda itu, ia tidak tau harus bagaimana caranya ia menyampaikannya.


"Ada apa Akhi? " tanya Aiyra.


"Adik, kamu tenangkan dirimu ya dan tabah." ucap pria itu menenangkan pemuda itu, namun jantung pemuda itu berdetak begitu kencang saat ia mendengar ucapan pria di depannya membuat ia gelisah.


"Beberapa hari yang lalu, ada kecelakaan dan kebetulan saya yang membantu sepasang suami istri itu namun sebelum ambulance datang mereka sudah menghembuskan nafas terakhir." ucapan pria itu seakan menyambar tubuh kecil itu sehingga menegang untuk sesaat sebelum meneteskan air matanya.


"Innalillahi, kamu yang tabah ya, dan Akhi jasad mereka dibawa kemana? " tanya Aiyra.


"Mereka, dikembalikan ke indonesia." ucap pria itu.

__ADS_1


__ADS_2