ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2

ISTRI UNTUK USTADZ SEASON 2
Menggoda keponakan....


__ADS_3

Pagi hari yang masih terlihat gelap, kedua pria tampan beda kamar itu, terbangun dari tidurnya tepat jam 3 malam, sudah kebiasaan mereka menyempatkan diri untuk bangun dan melaksanakan solat tahajud,dan kembali melanjutkan tidurnya.


Dan saat suara azan berkumandang, kedua pria itu kembali terbangun untuk melakukan kewajiban mereka bersama keluarga untuk solat berjamaah bersama, setelah selesai tidak lupa mereka mencium telapak tangan kedua orang tuanya dan melanjutkan mengaji bersama.


"Amy, serapan nanti buat apa?" tanya Arsyad, setelah selesai mengaji.


"Hem, enaknya masak apa ya? " ucap Ziya berpikir sejenak.


"Bagaimana buat mie goreng, adek udah lama tidak makan mie goreng buatan Amy." ucap Arsyad.


"Arsakha juga, setuju Amy." ucap Arsakha.


"Ya sudah, selagi Amy buat serapan Baby boy Amy lebih baik bersiap-siap untuk kekantor." ucap Ziya.


"Iya,Amy." ucap Arsyad dan arsakha.


Tidak butuh waktu lama, untuk pria tampan itu bersiap-siap, kini kedua pria itu terlihat tampan dengan stelan jas mereka masing masing dengan Arsakha warna hitam berpadukan kemeja putih, sedangkan Arsyad kemeja dongker dengan perpaduan kemeja putih.


Sang ibu tak henti henti memuji sang putra saat mereka turun dari kamarnya, kedua pria itu hanya tersipu malu, kini mereka terlihat menikmati serapan mereka tanpa bersuara.

__ADS_1


"Masakan Amy, memang nomor satu." ucap Arsyad setelah selesai serapan.


"Tentu saja." ucap Ziya bangga dengan keahlian masakannya karena putra putranya menyukainya.


"Udah, udah jika terus berbicara, kalian tidak akan ke kantor apa lagi berbicara dengan Amy kalian." sindir Akmal karna jika ibu dan anak itu bersama pasti lupa waktu begitu juga lupa keadaan Akmal.


"Yaudah kita berangkat kerja dulu, Amy abi,Assalamualaikum" ucap Arsakha dan Arsyad bersama dan menyalami tangan kedua orang tuanya.


"Iya hati hati.waalaikum." ucap suami istri itu.


Di sebuah club tinju, Dila terlihat bergulat dengan lawannya yang cukup tangguh.


"Apa kah Queen kita akan memenangkan pertandingan kali ini atau kah sebaliknya, sungguh suasana yang menegangkan." ucap Seorang MC,


"1..... 2....3....." MC kembali berbicara untuk menyatakan siap pemenangnya jikalau hitungan 10 Dila masih terkunci dengan gerakan lawan maka dia dinyatakan kalah.


"Yeye.... Queen Dila.... Queen Dila.... Queen Dila.... Huhuhhhuuhu... uuuuuu." sorak sorak para penonton, Dila yang sudah kelelahan dan nafas tak teratur menjatuhkan tubuhnya ke ring itu, Vani yang melihat Dila kelelahan itu segera menghampirinya.


"Kali ini, sungguh sangat beresiko, hampir saja aku kalah babak belur." ucap Dila dengan nafas tak teratur.

__ADS_1


"memang sangat beresiko, lihat wajah kamu bonyok semua." ucap Vani mengompres wajah Dila.


"Kali ini bagaimana caranya kamu menjelaskannya pada mama mu ha? tidak mungkin kali ini tante Nila mau disogok dengan sepotong kue cake kan? " ucap Vani.


"Entahlah, semoga aja mama gak di rumah." ucap Dila.


"Semoga dan semoga." ucap Vani penuh penekanan.


TOK.... TOK.... TOK....


Suara ketukan ruangnya Arsakha membuat Arsakha menyuruh orang yang mengetuk pintu masuk.


"Assalamu'alaikum, bagaimana pekerjaannya? " tanya Akhmar si pengetuk pintu kantor Arsakha bersama Arsyad.


"waalaikumsalam, Alhamdulillah pak tek semua pekerjaan lancar." ucap Arsakha.


"Baguslah, dan jangan terlalu terfokus dengan pekerjaan saja, kamu juga harus mencari calon istri, jika sudah berumah tangga pasti akan nikmat." ucap Akhmar menggoda keponakannya itu Arsyad yang mendengar saran pak etek nya itu hanya tersenyum sedangkan Arsakha menggelengkan kepalanya.


"Tidak, dulu pak etek, Arsa ingin seperti Abi yang dulu fokus dengan pekerjaan baru menikah." ucap Arsakha.

__ADS_1


"Apa yang kamu tau tentang abi kalian, dulu abi kalian dan Amy bertemu tak sengaja, lalu dipertemukan lagi sampai Abi kalian memilih menikahi Amy kalian yang tingkahnya unik." ucap Akhmar.


"Emang bagaimana pertemuan Amy dan Abi pak etek? " tanya Arsyad yang penasaran dengan kisah kedua orang tuanya bersama.


__ADS_2