
"iyaa lagu itu menceritakan perjalanan cinta nya yang sengaja dia ciptakan dan di nyanyikan saat di hari pernikahannya" jelas ka alif panjang lebar... Deg Deg kok aku deg deg kan Ya Allah ada apa dengan jantungku.
Ah paling cuma perasaanku aja.
tidak lama kami sampai di kantor, akupun keluar lebih dulu.
"terima kasih ka... atas tumpangan nya" ucapku lalu melangkahkan kaki.
"eeets kamu mau kemana" tanyanya... ya jelas aku mau masuk ke kantor la.
"Saya mau masuk pak"
"yang suruh kamu langsung masuk siapa, sana ambil kardus di bagasai belakang" perintah nya tegas
" baiklah pak...." keselku
" ada 3 kerdus ini pak, saya gak bisa bawa semuanya" ucapku yang bingung .. kenapa gak panggil sekretarisnya aja si.
"sini .... taruh di tangan saya 2 kardus dan kamu bawa sisa nya" ucapnya memerintahkn ku
akupun bawa 1 kardus kami memasuki kantor bersama sekita aku melihat tiyas menunggu di lift karyawan dengan tatapan yang sinis seakan akan ingin menusuk ku.
"ayo cepat masuk ke lift" printah alif
setiba nya di lantai tujuan aku mengikuti nya masuk ke dalam ruangan nya dan merapikan berkas-berkas tadi di bawa untuk di taruh di atas lemari dan sesuatu terjadi.
Gebruuuuk ....... (suara kardus jatuh) mengenai kepala serta pundak kiya....
__ADS_1
"kiyaa...." teriak alif sepertinya dia kaget
" saya tidak kenapa kenapa pak...maaf pak saya ceroboh ... sekali lagi maaf pak"
aku takut alif marah dengan cepat aku minta maaf, akibat melamun ini.
"kamu ini memang... sini saya liat apa ada yang luka" lagi lagi dia berempati
" saya tidak apa apa pak" tolak ku dengan lembut karna tidak mungkin aku membiarkannya melihat tubuh ku oh salah bagian dari tubuhku.
"kalau begitu kamu bisa istirahat nanti biar rian yang lanjuti"
" Terima kasih banyak pak... saya kembali ke tempat saya saja"
" baik lah.... jangan lupa kompres bagian luka atau yang memar, kardus ini berat pasti ada memar " pehartiannya pak alif nampak jelas
" Terima kasih pak... saya kembali dulu..." pamit ku dengan hati hati dan melaju seribu langkah.
" Ketemu lagi kita anak baru, masih hidup hah" jelas senyum licik di wajah nya.
" eh ada mba tiyas ... maaf ya mba saya lagi gak mood untuk cari ribut" penolakan secara halus bukan ha ha
" eh kamu itu telinga bebal yah... tidak ingat peringatan ku yang kemaren" dengan muka murka nya dia memarahi ku.
"mba tiyas... pian itu terlalu cemburu buta, hati-hati mba cemburu buta bisa bisa membutakan mata mba benaran " ha ha.ha sangat puas rasa nya.
"Berani kamu yah.... (buuk ) suara tas yang di pukulkan ke pundak kiya"
__ADS_1
"Aww sakit..." lagi lagi tiyas main kekerasan
saat tiyas ingin ngelempar air sabun ke muka kiya, kiya menangkis nya dengan tangan kanan.
" mba saya sudah katakan... saya hari ini tidak ingin cari ribut dengan mba, kalau mba pakai kekerasan begini saya bisa laporkan mba" ucapku menahan emosi
" silahkan kalau kamu berani" tantang nya dengan tangan nya yg terlipat ke belelakang
dengan sisa tenaga aku membawa atau menyeretnya ke ruangan pak alif.
"lepas kan aku hah... mau kamu bawa kemana aku" tiyas meronta ronta jelas tenaga nya kalah dengan ku.
sesampai di depan rungan.
Tok tok tok
"Masukk" jawban dari dalam
"maaf saya menganggu pak, saya ingin melaporkan mba tiyas bagian sapling yang sudah 2 kali membully saya" dengan lantang tegas serta menahan emosi.
"eeh berani berani nya kamu nuduh aku ... dasar perempuan J****g " umpatnya penuh kekesalan
"StoopTiyas" tegas Alif penuh penwkanan.
..._________________________________...
Maaf ya Guys eps 16 baru te UP karena jaringan di tempat saya sedang gangguan
__ADS_1
😊 jangan lupa like n komen nya
^^^