
"Siapa yang sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar maka Allah akan memudahkan kesabaran baginya. Dan tidaklah seseorang dianugerahkan (oleh Allah Subhanahu wa ta'ala) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) daripada (sifat) sabar." (HR Al Bukhari).
*****
Kiya yang memutuskan pergi ke kota kelahiran nya untuk beberapa hari di sana ternyata membuatnya melupakan semua masalah yang menimpa diri nya, bagaimana tidak bertemu dengan sahabat nya membuat dia kembali muda, canda mereka yang membuat kiya terus tertawa.
"Sudah sudah sakit perut ku ketawa terus" sambil menyeka air mata yang keluar
"Emang ni lia kalau sudah cerita kelewat lucu nya ha ha" jawab Sari salah satu teman kiya
"Ketawa itu bikin kita awet muda tau" Lia pun membalas ucapan sari
Beginilah kalau kita lagi ngumpul menceritakan hal-hal yang konyol.
"Oh iyaa kiya jadi kapan keberangkatan mu ke jeddah?" tanya lia di sela sisa tawanya
"Mungkin awal bulan lia, karena aku harus ngurus beberapa berkas dulu sebelum kesana" ucapku dengan santai meminum jus
"Kamu bakal lama di sana nya?" sari pun menyambar pertanyaan
"Mungkin...... sampai aku benar-benar merindukan kedua orang tua ku dan kalian"
"Eleh bual, biar kamu rindu sama kami gak mungkin juga kamu langsung pulang kiy" ejek nya lia
"Emang gak langsung pulang, kan tunggu rindu nya menggebu-gebu he he 😁"
"Jangan sampai kamu jatuh hati sama aku lo kiy"
"Idih amit-amit biar begini aku masih waras"
"Emang tuh lia, ngaco aja kalo ngomong makanya jangan lama ngejones jadi ngarep nya sama kiya untuk di cintai hedeh" Sari pun membalas dengan unik nya
"Whahahaha udah udah ah... Apaan sii"
"Eh sarii aku ni jomblo bukan karena gak laku yaa tapi memang belum mau karena aku gak mau pacaran yang gak pasti, mau yang pasti aja meski waktunya lambat"
"Eleh ngelas aja lu....jadi perawan tua baru tau ha ha ha liat buntutku saja sudah tiga la kamu boro-boro buntut pejantannya aja gak ada" whahahaha ketawa sari pecah setelah ngeledek lia.
Akupun ikut tertawa sukurnya aja lia bukan orang yang tersinggung mau di omongin gimana aja gak bakal masuk di hati asal selama itu gak bawa-bawa nama orang tua dan agama.
"Kiy maaf ni bahas masalah mu, jadi kamu sekarang gak mau coba buka hati gitu?" tanya sari yang memang tau masalahku karena tempatku curhat.
"Untuk sekarang kaya nya gak dulu deh sar..aku kapok dengan ibu mertua" ucapku ceplos
"Emang kamu di apain ibu mertua mu kiy" jawab lia ikut penasaran
"Ah sudah lah itu masa lalu dan aku juga gak mau membicarakan nya bagaimana pun dia tetap lah ibu dari mantan suami ku"
Aku benar-benar tidak ingin membicarakan keburukan nya biar lah Allah yang membalas nya.
"Jadi kamu berapa hari di sini?" Tanya nya lagi
"Tiga harian, kenapa emang nya"
"Masak-masak yo besok di rumahku, sudah lama nih kita gak masak-masak" ucap sari
"Ayo aja aku mah, kamu gimana lia? tanyaku yang liat lia
__ADS_1
"Aman aja biar besok aku kabari buhan nya yang mau gabung"
"Asiiaap dah" ucap sari
Setelah pertemuan ku dengan mereka aku kembali ke hotel dengan di gonceng lia selaku joki motor handal 😆.
"Kiy ... kamu napa gak tidur tempat ku aja sih, gaya amat pakai tidur di hotel"
"Gak papa lia, takut ngerepotin acil aja"
Oh iya karena di daerah ku banyak beragam suku dimana lia yang orang bugis jadi kami memanggil mamah nya dengan sebutan acil.
"Mama ku aman aja je kiy... apa lagi kawan lama gak jumpa" ucap lia di atas motor
"He he he iya iya besok aku main kerumah mu deh pagi-pagi sekalin kita kerumah sari"
"Iyah besok pagi ku jemput kamu kiy"
"hemm ok ok"
Setiba di depan hotel lia pamit pulang dan aku masuk ke dalam rasanya lelah pingin tiduran.
"Ahh nyaman nya (Merebahkan diri)"
Triiing
Triing
Getar hp kiya membangunkan nya dari rasa lelah.
~ Terabaikan
Dering kedua kali nya.
Ganggu aja sih mas alif ini...
"Hallo" jawabku malas pakai banget
"Assalamualaikum kiy"
"Waalaikum salam mas, ada apa?"
"Hemm berkas kamu yang dalam laci ku cuma ada yang map hijau, apa ada yang lain"
Ah iyah berkas ku masih ada di ruang kerja nya "Iyah mas itu aja, semuanya sudah di dalam map situ titipkan aja ke abi yah mas, sebelumnya makasih ya mas"
"Iyah sama-sama kiy... hemmm kamu apa kabar?"
Apa-apaan sih mas alif sudah pisah aja baru nanya kabarku.
"Alhamdulillah baik... kiya tutup dulu yah mas mau istirahat..Assalamualaikum"
Akhirnya kiya lanjut tidur nya lagi karena memang seharian dia jalan-jalan dan berakhir di caffe untuk isi perut.
***
Aku coba telponin kiya gak nyangka bakal nyambung telpon nya, telpon yang pertama gak d angkat ahh mungkin dia lagi sibuk bantu umi dan lagi ku coba telpon kembali ... akhirnya di angkat tapi kok suara nya melas seperti orang bangun tidur gitu sih.
__ADS_1
Setelah pembicaraan kami di telpon aku ingin berbicara lebih banyak tapi sayang kiya langsung beralasan lain.
"Kiya mas janji akan merebut hati mu lagi, semoga kita bisa rujuk kiy" Batinku
Apa aku masih pantas jadi suaminya kiya setelah apa yang aku perbuat dengan nya, bagaimana kalau kiya tidak memafaakan ku.."Ah tidak tidak berfikir positif lif" sambil memukul kepala nya
"Loh alif kamu kok sudah ada di rumah aja siapa yang jaga istri mu?"
"Bu tiyas sedang tidur, lagi pula aku pulang hanya sebentar mau ambil baju ganti"
"Iyah udah kalau begitu, ibu tinggal dulu"
****
Dreeett
Dreettt
Siapa lagi yang telpon (bangun mengambil hp)
Umi❤
"Assalamualikum umi ku sayang"
"Waalaikum salam nak... bagaimana sudah lepas kangen nya ?"
"Belum mi, baru ketemu sama sari dan lia yang lain pada kerja jadi janjian besok mau masak-masak tempat sari"
"Wah enak nya.. salamin umi sama sari yah kiy.."
"Siapp kanjeng mami he he"
"oh iya kiy.. tadi ibu nya alif mampir ke toko, beliau titi salam serta minta maaf sama kamu atas apa yang dia lakukan"
"Kok bisa bu, tumben mau nginjak toko" masih gak percaya aja gitu
"Ibu juga tidak tau, dia menyesali perbuatan nya nak, jadi kamu gimana?"
"Umi... kiya sudah maafkan ibu dari sebelum ibu minta maaf tapi untuk melupakan nya kiya gak bisa, mungkin kiya akan buka lembaran baru dengan hati yang baru juga mi"
"Iyah bagus lah nak kalau kamu sudah memaafkan nya... kalau begitu lanjut lagi tidurnya"
"Umi kok tau kiya baru bangun?"
"Iyah tau lah he he... iya dah jaga kesehatan nya Assalamualaikum"
"Waalaikum salam"
Lanjut lagi gak yah tidurnya tapi perutku laper banget 😣.
...----------------------------...
ALHAMDULILLAH MASIH TETAP BERSYUKUR YA.
TERIMA KASIH UNTUK PEMBACA SETIA KU 😍
BUAT YANG SUDAH MAMPIR TRIMAKASIH JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG LIKE + VOTE N KOMEN NYA 🤗🤗
__ADS_1