
Aku harus menyusun rencana untuk mengusik kehidupan nya kiya, aku kira dia wanita yang lemah ternyata dugaan ku salah.
"mih... bagaimana dengan rencana perjodohan ku dengan alif"
"setengah gagal sayang" melas nya mami
"loh kok bisa mih, apa ibunya menolak ku" tanyaku karena ku rasa itu tidak mungkin.
"bukan ibunya yang menolak mu tapii... ya alif nya, dia sudah punya pilihan sendiri tapi kamu khawatir sayang ibu pastikan kamu bakal jadi menantunya"
"kalau begitu kita tunggu tanggal main aja mi" ha ha ha tidak ku sangka ibunya ada di pihak ku.
" tiyass kalau kamu di pecat, bagaimana dengan kebutuhan mami" lagi lagi mamih keluar matrenya
" gampang mih... masa ada dunia malam ku" jawab ku enteng
" coba saja ayah mu meninggal dengan meninggalkan banya warisan atau harta pasti kita gak bakal begini mengincar laki-laki kaya" ngeluh ibu yang pada dasar nya memang.
ayah ku sangat lah kaya tapi kekayaan nya dalam sekejab hilang alias sedikit demi sedikit hilang karena ayah suka main perempuan, di situ lah aku mulai membenci laki - laki kerjaan ku hanya meloroti laki-laki hidung belang, kerjaan ku semakin liar karena pergaulan ku yang bebas.
sebenarnya aku sudah tiga kali menikah tapi hanya nikah sirih, ha ha ha setelah habis duit dan harta nya aku tinggalkan begitu saja, kejam !! emang aku kejam karena melihat ayah ku yang setiap hari hanya menyakiti mamiku.
****
Di sisi lain kiya sedang menahan bahunya yang sudah sangat memar dan tidak sempat di kompres nya tapi rasa itu di tahan nya, kiya tidak sadar ada sepasang mata yang sedang memperhatikannya dari kejauhan.
"kiya.... kamu baik-baik aja? .. oh apa perlu kita ke klinik terdekat" alif menawarkannya
__ADS_1
"sepertinya saya kurang baik, rasa sakit dan perih semakin menjadi pak" kiya berkata jujur karena memang tidak dapat menahan nya.
" ayo saya antar" dengan cepat pak alif membawaku ke klinik terdekat.
kenapa aku merasa beberapa hari ini pak alif sangat perhatian denganku, sebenarnya ini membuatku tidak nyaman... apa langsung aku tanyakan aja yah...
"ka ...boleh saya tanya sesuatu"
"heemm" dia hanya berdehem
"kenapa akhir akhir ini saya merasa kaka peduli dengan ku? apa cuma perasaan ku aja yah ka" tanya ku hati hati
"menurut kamu gimana" lah ini orang di tanya malah tanya balik terus aku jawab apa dong.... entar jawab iya di bilang kegeeran jawab nya pasti di bilang tidak peka.
"saya rasaa ... hemm (masih berfikir)"
"saya rasa apa hayuuu"
****
Prov Alif
aku sangat gelisah melihat kiya, dia menahan sakit semua gara-gara aku, seandainya aku tidak menyuruh nya untuk menyusun pasti tidak seperti ini,
aku tidak tega melihat nya seperti ada rasa yang gak bisa ku jelaskan aku harus menanyakan nya..."kiya.... kamu baik-baik aja?
"sepertinya saya kurang baik, rasa sakit dan perih semakin menjadi pak" sepertinya dugaanku benar dia menahan sakit nya.
__ADS_1
" ayo saya antar" dengan langkah cepat aku membawa nya.
sepanjang perjalanan hanya ada keheningan dan tidak lama terdengar suara kiya.
"ka ...boleh saya tanya sesuatu" tiba tiba dia ingin bertanya entah itu apa.
"heemm"
"kenapa akhir akhir ini saya merasa kaka peduli dengan ku? apa cuma perasaan ku aja yah ka" ah ini anak akhir nya peka juga tapi kenapa dia ragu begitu aku harus uji keraguannya (ada seuntas senyum di sudut bibir)
"menurut kamu gimana" ha ha pasti deh dia mikir keras
"saya rasaa ... hemm (masih berfikir)"
"saya rasa apa hayuuu" jawabku di sela keheningan nya.
" saya rasa iya ka" tuh kan benar dia ini sebenar nya menyadari akan sikap ku tapi gitu cewe.
"yang kamu katakan memang lah benar kiya, oh iya ...saya mau minta maaf karena saya kamu terluka, karena saya juga yang tidak tegas debgan sikap tiyas " aku sungguh menyesalinya
...--------------------------------------...
Maaf ya Kaka jika masih banyak kekurangan
dan taypo insyaAllah aka di revisi lagi.
terimakasih yang sudah baca sampai di sini 😍.
__ADS_1
jangan lupa Like n Komen nya kaka 😊
^^^^