
Prov Alif
Tring
[Masuk Foto kiya & Daffa sedang bercanda]
pantesan dia betah tinggal di toko umi, rupanya ada laki-laki lain, sial akhh
Alif sangat frustasi dengan keadaan rumah tangga nya sungguh bukan ingin nya marah serta mengabaikan kiya, tapi setiap ingin percaya dengan nya, kiya selalu melakukan kekerasan kepada ibu nya alif, selalu saja bertengkar dengan ibu mertua jelas alif lebih percaya sama ibu nya yang sudah membesarkan dia.
Walau sebenarnya kiya lah korban di rumah itu.
Aku akan menjemput mu kiya... kamu liat aja Apa bisa besok kamu jalan lagi setelah keburukan mu terlihat olehku
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salam"jawab umi dengan wajah yang susah di artikan seperti ingin memaki ku
" masuk lah...kiya lagi mandi, nak alif boleh umi tanya?" ucap nya tiba - tiba
"iyah bu silahkan"
"kenapa di bagian tubuh kiya banyak bekas luka dan memar.. area lengan, pundak dan kaki? apa itu perbuatan mu nak alif?.
umi sangat sedih setiap melihat putri ibu, bukan nya begemuk eeh malah kurus dan banyak memar..
kalau nak alif sudah tidak cinta, kembalikan dia pada kami, umi hanya berpesan begitu karena sampai sekarang abi belum tau soal keadaan kiya !
__ADS_1
Deg
bekas luka, apa karena lemparan pas bunga itu "batinku" tapi seingatku kiya tidak apa apa dia ngak puncang atau mengeluh sakir akhh bodoh nya aku.
"maaf umi, memang rumah tangga kami sedikit di uji tapi saya...maaf umi mungkin saat itu saya hilaf" aku berusaha untuk menutupi aib rumah tangga ku
baru selesai aku menjawab pertanyaan umi..kiya sudah datang dengan muka yang lebih fresh tanpa makeup.
"loh mas kapan datang?" tanya nya yang kaget melihatku bersama umi
"hemm baru aja dek...mas mau jemput kamu pulang"
"iyah mas...kiya ambil tas dulu ya
kamipun pulang kembali kerumah setelah berpamitan dengan umi.
"mas sudah sholat?" tanya nya
"belum dek"
"seperti nya akhir-akhir ini mas sering bolong, apa pekerjaan mas terlalu padat?" ucapnya ya memang ada benar nya
"sudah..lebih baik kamu diam"!!!
"kamu ngomonga soal rumah tangga kita ya ke umi?, ingat ya kiya sumber masalah nya di sini itu kamu, jadi jangan di buat dramatis" ucap ku penuh penekanan pada hal di hati ini aku pingin liat bagian bagian yang memar ehh yang keluar dari mulutku malah kata-kata pedas
selama perjalanan kita hanya diam, ku lirik di sebelahku kiya membuang muka melihat keluar jendela.
__ADS_1
setiba nya di rumah aku melihat ada mobil lain terpakir.
"Assalamualaikum"
"waalaikum salam...eh orang nya sudah datang" ibu menjawab salam ku dan menarik ku.
"sayang masih ingat ngak sama tiyas...dia cantik yah?" ya ampuun itu tiyas sumpah pangling banget liat nya sekarang di berhijab
"aliff...ibu pingin banget gendong cucu, walau tidak dari rahim kiya dari rahim tiyas ibu ngak keberatan" eets ibu kok tiba-tiba comblangin aku sih mana kiya lagi
"tapi saya yang keberatan bu, saya tidak mau berbagi suami atau di madu bu !" sahut kiya dengan cepat
"kamu itu mandul kiya, haha kamu harus nya tau diri dan bercermin kenapa hubungan kamu dengan alif merenggang"
"ibu sudah...kita bahas nanti aja ya bu ada yang mau ku omongin dengan kiya"
akupun harus melerai perdebatan ibu dan kiya karena kiya anak yang kekeh.
"ayo dek ikut mas ke atas"
...-----------------------------...
TERUS DUKUNG ATHOUR YA 😊
JANGAN LUPA LIKE + KOMEN + VOTE
SARAN SERTA KRITIK NYA 😊
__ADS_1