
Alif yang melihat hanya diam, bingung karena dia di cuekin
"Ka Alif katanya tadi mau cari serapan?"
kiya mengalihkan pembicaraanku, dan aku sempat sadar kalau di sini juga ada alif.
****
Pagi jam 07.00 Wit (Hotel X)
Pagi yang indah, pantulan cahaya yang timbul di sela korden membuatku tambah bersyukur atas nikmat yang Allah berikan ke padaku.
Hari ini akan ada perlombaan taekwondo yang di ikuti ponakan ku, sempat susah cari lawannya karena umur nya yang terlalu dini tapi karena mengikuti bobot berat badan akhirnya putri dapat lawan kelas 1 SD sedangkan dia baru Paud he he he 😁 Hebat ponakan aku, Badan nya yg tinggi seperti babeh nya gak bakal ada yang percaya kalau putri berumur tahun lebih.
Setelah saya, putri dan mba rierie siap-siap untuk serapan tiba - tiba telpon kamar berbunyi, mba rierie pun mengangkat nya.
"Kiya.. ada tamu mu di Lobby udah nungguin atas nama alif... hayooo siapa dia" kata mba rierie sambil memojokan ku.
"dia calon imam kiya mba hi hi hi 😁, loh tapi kenapa dia nyusul kiya ke hotel yah?"
"Mana mba tau, tanya noh sama tembok kali aja tau wk wk wk" Sahut mba rie dengan ketawa ngakak nya.
"yah udah yuk turun kita cari serapan mba mau lihat calon ade ipar kira kira tampan gak yah "
"Tampan si ngak mba, cuma .... cuma" jawabku mengantung karena juga bingung mau bilang apa.
"Cuma ganteng gituu maksud kamu kiya... ha ha ha ah udah yuk kita turun kan mba hartus absen anak anak dulu"
__ADS_1
"oh iya mba .... ayo deh... ayo sayang sini" aku turun menggandeng tangan si cantik
setelah kami sampai lobi, aku langsung menemui alif dan mengobrol kenapa dia bisa sampai ke sini... dan orang di sebelahnya membuka kacata mata dan masker betapa terkejut nya aku, eeh bukan cuma aku tapi mba rierie lebih terkejut.
dan aku melihat perubahan sikap pada mba rierie, sepertinya dia menghindar dari bang adim ... ini napa juga bang adim kok bisa sampai kesini.
setelah Kepergian mba rierie bang adim meminta penjelasanku, aku merasa mba rierie lah yang lebih berhak menjelaskan, sedangkan aku masih sangkal betul sama bang adim.
Karena melihat ka alif di kacangin akhirnya aku mengajak ka alif untuk serapan,
"Ka kita serapan langsung aja yah, setelah ini mau ke gedung x untuk melihat pertandingan"
"iyah de, kaka si ngikut aja" jawabnya dengan senyum
"e e e abang gak di tawari serapan nih, belum makan ni dari semalam" protes si abang
setelah kami selesai semua serapan aku pun mengenalkan alif ke bang adim.
"oh iya bang kenalin ini...."
"gak usah di jelasin abang sudah tau dia calon suami mu kan de" jawabnya langsung nyambar
"oh begitu yah..."
"ka Alif ada yang ingin kiya bicarakan tapi setelah acara ini selesai" akupun lansung berbicara ke ka alif.
aku ingin proses nya pernikahan di percepat bukan karena ngebet he he he karena tidak enak aja karena kami sering ketemu di kantor takut nya yaa begitu he he (hayu jangan befikir negatif ya)
__ADS_1
Kamipun akhirnya pergi ke aula yang tidak jauh dari hotel, kami memasuki yang sudah penuh dengan peserta taekwondo kami melihat rombongan dari Samarinda akupun melambaikan tangan ke putri.
"Ahh manis sekali deh putriii pingiin cubit cubit" ujarku pelan tapi masih bisa di dengar dua pria di sebelahku.
"maka nya cepat nikah biar punya juga" sahut bang adim yang menggodaku.
"emang abang punya ha ha" sindirku sambil tertawa
Aku melihat muka kesal bang adim rasanya ingin ku foto untuk ngusir tikus ha ha ha
#Prov Mba Rierie
Kenapa Tiba tiba adim ada di sini, apa niat nya datang tiba tiba, demi apapun ngak aku biarkan dia membawa anak ku.
Kenapa dia tau aku di sini apa kiya yang menyampaikan nya.. aah rasanya tidak mungkin.
"bunda kenapa melamun" tanya putri
"ah ngak sayang ... ayo udah kita kesana sama rombongan'" jawabku mengalihkan putri
aku melihat putri melambaikan tangan dengan senyum "oh ternyata kiya,, sama adim" biarlah aku malas untuk bepikir it sekarang...
...------------------------------...
Maaf ya lama ngeUP selalu ada trouble 😢.
Terimakasih yang sdh mampir jangan lupa Like n Komen serta vote nya yah 😚😚😊
__ADS_1