
"jaga sikap mu dim" akupun pergi meninggalkan ruangan itu tentu dengan perasaan yang kesal, aku ingin menjaga jarak dengan nya takut akan perasaanku yang dulu..
"sabar rie sabar" batinku
ternyata ada sepasang mata yang memperhatikan kami.
"kamu dari mas?" tanya istriku
"gak dari mana mana sayang" jawabku berbohong
"ya sudah kalau begitu ayo kita ke bawah" ajaknya
"ayo sayang" ucapku sambil merankul tangan nya.
lewat berselisihan dengan rierie
"sayang sayang uweekk mau muntahkul rasanya" bantin rierie
***
Mba yuni yang datang telat alias datang setelah acara selesai...
"assalamualaikum" salamnya depan pintu
"walaikum salam.. temaninya kiya yah?" jawab abi
"iya pak saya temani kantor nya kiya" jawabnya
"silahkan masuk... saya panggilkan kiya nya dulu ya..." ucap abi berlalu pergpi
"kiyaaa..... di bawah ada teman kantor kiya datang" ucap abi mendatangi kamarku
"pasti mba yuni nih yang datang telat, baik yah kiya turun" akupun turun ke bawah melihat mba yuni yang datang telat.
sesampai di bawah mba yuni langsung memeluk ku sambil ucapkan selamat.
"selamat ya say semoga lancar sampai hari ya doa mba menyertai mu dek" ucapnya penuh bahagia
"aamiin ya robbalAlaamiin.. mba kok datang nya kok telat ih" jawabku sedikit semberut
"maaf de.. mbak mu ini kan sekarang full kerjaan semenjak kamu resign de" jawabnya
__ADS_1
"maaf ya mbaa.... pasti mba kesepian yah " ucapku sedikit menggoda.
"ha ha ha ge'er kamu 😁, yang bentar lagi jadi istrinya bos inii" mba yuni kembali menggodaku
"Apaan sii mba,, mari mba di makan dulu nanti kiya bungkuskan untuk yang di rumah"
"terima kasih ya de" ucapnya lalu pergi ke meja prasmanan.
padahal aku sudah tau mba yuni menghandel semua kerjaan selama beberapa hari ini, karena lamarannya pagi mba yuni tidak bisa datang d penuhi dengan kerjaan.
setelah selesai mba yuni makan, kami berbincang bincang ria sampai tidak terasa waktu ashar masuk dan mba yuni izin pamit akan menjemput anaknya di tempat mertua.
"pamit ya pak buu... saya pulang dulu di tunggu undangan nya hehe, assalamualaikum"
"iyah hati - hati di jalan mba yuni ... undangan mah otw meluncur..... walaikum salam" ucapku sebari melambaikan tangan
pada akhir nya kami semua besimpun sampai waktu tidak terasa lelah ya hanya itu yang kami rasa setelah semunggu persiapan nya kami akan memulai persiapan lagi untuk acara sakral ku dengan ka Alif.
"umii Abii jangan terlalu cape... istirahat lah bi" ucap ku sebari memberikan minuman teh madu hangat untuk mengisi energi kembali.
"deluan lah nak istirahat... kamu itu yang harus banyak istirahat sayang" sahut umi yang membuat ku tidak enak hati
"Baik lah umi abi... sepertinya kiya mau istirahat dulu.... kiya ke kamar dulu yah" pamit ku sebari memberikan senyum.
****
waktu tidak terasa 6 hari berlalu kini tiba hari ijab kabul ku, kamar ku sudah di sulap menjadi kamar pengantin, dan diriku pun masih proses, aku melihat banyak sekali orang orang yang menyiapkan diri dan sibuk di dapur, kami akan ijab kabul di ruang tengah yang lumayan besar dan resepsi di ballroom hotel.
2 jam berlalu....
akupun sudah siap dengan kebaya putih cantik dan syar'i persis seperti yang aku inginkan, dan makeup yang tipis serta masker transparan maklum karena pandemi covid jadi kami harus mengikuti protokol kesehatan begitu juga dengan tamu tamunya,
"wah mba kiya masyaAllah cantik nya" ucap perias dan mba rierie kagum melihat ku
"cantik karena keterampilan nya mba juga kan he he" senyum tulusku kepada mba prias
"ayo de siap siap mempelai laki laki sudah datang" ucap mba rierie menghampiriku
"kiya dag dig dug eh mba" benaran nerves tanganku keringat dingin
"mba sih blm juga pernah ngerasaain de tapi mba juga ikut gugup..berdoa yang terbaik aja de... marii kita keluar" ucap mba ririe membuatku haru aku takut melukai hati nya.
__ADS_1
***
aku merasa bahagia karena hitungan jam lagi kiya akan menjadi istriku, sekretarisku sudah mempersiapkan semua nya keperluan kami untuk menuju rumah kiya....
sepanjang jalan aku merasa gugup takut salah salah dalam pengucapan dan tak terasa kami semua sampai di rumah abi dan keluarga menyambut kedatangan kami.
"Assalamualaikum besan " ucap ayah sambil memeluk abi
"wa'alaikum salam besan ku" abi membalas pelukkan ayah penuh rasa tulus
"ayo silahkan masuk pak penghulu sudah menunggu" ucap abi sambil mempersilahkan kami
Kamipun masuk dan aku duduk di depan abi karena abi langsung yang menikahkan kami.
"Saya terima nikah dan kawinnya Annisa Sanari Azkiya Binti Muhammad Yusuf adnan dengan maskawinnya yang tersebut diatas tunai.”
bagaimana saksi ??"ucap penghulu
Sah
Sah
Sah
"Alhamdulillah" serempak ucap para saksi serta keluarga
dan aku masih mencari keberadaan bidadariku tiba saat di tangga mata kami bertemu.
"MasyaAllah cantik nya" batinku
kiya menurunin tangga di gandeng dengan mba rierie dan umi, kiya duduk tepat di sampingku.
"kamu cantik de" bisik ku.. pasti mukanya lagi bersemu merah
kiya mengambil tanganku dan mencium nya akupun mencium kening istriku ini, kamipun bertukar cicin
...-----------------------------------...
Maaf ya baru up lagi....
TERIMA KASIH YG SUDAH BACA SAMPAI SINI
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN & VOTE NYA YAH 😊😘