Janji Suci Di Tanah Suci

Janji Suci Di Tanah Suci
#61.KEPERGIA KIYA 2


__ADS_3

..."Siapa yang sungguh-sungguh berusaha untuk bersabar maka Allah akan memudahkan kesabaran baginya. Dan tidaklah seseorang dianugerahkan (oleh Allah Subhanahu wa ta'ala) pemberian yang lebih baik dan lebih luas (keutamaannya) daripada (sifat) sabar....


..." (HR Al Bukhari)....


Daffa Masih teringat akan percakapan nya dengan kiya, ya mungkin ini sudah jalan nya yang harus daffa hadapi adalah sabar menunggu dengan rasa syukur agar waktu enam bulan tersebut dapat di lalui dengan nikmat


"Aku akan bersabar kiya, aku pasti akan menjemput mu sebagai istriku" ucap daffa penuh semangat setidaknya kiya masih memberikan kesempaatan untuk daffa.


Bukan nya sudah lama daffa memendamnya tapi cukup lama ia menunda nya, sampai waktu yang menjawab.


Bunda yang terus memperhatikan daffa ikut terheran-heran, sebentar mukanya merengut, tidak lama muka nya berubah girang dengan senyum-senyum sendiri. "ih menakutkan" batin bunda


"bunda ngapain berdiri di situ?" ucap daffa yang mengejutkan sang bunda


"Astagfirullah nak... (dengan wajah terkejut) kamu ngapain pakai tanya tiba-tiba begitu hah"


"La bunda yang ngapain berdiri situ? bikin daffa ngeri aja liat nya" ucap daffa jutek


"Yang ada juga bunda yang ngeri liat kamu ih... baru mau di tinggal 6 bulan sudah mulai rada-rada"


"Ha ha ha bunda apaan si anak sendiri di bilang rada-rada.


"Dari pada kamu melamun, mending kamu telpon kiya kapan dia berangkat nya"


"InsyaAllah penerbangan nya besok pagi bun, bunda mau gak temanin daffa ke bandara"


"Iya besok bunda ikut kamu... ya udah sanah gih makan dulu ini sudah jam berapa biar besok gak telat" ucap bunda sedikit mengomel


"Siapp bu negara" dengan tangan hormat lalu pergi.


Bunda hanya tersenyum melihat anak satu-satu nya itu sangat mirip dengan ayah nya cita-cita nya pun sama dengan ayah nya menjadi seorang tentara tapi daffa mengubur dalam soal cita-cita nya, tidak ingin melihat bunda nya menangis apa lagi menggalkan nya sendiri.


Akhir daffa mulai merintis usaha dan membuka perusahan yang di jalanin orang kepercayaannya, sesekali daffa turun langsung ke lapangan terkadang hanya mengecek keuangan sendiri.


Daffa juga seorang relawan yang aktif dan masih banyak lagi kegiatan nya bersama bunda.


***


Sedangkan di rumah kiya sangat ramai putri dan anak bang azka masih sibuk bermain dengan abi, gema tawa mereka di ruangan membuat kami yang lihat ikut tertawa.


Jam sudah menunjukan pukul 10 malam, kami tidak tersadar akan hal itu. "Ayo ayo tidur sudah malam" Ucap umi di balik pintu"

__ADS_1


"La kami tidur dimana umi" Ucap adim tiba-tiba


"Kiya sama mba rierie dan Putri, Bang azka sekelurga di kamar tamu, dan kamu bang adim tidur di ruangan ini, itu selimut dan bantal sudah umi siapkan" jelas umi panjang lebar


"Curang sekali umi, masa iyah cuma adim yang tidur di ruangan ini" melas bang adim karena semua nya dapat kamar kcuali dia


"Udah gak usah ngambek begitu gak cocok dengan umur abang" Akupun menggoda bang adim


"Apaan si kamu kiy, lebih baik kamu tidur di sini kiy biar abang di kamar sama mbak mu" ucap bang adim tanpa sadar dapat plototan dari Abi dan jeweran dari umi


"Bukan mahrom abaang" ucap umi kesel dan menjewer


"Ampuuun ampuun umi...abang hanya bercanda" Sambil menggosok-gosok telinga nya yang merah


"Wahahahah hahaha" Satu ruangan tertawa semua


"Puas Puas Kalian " ucap bang adim memelas


Akhir nya kami semua masuk kemar masing-masing hanya bang adim di ruangan ini di temanin bang azka ya karena kasur nya gak muat bang azka lebih memilih tidur di ruang tengah bersama bang adim.


Saat berada di dalam kamar kiya telah membereskan semua koper nya.


"Aduhh ponakan cantik aunty sudah ngantuk yah"


"Sini aunty kelonin... ayo" ucapku sembari memberi kode..


Tidak lama putri tidur di pelukan kiya, mba rierie yang melihat pun merasa lega karena putri sudah tidur biasa putri akan sibuk dengan pertanyaan-pertanyaan aneh nya, misalnya seperti "Bunda kapan kasih putri ade" hehe putri belum sepenuhnya mengerti arti perpisahan.


"Mba..kok melamum ayo sini tidur" ucapku yang melihat mba rierie melamun


"Ah iyah de..." balas mba rierie naik ke atas ranjang


"Apa yang mba pikirin? hemm" ucapku mulai kepo deh


"Aneh aja liat putri cepat tidur, biasanya sebelum tidur putri selalu bertanya hal aneh dulu"


"Emang nya putri tanya apa mba?"


"Dia nanya bunda kapan kasih putri ade bayi" jawab mba rierie


"Ha ha ha bearty putri cari teman main mba, apa mba putri tidak ingin menikah lagi"?

__ADS_1


"Mba juga gak tau kiy, kalau memang ada jodoh nya lagi pasti mba nikah kalau gak ada cukup memiliki putri aja mba susah bahagia"


"Kamu sendiri bagaimana kiy" pertanyaan balik dari mba rierie


"Hemm ada deh... nanti mba juga bakalan tau he he itupun jika Allah berkendak"


"Aamiinn semoga cepat terlaksanakan"


"Ayo mbak kita tidur"


"Hemm..Bissmillah"


Kiya dan mba rierie akhirnya tertidur dengan pulas sama seperti putri.


SKIP


*Jam 07.00 Bandara Spinggan Balikpap***an**


Kehadiran daffa dan bunda membuat semua orang tercengang bagaimana tidak, mereka seperti pasangan serasi pada hal mereka ibu dan anak he he saking awet muda nya.


"Assalamualikum Umi..Abi kelurga semua"


"Waalaikum Salam" Jawab kami serempak


"Ohh pasti mau ikut antar kiya yah fa? tanya umi tiba-tiba membuatku malu sumpah ini pipi kenapa jadi panas begini


"Iyah mi, kiya semoga kita berjumpa lagi, kamu jaga diri dan hati di sana ya" Ucap daffa yang membuat ku tambah panas dingin


"Iya kaa... " Hanya kata itu yang mampu keluar


Semua berpelukan umi menangisi kepergian kiya, abang-abang nya tetap memberi semangat kepada kiya hanya 1 pesan kiya jangan sampai alif tau di mana keberadaan nya kiya tidak mau kembali lagi ke masa itu.


"Umii.... kiya hanya belajar menuntut ilmu jangan menangis dong.. bentar lagi kiya naik nih"


"Iyah umi hanya haru aja melepas mu pergi jauh, jaga kesehatan di sana yah nak"


"Iyah umi" Akupun naik pesawat dengan tujuan Jeddah mereka semua melambaikan tangan kepadaku. "Aku pasti merindukan kalian" batinku


...-------------------------------------...


ALHAMDULILLAH 🤗

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE N VOTENYA YA.


TERIMAKASIH SUDAH DUKUNG KARYA AUTHOR


__ADS_2