Janji Suci Di Tanah Suci

Janji Suci Di Tanah Suci
#69. PENYESALAN


__ADS_3

Alif yang tidak tau tetang pernikahan kiya pun masih terus mencuri-curi informasi dari abi tapi abi tidak banyak ngomong, ya semenjak aku pisah dengan anak nya hubungan kami bagaikan rekan bisnis, ngobrol hanya seperlu nya aja.


Akupun hari ini mau pergi kerumah abi eeh salah ke Toko umi sekalian beli sekalian tanya-tanya.


Sesampainya aku di area parkir dan ku langkahkan kaki ku menuju toko kue umi.


"Assalamualaikum"


"Waalaikuk salam"


"Eh kamu lif, Tumben banget mampir ke sini? tanya mba rierie


"Mumpung free mba" mataku ke sana kemari mencari ke beradaan abi di sebrang toko tapi kok gak ada tumben banget.


"Mba kok pada sepi abi sama umi kemana"


Muka mba rierie langsung teggang, bingung jawab apa jujur apa bohong.


"Ohh mereka lagi liburan sekalian abi jadi wali nikah nya kiya"


"Apaa !!! Kiya mau nikah mba?


"Iyah lif,..... jadi gimana nih kamu mau pesan yang apa? rierie pun cepat-cepat mengalihkan pembicaraan


"Yang biasa aja deh mba"


Secapat itu kah kiya melupakan ku, hanya dalam waktu 7 bulan, tapi kenapa..kenapa dia tidak menunggu ku, apa memang aku sudah gak pantas hemms semua ini gara-gara ibu dan tiyas, kalian berdua sudah membuatku sengsara"Batin alif


"Aduh gimana ni jadi gak tega liat alif, walaupun dia sudah sakiti dan menikah lagi tapi alif seperti nya berusaha untuk dapatin kiya lagi" ucap mba ririe berguman sendiri


"Ah Bodo lah... toh itu juga karena ulahnya"


"Iis iis... kemari? salah satu karyawan umi


"Iya mba..ada apa?

__ADS_1


"Tolong ini kamu kasihkan ke mas alif yah, ingat jangan bocor kan apa pun informasi tentang Kiya"


"Asiiaap Mba"


Beberapa Menit kemudian...


"Silahkan mas, ini pesanan nya" ucap iis


"Makasih mba... oh iya mba tau gak di mana kiya?"


"Maaf mas alif saya tidak tau apa-apa (sambil nyengir) umi sekarang tertutup, kalau begitu saya pamit dulu ya mas alif"


"Oh iyah...."


Apa aku harus relakan kamu kiya, sungguh aku gak rela, semua ini karena kamu tiyas aku akan buat pelajaran.


Tanpa memyentuh makanan nya alif pergi begitu aja, ia menaham emosi saat tau kiya akan menikah karena minim nya informasi alif tidak mengetahui tetang kiya setelah perceraian.


"Seperti ini kah rasa sakit mu kiy saat tau aku menikah lagi, BODOH BODOH nya aku yang mudah terhasut" ucap alif merutuki kebodohannya.


Alif membaca lembar pertama di mana kiya mulai menulisnya di saat usia pernikahannya jalan 11 bulan, di saat mulai lah perubahan sikap alif serta ibu mertu nya yang terang-terangan menhina nya.


^Assalamualaikum Imam ku"


Kenapa Akhir-akhir ini aku merasa jauh dari kamu mas.


Kenapa hanya untuk berkeluh kesah aja aku takut akan kemarahan mu mas.


Sampai gak sadar aku curahkan di buku ini, Mas alif tau kah kamu aku sangat ingin membina rumah tangga ku tanpa campur tangan orang luas.


#Lembar ke dua


"Assalamualaikum Imamku"


Sampai kapan aku harus diam mas saat ibu mu menghina ku serta melakukan kekerasan terhadapku, kamu hanya diam melihat nya tidak ada kah pembelaan utuk istri mu ini mas.

__ADS_1


Aku aka perjuangkan sampai mana aku mampu mas, jadi aku berharap mas bisa ada di pihak ku "Aku rapuh mas"


Tanpa sadar air mata alif keluar tanpa ia sadari, begitu tersiksa nya kiya selama di rumah rasa nyesak menyerual relung hati nya, rasa gak sanggup untuk membaca nya lagi.


#Lembar ke 3


Teruntuk Ibu mertuaku, kiya sangat menghormati ibu tapi kenapa ibu selalu memberi tanda cinta ibu ke pada kiya, ini kah ujian rumah tanggaku.


pada hal kiya sayang sama ibu, tapi ibu selalu nyiksa kiya rasa nya kiya ingin lambaikan tangan bu "Gak kuat"


Alif sudah tidak ingin melanjutkan baca diary nya semakin di lanjutkan semakin besar penyesalan nya yang ia rasakan


"Maafkan mas kiy, mas kangen pulang lah kiy kembali sama mas..." tangis alif


Ke Esokan harinya alif terbangun dari tidurnya sambil memeluk foto pernikahanya. Wajah nya yang kusut itu enggan untuk keluar kamar dia hanya menyuruh rian untuk menhandel semua nya sampai suasana hati ny membaik.


"Tokk.... Took" sang Ayah mengetok pintu


Kreekk.... (Ayah membuka pintu)


"Alif... ya Allah"


"Ada apa dengan mu nak, liat muka mu pucat begini" ayah panik liat keadaan kamar alif yang seperti kapal pecah dan kondisi nya bagaikan mayat hidup


"A-ayah ... A Aliif nyesal" ucap alif terbata-bata


...-----------------------------'...


ALHAMDULILLAH


MARHABAN YA RAMADHAN.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA DAN MENUNGGU UP NYA 🤗❤.


JANGAN LUPA TRUS DUKUNG DAN VOTE KARYA SAYA YAH 😊😇

__ADS_1


__ADS_2