
tiba tiba seorang pemuda tinggi, putih, Rapi pastinya gagah datang... wah bekharisma banget pokoknya, Sadar kiy bukan muhrim jangan di liatin mulu
akupun menyadarkan diriku sendiri.
"Assalamualaikum....Permisi mba saya mau ambil kue pesanan atas nama bunda Aya"
"Sebentar ya mas saya cek dulu, silahkan duduk dulu".........
"umii ...umiii ..." panggilku sambil mencoleknya
" apaan si kiy..." jawbnya
"ada mau ambil pesan tuh mi, kiya serahkan ke umi aja ya"
"kenapa gak kamu aja yang layani kan tadi kamu tugas di depan"
"Kiya malu mi..... takut salfok ha ha" jawabku jujur apa adanya.
"ya udah ini kamu lanjut ngadon roti nya"
" oke umi" umi pun pergi kedepan dan menemui pemuda itu, ituloh yang tampan
oh iya...umi ku mempunyai 6 karyawan masing masing ada tugas nya sendiri, terkadang umi menerima pesanan kue pengantin, kue ulang tahun dan lain nya..
"Assalamualaikum nak Daffa" sapa umi
"walaikum salam umi"
" mau ambil pesanan bunda yah... tunggu sebentar ya nak .. umi ambil kan, naah ini kue nya nak daffa"
" terima kasih umi, ini semua nya sudah ada 50 kotak ya mi"
" iyah nak dafa, ini ada 50 kotak tapi selebihnya umi tambahi sendiri"
__ADS_1
"terima kasih banyak umi, kalau begitu ini saya bawa dulu ya mi"
" iyah nak daffa... salam buat bunda yah"
" iya umi... pasti saya sampaikan ... Assalamualaikum " Daffa pun pergi meninggalkan area toko
setelah selesai umi masuk kembali ke kitchen, dan menghampirti kiya.
"apa laki laki itu yang membuat mu gagal fokus" tanya umi tiba-tiba di sampingku.
"Astahfirullah umi... ih umi mah ngagetin aja, hemm ngak juga sih umi" jawabku sekena ny
"emang umi kenal dengan laki-laki itu, sepertinya umi akrab sekali" tanyaku penuh penasaran.
" iyah itu salah satu anak langganan umiii, hampir tiap hari dia kesini ambil pesanan bundanya yang akan si sedekahkan ke jalanan" jawab bunda dengan jelas
"wahh baik sekali bunda nya... semoga Allah membalas kebaikan bunda aya" kagum mu serta mendoakan yang terbaik
"Aamiin Allahuma Aamiin" jawab bunda.
"baiklah umiku" akupun meninggalkan umiku di kitchen dan melanjutkan pekerjaanku dengan penuh nikmat karena selama bekerja hampir tidak pernah ketoko nya umi.
hari pun berganti malam semua aktivitas di rumah masih belum selesai karena toko umi dan abi tutup jam 9 malam, ketika masuki magrib umi dan abi sudah ada di lantai 2 untuk melakukan rutinitasnya dan ngobrol santai denganku setelah jam 9 malam mereka akan turun ke bawah memantau semua aktivitas pegawainya hingga tertutup nya toko.
Besok weekend tapi aku masih bingung mau kemana karena yang aku kenal di sini hanya mba yuni dan ka alif serta ka rian, lamunan ku buyar ketika ada Wa masuk.
[Mba Yuni ]
" De weekend kemana"
[kiya]
Belum tau mba mau kemana.
__ADS_1
[Mba Yuni]
ikut mba aja de, rencana mau bawa jalan anak mba, kalau jalan berdua kan kurang asik 😅
[kiya]
emang bapake kemana mba?
tumben banget mba yuni ngajak jalan (batin)
[Mba Yuni]
bapake lagi kena shift siang de... ayo lah de kita hangout besok.
[kiya]
sip mba saya ikut deh.... kita ketemuan di mana mba?
[Mba yuni]
Biar mba aja yang jemput, sharelok ya besok pagi de....
[kiya]
siap mbaku 😊.
akhirnya percakapan ku dengan mba yuni brakhir.. waktunya istirahat dan tiba suara hpku berbunyi lagi kali ini suara telpon.......
-----------------------------------
Alhamdulillah sampai juga ke Eps 20.
buat kalian yang masih tetap setia ikuti novel saya.
__ADS_1
Terima Kasih banyak lanjut up berikut nya ya 😍😍
☆☆☆