Janji Suci Di Tanah Suci

Janji Suci Di Tanah Suci
#35.Malam Pertama


__ADS_3

"kamu cantik de" bisik ku.. pasti mukanya lagi bersemu merah


kiya mengambil tanganku dan mencium nya akupun mencium kening istriku ini, kamipun bertukar cicin.


***


Prov Daffa


Tiba tiba bunda pagi-pagi sekali kekamar ku dan bilang ingin di temanin ke acara nikahan anak kerabat nya..,memang bunda seperti itu aku selalu menjadi pendamping nya tak kala orang mengira aku adalah suami bunda he he he aku nya yang ketuan apa bunda nya yg awet bunda 🤔.


"bun... ini masih pagi loh kok sudah di suruh siap siap" ucap ku sedikit malas karena masa cutiku pagi begini mau nya jogging


"ya biar gak ngaret bunda gak mau datang terlambat" jawabnya antusias


"Tumbeeen" elakkk ku


"yaa ni anak bujang malah berebah lagi, bunda si pingin nya dia jadi mantu bunda tapi kamu nya lelet akhir nya di gass orang" ucap dengan muka memelas membuat langsung terduduk


"emang nya siapa bun yang bunda maksud, daffa gak ngerti" jawabku mulai penasaran


"nanti juga kamu tau kok nak" jawab bunda bikin aku tambah penasaran


jam 8 acara akad di mulai aku dan bunda sampai di rumah nya umi... apaaa umii !!! aku sedikit kaget karena yang menikah ini putri nya umi yang bernama kiya.


Hilang sudah kesempatanku, kalau memang jodohnya pasti kami di pertemukan dengan cara NYA.


"ayo nak kita masuk" ucap umi di depan pintu


"hemm" aku hanya berdehem dan senyum terpaksa dan bunda mengetahui itu.


1 jam kemudian


acara selesai dengan hikmat, aku yang tidak berkedip saat kiya datang menghampiri pengantin laki-lakinya, aku merasa nyesek saat melihat nya tapi apalah dayaku, aku hanya bisa mendoakan kebahagian nya, saat hendak pulang aku pamit dan mengucapan selamat serta doa.

__ADS_1


"selamat menempuh hidup baru ya mas dan mba kiya" ucapku lalu pergi bersama bunda.


"sabar nak, kalau memang jodoh pasti kembali" ucap bunda tiba tiba menguatkan ku, bunda yang paham tetang hatiku ini.


" iyaa bun .. Terima kasih ya bunda" jawabku simpel


****


Prov Kiya


Tidak terasa acara selesai kami mendapat banyak ucapan serta doa, begitu haru dan menyesakkan saat meminta restu dan doa dari abi umi, dan ayah ibu walaupun ku tidak di perlakukan dengan baik dengan ibu mertua ku tetap sekarang dia adalah ibuku.


"jangan harap kamu mendapat restuku, akan ku buat rumah tangga mu hancur" ucapnya berbisik sambil memelukku dan air mata buaya yang di keluarkan.


aku baru sadar ternyata ibu mertuaku membenciku, aku harus berhati-hati dengan nya.


"kamu kenapa melamun sayang" tiba ka alif datang mengagetkan ku.


"😊 saya ngak apa apa ka" jawabku penuh senyum yang ku paksakan


"betulan ka alif saya gak apa apa" aku tidak mau mengatakan yang sebenar ini bisa bisa jadi bumerang untuk ku, aku akan liat permainan ibu mertua ku.


"ya sudah kita istirahat dulu jam 1 siang kita akan ke ballroom" ucapnya


" iyah ka" akupun membuka pergi makan dan istirahat sejenak sebelum ganti baju dan makeup lagi.


"oh iya sayang... sekarang jangan panggil aku kaka dong entar malah di kira kaka mu beneran lagi" ucap nya sedikit cemberut


" iya iya mau nya d panggil apa?" akupun meminta pendapat nya


"panggil sayang atau cin" jawabnya


"idih alay nya ka... kalau begitu saya panggil mas aja yah" akupun menawarnya

__ADS_1


"he he itu gak alay sayang... ya sudah gak apa apa" diapun merebahkan diri


sudah berapa kali aku mencoba menutup mataku sejenak tapi ngak bisa.. seperti ada yang mengganjal pikiran ku ...emm apa yah "apa ibu mertua ku yah" ahh bukan bukan, lebih baik aku merem sebentar... Blakk ....


aku tergaget ketika melihat mata sayu daffa tadi kenapa !!!! ada apa dengan nya.....


***


Versi Ibu Mertua


Hidup mu yang baru penuh kelam baru akan di mulai mantu ku, akan ku tunggu ke datangan mu di rumah ini, akan ku tunggu kepurukan mu di rumah ini kamu gak akan sanggup ha ha ha (bahagia nya seperti mendapat mainan baru)


"loh bu kok belum siap siap habis zuhur nanti acara mulai loh" ayah mulai cerewet sambil membawa Jas yang sudah di sediakan.


"iyah ini juga lagi siap siap yah" ah malas banget jadi pajang di pernikahan kiya..


jam sudah menunjukan pukul satu aku melihat anak ku alif begitu bahagia sebenar nya aku juga bahagia walaupun dia bukan anak kandung tapi aku sangat membenci istrinya.


****


Acara pun selesai akhirnya kiya dan alif betul betul bisa istirahat di salah satu kamar hotel jam menunjukan jam 5 sore.


" ayo mas bersihkan diri dulu baru kita sholat berjamah" ucap kiya


"Mandiin sayang" aku mencoba menggonda kiya


"ih apaan si mas ini" muka nya merona merah menahan malu iih abang jadi gemes gemes gitu...


"sana sudah mas... nanti kesoreaan " kiya mulai geram


setelah selesai mandi dan melakukan kewajiban Nya kiya dan alif makan mereka deliv makanan dan makan dalam diam. Istirahat sebentar tidak terasa azzan berkumandang dengan merdu, kiya mengucapkan Hamdalah masih bisa menikmati waktu magrib.


...-----------------------------------...

__ADS_1


Alhamdulillah Sudah Sampai saat ini


Terima Kasih buat yang sudah dukung saya tetap terus dukung Like , Komen dan Votenya yah teman teman


__ADS_2