Janji Suci Di Tanah Suci

Janji Suci Di Tanah Suci
#06. Hari Pertama Kerja


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 06.00, masih sempat lah buat serapan dulu, saat aku di dapur tumben sekali sepi tidak keliatan umi dan Abi , mungkin mereka sibuk berbelanja. Jam 07.00 wih tidak terasa waktunya aku harus siap siap tidak mau terlambat di hari pertama, saat turun dari tangga.


"loh loh anak umi sudah rapi, wangi mau kemama" tiba-tiba umi ngomong dari samping tangga


"mau berangkat kerja umi, kan semalam kiya udah kasih tau umi dan abi" jelas kiya


"oh iyah sayang maaf umi lupa, butuh uang sangu tidak? tanya umi menawariku.


"tidak usah umi, uang kiya masih ada.... kalo begitu kiya berangkat dulu ya umi abi, Assalamualaikum" pamitku dengan buru buru semoga saja tidak terlambat mengingat ini hari selasa pasti jalanan macet. Ku kendarai motor metik dengan kelajuan sedang karena jalanan nya yang padat, akhir nya sampai juga.


"selamat pagi bu, pegawai baru ya" ucap pak securty kemaren.


"he iyah pak saya baru masuk" jawabku singkat wah 20 menit lagi jam 8 kemana aku yah jadi bingung !! tanya mba reception aja kali.


"Pagi mba.... saya anak baru di sini mba, mohon arahan mba" tanyaku ragu-ragu, mba yang ini judes banget.


"langsung saja ke lantai 3 nanti cari yang namanya Pak Rian" jawabnya cuek


"terima kasih mba" aku langsung pergi ke lantai 3 sampai di depan lift banyak karyawan yang menunggu akhir aku ikut rombongan masuk ke dalam lift dan ada yang menanyakan ku.


"ke lantai berapa mba" salah satu karyawan sini menanyaiku


"ke lantai 3 mas" malu-malu aku menjawab


setelah sampai di lantai tiga, aku celingak celinguk ini banyak sekali ruangan nya, tapi ada seorang cowo menghampiriku.


"dengan Annisa" tanya nya padaku


"iyah pak saya sendiri" jawabku sedikit ragu


"saya rian, penanggung jawab di sini, nissa kamu bisa ikut saya ke ruangan atasan kamu" perintahnya di hari pertama


*Di Ruangan Alif


"tokk tok tok ( ketukan pintu ), permisi pak saya bawa anak baru yang mulai kerja hari ini?.."


"silahkan masuk" suara dari dalam


ketika aku masuk ke ruangan, aku cuma pasang muka cengo, itukan si alif apa dia bos disini banyak sekali pertayaan dalam otak ku.


"nis...nisaa ....Annniisa (bisiknya pak rian)


"Astagfirullah pak, kagetin aja jangan dekat-dekat pak rian (setengah berbisik)" geram ku liat pak rian terlalu dekat denganku.

__ADS_1


"habisnya kamu kaya patung, gerak ngak bekedip ngak apa lagi ngomong" kesel pak rian


"maaf pak saya cuma kaget aja saat masuk" ucapku minta maaf


"kalian ngapain di situ...! cepat kesini" kenapa juga kiya dan rian bediam di depan pintu


"saya permisi dulu pak alif" rian pun tidak lama keluar dari ruangan.


kenapa aku jadi deg degkan begini ketemu sana kiya.


"perkenalkan nama kamu" perintahnya


bukannya dia sudah kenal sama aku yah, apa jangan -jangan alif sengaja...emm ok kalau begitu aku ikuti permainannya.


"perkenalkan Nama Saya Annisa Sanari Zakiya, Umur saya 22 Tahun , Lulusan S1 Ekonomi, terima kasih sudah terima saya di perusahaan ini Pak" ucapku dengan tegas.


"hemm (nampak befikir) kamu akan kerja di bagian admin bersama yuni yang akan menjadi rekan kerja mu kiya" arahannya kepadaku


dan dia sedang menekan tombol di telpon.


"yuni segera keruangan saya sekarang" suaranya tegas jadi ngeri liat nya he he tapi ganteng juga 😊


"silahkan masuk " Tegas nya


"kenalkan ini kiya akan jadi rekan kerja mu di bagian admin, tolong kamu ajarkan dia !! dan kamu kiya masa percobaan mu selama 2 bulan" jelasnya dia padaku untuk ikut mba yuni.


"baik pak Alif, kalau begitu saya pamit dulu.... Ayo de Kiya ikut saya" pamitnya mba yuni dengan ramah


****


sepeninggalan Kiya dan yuni alif senyum-senyum sendiri mengat kiya yang kaget masuk keruangku.


"kenapa kamu bos? kesambet kah pagi-pagi begini sudah senyum sendiri" ?? ledeku ke alif


semyumku langsung hilang saat rian menggodaku rasanya ingin ku tendang teman perusak suasana


"kamu itu yang masuk keruangku gak pakai ketok pintu dulu, mau potong gaji hah" gretak ku sama rian betul-betul perusak suasana


"Biasa juga langsung nyelonong bos ha ha ha" elak ku sambil tertawa


"sekali lagi kamu ulangi betul-betul potong gajih" acamanku sedikit


"ya elah yang lagi berbunga bunga bukannya naiki gajih kawan malah mau di potong" godaku sambil lari kluar karena ku tau alif siap melempar berkas nya.

__ADS_1


Dasar tuh rian taunya godain aja, kalo dia gak lari mungkin sudah melayang berkas ini. (dengan muka yang cemberut tapi masih dengan senyumannya)


*Di Ruang kerja Kiya


Aku bersyukur mba yuni sangat ramah dan telaten ngajari aku pasti dia juga sabar, dan ternyata mba yuni ini sudah menikah dan punya anak satu pantesan dia panggil aku ade, ternyata wajahnya yang awet muda bikin ku terkecoh.


"bagaimana de sampai di sini sudah paham?"" tanya mba yuni


"Alhamdulillah sudah mba (aku tersenyum) terima kasih mba yuni sudah sabar ngajari aku" ucapku dengan tulus


"kamu gadis yang pintar jadi cepat paham dan mba juga gak repot lajarin nya, ayo de kita istirahat dulu sudah mau jam 12 ini kita beres-beres dulu" jelasnya mba yuni dengan lembut


"baiklah mba" ucapku semangat


sesampainya di kantin aku sangat malu karena banyak sekali karyawan nya di sini dan banyak yang menoleh padaku, mungkin karena aku pakai hijab, sedangkan perempuan disini pakai rok Span pendek selutut.


"mba kenapa orang-orang pada liatin saya" tanyaku pada mba yuni


"cuekin aja de (sambil senyumnya)" jelas mba yuni


"okelah mba aku mah cuek aja mba tapi sedikit risih" kesalku


ternyata ada yang memperhatikan kiya dari ke jauhan, alif merasa tidak senang dengan orang - orang yang memandang nya, entah kenapa perasaannya saat ini susah d jelaskan.


makan siang pun selesai karyawan kembali ke aktivitasnya masing-masing termaksud kiya dan mba yuni, hari ini kiya mempelajari banyak ilmu dari mba yuni tentang keuangan dan lain-lain.


waktupun tidak terasa sudah menunjukan pukul 17.00.


" de kamu semangat sekali, ayo kita beres-beres dan di lanjuti besok lagi" kata mba yuni


"lah emang mba mau kemana kok beres-beres" aku bingung dengan mba yuni


"ini udah jam 5 sore de... emang kamu gak merasa apa? atau mau tidur di sini hehe" kekeh nya pelan memberitahu ku


"astagfirullah.... kiya sampai lupa mba sangking asiknya 😁" nyengirku pada mba yuni


"okeh deh tidak papa lain kali jam tangan jangan di anggurin dong, ayo kita pulang de" ajak mba yuni dan langsung ku setujui dan ikut turun bareng mba yuni.


..._______________________________...


Terimakasih yah yang sudah mampir.


maaf jika masih banyak kekurangan.

__ADS_1


__ADS_2