
setelah mandi kiya merasa baikkan dan lebih fresh akhir nya mereka berdua melaksanakan kewajiban dan tertidur lagi.
Lelah dan lapar itu yang di rasakan oleh pengantin baru.
"sayang bangun dong, kita belum serapan dan sekarang sudah jam 9" ucap ka alif menggoyangkan tanganku.
"maaf ka... aku kelelahan" ucapku sambil mengumpulkan nyawa dan perut ku sangatlah lapar
"ka kita deliv aja yah, lagi malas kemana - kemana pingin rebahan aja sebelum chekout"
ucapku sedikit memelas dan pergi ke kamar mandi untuk berendam.
"wah apa ini kode sayang" sahut ka alif dengan wajah yang sumeringah
"kode dari hongkong" batin ku
"oke oke akan ku pesan kan lewat gofood...mau makan apa?" ucapnya saatku di pintu kamar mandi.
"soto lamongan di pisah yah" ucapku lalu masuk kamar mandi, cepat cepat ku siapkan air hangat untuk berendam dan tidak lupa ku tuangkan parfum terapi.
"apanya yang di pisah"ucapnya dalam diam
Tok Tok tok (Pesanan makanan datang)
"sayang..... kamu mandi apa tidur lama amat, ini makanan nya sudah datang" teriaknya di depan pintu
Ceklleeek
"Apaan si mas kok triak triak seperti di hutan aja mas" ucapku yang heran liat sisi lain dari mas alif kalau di kantor itu orang nya pendiam, tegas dan dingin, ternyata asli nya hehehe
"ya maaf habis nya sayang lama betul di kamar mandi nya" ucapnya mas alif
"kalau begitu mas mandi gih biar aku siapin makan nya" ucapku melangkah ke meja untuk menyiapkan makanan nya..
setelah mas alif selesai mandi kamipun makan dengan nikmat nya....
tidak terasa waktu menujukkan jam 11 siang kamipun chekout jam 12 pasti ada waktu untuk beres-beres pakaian tidak banyak sih ya paling tiga puluh menit selesai tinggal cus rumah mertua.
__ADS_1
"mas sebelum kerumah mas alif kita mampir kerumah umi dulu yah... mau ambil baju dan lainnya" ucapku sambil turun ke loby.
"siapp komandanku" balas dengan tangan hormat dan tersenyum pada ku..."terpanah pada jumpa pertama" hehe batinku
Kamipun sudah chekout dari hotel, ketika masuk dalam mobil perasaanku campur aduk karena akan bertemu ibu mertua.
"sayang kok melamun" teggur mas alif sambil memasangkan seatbelt pada ku
"hemm maaf mas, lagi ada pikiran aja" ucapku tak jujur
"pikiran apa hayuu" mas alif menggodaku
"he he lupakan lah mas ayo kita jalan"
"ayoo...Bismillah" ucapnya
***
sesampai nya kiya dan alif di depan rumah abi mereka turun dan memberi salam.
"Assalamualaikum" ucapnya berbarengan
"ahh umii udah kaya tamu aja kita di perlakukan begitu.... kiya kan masih anak umi" ucap nya sedikit melow
"iya iyah nak.... abi mu lagi di toko buku sebentar umi panggil" ucap umi berlalu pergi
"iyah mi.... kiya juga mau beres beres dulu" ucap kiya berlalu pergi ke kamar
kiya gak banyak bawa baju yang perlu perlu aja yang d pakai dia bawa.. setelah selesai kiya kembali keruangan membawa dua koper dan satu ransel.
"wahh anak abi udah mau minggat yah ha ha" abi bercanda dan tertawa pada hal abi hanya menyembunyikan rasa sedih nya kiya putri satu satunya
"abi kok ngomong gitu (sambil memeluk abi) kiya akan sering main-main ke sini abi" ucap kiya yang haru karena dia tau abi nya sangat mengkhwatirkan dia
"iyah nak baik-baik lah di sana, sayangi ibu dan ayah mertua mu seperti menyayangi kita" nasehat abi tertuju pada kiya
"iyah Abi..InsyaAllah doakan terbaik untuk kiya dan mas alif, kiya mohon restu abi umi di setiap langkah kiya" kiya pun menangis di pelukan uminya
__ADS_1
"sayang umi... kiya kan masih bisa bantu umi di toko nak kalau kiya datang kesini biar ada yang temanin umi" ucap umi sedikit menghibur kiya
"inysaAllah umi...jika mas alif meng Izinkan nya" ucap kiya lalu menoleh ke mas alif
"mas pasti izinin kok sayang asal sebelum jalan izin ke mas dulu biar pasti tau dan gak ada salah paham di antara kita" ucapku ke pada kiya yang dari tadi menangis aku hanya menyaksikan obrolan mereka hingga suara abipun terdengar
"Nak alif...Abi titip kiya ya nak..jika dia salah teggur lah dia, jangan kamu sakiti dia ataupun memukul nya, karena kiya anak perempuan abi satu-satunya abi tidak pernah memukulnya...jika kamu menyakiti hati maupun fisiknya abi akan membawa dia pulang kerumah ini atau pergi dari kota ini, jaga lah amanat abi ya nak alif" ucap abi dengan wajah yang tegas.
sungguh aku gak meyangka dengan amanat beunsur ancaman itu......sungguh sayang nya dia sama kiya, akupun begitu
"iyah abi InsyaAllah aku siap menjaga nya, menemaninya dan jadi imam yang baik untuk kiya...saya siap kehilangan kiya kalau saya memang menyakiti istri saya" Ucapku tak kalah tegasnya dengan abi
"abii ... umii kiya pamit yah..jaga kesehatan kalian" ucap kiya di ikuti aku yang sedang membawa koper
"iyah sayang.... jaga kesehatan mu...sering sering telpon umi yah" balas umi
"siap umi... kalau begitu pergi dulu ya abi umi Assalamualaikum" ucapku menyalami kedua mertuaku
****
RUMAH MERTUA
sesampai nya kami di rumah ibu aku melihat banyak sekali orang bukan nya ayah pergi dinas tadi malam "dalam hati" terus ini tamu siapa kok lumayan rame.
"mas kok banyak sekali mobil apa ini tamu nya mas apa ibu yah?"
"mas juga gak ngerti sayang..ayo kita masuk" ucap mas alif
"assalamualaikum"
"wa'alaikum salam" ucap para ibu ibu sosialita
"nah ibu ibu kenalkan ini menantu saya kiya... kiya sini sayang" ucapnya penuh kepalsuan awal mula yang bagus bu tapi kiya tidak tau apa rencana mu setelah ini
...---------------------------...
...Terima Kasih untuk pembaca 😍...
__ADS_1
...Terima Kasih atas kritik dan saran nya. saya akan lebih terus memperbaiki karya saya....
...jangan lupa untuk dukung saya dengan LIKE , KOMEN & VOTE nya ya 😊...