Janji Suci Di Tanah Suci

Janji Suci Di Tanah Suci
#50. TAK LAYAK DIPERJUANGKAN


__ADS_3

Begitu mudah nya mas alif ucapkan ikrar nya dengan wanita lain tanpa minta izin dariku, dengan santai dia tidak mencariku dan mengabariku, cukup sudah aku berjuang untuk mempertahan semua ini, mas alif tak layak ku perjuangkan .


Sebulan sudah belalu......


Hari ini sidang percerainku dengan mas alif, aku tidak tau di sidang ke dua ini apa dia juga tidak hadir !! sampai saat ini belum ada kata maaf serta penjelasan dari nya.


"sayang kamu kenapa melamun?" tanya umi tiba-tiba


"astagfirullah umii... kiya kaget loh ini"


"habis nya kamu juga roti bukan nya di makan malah di pelototi" kesel umi


"iyah umii nama juga lagi khusyuk makan nya biar gak gagal fokus nanti nya he he"


"Emang dasar ... itu abi sudah nungguin kamu di depan, roti nya makan dalam mobil aja yah kiy"


"ah iya kiya hampir lupa... kalau begitu kiya pamit dulu ya mi, mohon doa restu nya untuk kelancarannya" mataku sudah berkaca-kaca status janda akan ku dapat beberapa hari lagi.


"itu pasti nak"


"Assalamualaikum"


"waalaikum salam"


Di Dalam mobil

__ADS_1


"Maaf bi lama nunggu ya " senyum ku masuk ke dalam mobil


"tidak juga kiy... hemm setelah nanti kamu resmi bercerai dengan alif apa ada yang ingin kamu lakukan?" abi bertanya mencairkan suasana di dalam mobil.


"kiya ingin pergi ke rumah umi yasmin, sekalian pergi ibadah dan jernihkan pikiran bi" ucapku penuh ke yakinan


"kamu yakin nak pergi ke rumah umi yasmin?"


"Kiya yakin sekali bi, lagi pula tabungan kiya juga sudah cukup untuk pergi ke sana" akupun senyum penuh makna aku tidak ingin abi khawatir tetang ku.


Oh iya sebelumnya kenalin Umi Yasmin adalah kaka dari abi, kiya memang dekat dengan beliau karena sewatu kiya bayi dia lah yang memberi ASI, dan saat itu umi kiya dalam keadaan lemah karena pendarahan saat melahirkan kiya. umi yasmin tinggal di jeddah saat ini (Singkat cerita).


"Apa umi yasmin sudah akan kepergian mu kesana?" penuh penasaran


"kiya sudah kabari umi yasmin, umi sangat menunggu kedatangan kiya bi"


"ayolah bi jangan sedih begini ...kiya pasti kembali pulang kok bi bagaimana pun rumah abi tempat ternyaman untuk kiya" jadi tidak tega melihat abi


"hemm baiklah putriku sudah dewasa rupa nya"


Akhirnya kami sampai juga di depan Pengadilan Agama, aku sudah melihat rupanya ayah dan mas alif turut hadir, syukurlah.


Kamipun masuk kedalam ruangan sidang, ayah langsung menghampiri abi mereka saling sapa dan berpelukan begitu juga dengan mas alif menyalami punggung tangan abi, aku hanya berdiam tanpa ekpresi (datar kaya jalan tol).


"Apa kabar de?" tiba-tiba alif menanyakan kabar kiya.

__ADS_1


"Alhamdulillah sangat baik mas" kiya hanya menjawab singkat


"cuek banget kamu de, aku datang karena aku merindukan mu" Batin alif


"Mari masuk sidang akan di mulai" ucap seorang jaksa


1 jam pu berlalu sidang keduapun berjalan dengan lancar tinggal menunggu sidang putusan.


"kiya tunggu....maaf abi boleh saya bicara dengan kiya" ucap nya sopan


"silahkan nak Alif"


Akupun mengikuti langkah mas alif.... betapa terkejutnya aku saat dia berbalik dan memeluk ku, akupun dengan cepat melepaskan diri.


"Apa apaan ini mas, sopan sedikit dengan saya kalau mas ingin bicara cepat lah saya lagi sibuk" ucapku spontan


"Maaf dek, aku hanya merindukan mu?" ucapnya penuh luka


"rindu mas bilang! saat mas nikah dengan tiyas adakah mas pikirin perasaanku yang di madu, adakah mas tanya kabarku, menelponku pun mas tidak pernah! mas kita sudah tidak lagi sejalan perpisahan ini yang terbaik untuk kita semua .. Permisi" aku hanya melihat kebisuannya betapa sakit hatiku saat ini ingin rasa menangis.


"Maaf kiya... karena aku tidak bisa datang ke persidangan pertama tiyas sedang hamil muda dan di rawat saat itu, di sisi lain aku masih mencintaimu tapi aku juga mencintai calon anak ku" ucapnya cukup keras membuat kiya terhenti saat berbalik.


"Selamat mas, semoga menjadi anak yang soleh soleha aku turut bahagia atas kebahagian kalian" Aku sudah tidak tahan ingin rasa nya terbebas.


...------------------------------...

__ADS_1


ALHAMDULILLAH TETAP BERSYUKUR SAMPAI SAAT INI. TERIMAKASIH UNTUK DUKUNGAN PARA AUTHOR 😍.


JANGAN LUPA TINGGALI JEJAK LIKE N KOMEN NYA


__ADS_2