
"yang kamu katakan memang lah benar kiya, oh iya ...saya mau minta maaf karena saya kamu terluka, karena saya juga yang tidak tegas debgan sikap tiyas " aku sungguh menyesalinya
"tidak usah merasa bersalah begitu ka... saya jadi tidak enak" jawabnya langsung
akhirnya kita tiba di klinik terdekat dan saya langsung membukakan pintu nya kiya,"mari saya bantu kiy" aku menawarkan diri kepada nya tapi sepertinya dia menolak ku
"saya bisa sendiri ka, terima kasih atas tawarannya" tolanya halus.
aku langsung membawa nya ke dalam, tidak lama kami mengantri akhirnya kiya di panggil hanya menunggu beberapa menit kiya keluar dari ruangan dokter membawa resep obat.
"biar saya aja kiy yang ke apotik, kamu tunggu saja di sini"...
"baik lah ka.... Terima kasih banyak ya ka "
setiba di apotik langsung kuberikan resep tersebut dan tidak lama aku kembali ketempat di mana kiya menunggu.
"ayo kiy... saya antar pulang"
kiya hanya mengangguk pertanda setuju, setelah di dalam mobil saya menjelaskan resep obat yang di berikan.
"kiy.... ini obat kamu... ada obat oles nya itu 3 kali sehari di oleskan, obat pereda nyerinya 2 kali sehari d minum" penjelasan ku panjang kali lebar
" siap ka..." hanya itu yang keluar dari mulutnya.
tidak terasa beberapa menit kami lewati akhirnya sampai juga di kediaman abi , aku mengantarkan kiya dan tidak sempat mampir karena ini masih jam kantor.
"maaf kiy, tidak bisa mampir salamkan saja sama abi dan umi...." tidak lama kiya turun dan mengucapkan terima kasih.. akupun kembali ke kantor.
****
__ADS_1
Apa yang di lakukan ka alif membuatku tidak nyaman.... dia adalah rekan kerja abi sekaligus atasan ku di kantor, tapi sikap nya itu loh bikin ku bertanya tanya.
ka alif mengantarkan ku pulang sampai depan toko dia tidak mampir yaa memang ini masih jam kantor dan dia harus kembali ke habitat nya hehehe.
"Assalamualaikum" sapa ku saat memasuki lantai 2
"Walaikum salam "jawab abi
"umi kemana abi? kok tidak ada di rumah" tanya ku pelan tapi pasti 😊
"umi mu sedang beli bahan kue kiy.... lah kamu sendiri kenapa pulang cepat"
"biasa bi.... karyawan kesayangan wha ha ha" akupun langsung ke kamar
"Dasar anak zaman sekarang" gelang gelang kepala liat tingkah ku.
di dalam kamar ku buka baju bagian atas dan melihat ke cermin ini mah lain memar lagi tapi bonyok pundak ku, pelan pelan ku oleskan salepnya karena susah di jangkau oleh tanganku. akhirnya aku akali saja hehe otak cerdas harus di gunakan kemudian aku meminum tablet nya akhirnya akupun tertidur .
"Astagfirullah ... aku ketiduran" cepat cepat aku mandi setelah selesai aku melakukan kewajibanku sebagai umat muslim.
beberapa menit kemudian
akupun turun ke bawah niat membatu umi.
"Assalamualaikum umi"
"loh kiya.... kamu kok ada di rumah ini kan baru jam 2 siang" jawabnya kaget
"umiii.... sebaik nya jawab salam kiya dulu" akupun mengingatkan
__ADS_1
"walaikum salam..umii sampai lupa"
"mumpung kiya pulang cepat... kiya bantu ya umi" tawarku yang tidak mungkin dia tolak
"baik lah itu kamu tata roti yang sudah di pack ke rak masing masing"
Siap komandan.....
aku sangat senang membantu umi ,karena umi aku juga dapat ilmunya, ilmu buat kue sekaligus ilmu dagang nya, aku menata dengan rapi semua roti panggang, dan kue pesanan orang pada tempatnya... memang toko kue umi termaksud toko terlaris.
tiba tiba seorang pemuda tinggi, putih, Rapi pastinya gagah datang... wah bekharisma banget pokoknya, Sadar kiy bukan muhrim jangan di liatin mulu
akupun menyadarkan diriku sendiri.
"Assalamualaikum....Permisi mba saya mau ambil kue pesanan atas nama bunda Aya"
"Sebentar ya mas saya cek dulu, silahkan duduk dulu".........
...----------------------------------...
Alhamdulillah eps 19 pun langsung saya buat.
Terimakasih yang sdh baca sampai sini ☺.
Terus ikuti yah Karya Ank Kaltim 😁.
akan ada tokoh baru di Eps 20.
selamat membaca 🤗
__ADS_1
^^^