Janji Suci Di Tanah Suci

Janji Suci Di Tanah Suci
#08. Percakapan Abi & Alif


__ADS_3

*sesampainya di rumah


"Assalamualaikum" salamku bareng dengan alif


"walaikum salam" jawab abi


"eh ada nak alif ayoo mampir nak " ajaknya abi dan alif terlihat senang banget... nyesel ku ikut dia, berasa di cuekin.


"abi ... kiya naik dulu, permisi ka alif saya deluan" pamitku kepada abi dan alif


"iyah nak istirahat gih nanti kita makan malam sama- sama dengan nak alif" terang ayah.


kiya sudah meninggalkan Toko buku milik abinya sekarang tinggal lah abi dan Alif nampak alif membicarakan hal yang serius kepada abi.


"Abi.. bagaimana penjualan buku nya?" tanya alif


"Alhamdulillah nak penjualan nya terkadang laris terkadang ngak dan saya juga membuka sewa serta ruang baca bagi mereka yang gak mampu beli" jelas abi memberitahukan alif


"iyah abi saya tidak masalah kan itu, bagaimna abi kalau kita buat bazar buku" aku menyampaikan maksud kedatangaku selain ingin pulang bareng kiya.


" boleh-boleh saja nak alif" tada setuju abi


" oke... nanti saya atur waktu nya bi" aku membuat bazar ini dengan tujuan tertentu yaitu mempertemukan abi dan ayah jelas ayah juga tau soal ini.


"maaf abi ..... saya tidak bisa ikut makan malam.... saya mau langsung permisi pulang bi" tolak ku dengan ramah.


"loh nak alif kenapa gak ikut makan di rumah abi" tanya nya


" tadi ada ibu telpon minta saya pulang lebih cepat bi" alasanku tapi ada benar nya juga


Flashback


saat di dalam kantor setelah jam makan siang ibu menelponku.


"assalamualaikum bu, tumben ibu nelpon " tanyaku karena merasa heran.


"pulang kerja langsung pulang ya al jangan mampir-mampir" jelas nya.


"inysa Allah bu, mau mampir kerumah abi hanafi dulu" jawabku


"iya udah gak papa tapi jangan lama-lama yah" perintah nya.


****


" Abi saya pamit dulu ya abi..... salam untuk umi" ucapku pamit


" iyaa nak alif ... kiya gak kebagian salam kah ini he he he" canda abi


"iyah deh bi salamin juga he he he" dengan muka nahan malu ngomong begitu.


" iya udah bi sampai ketemu besok lagi.... Assalamualaikum"


"walaikum salam nak alif... hati-hati di jalan" salam dan peringatan nya


aku menaiki mobilku sambil melambaikan tangan ke abi, sepanjangan jalan aku hanya penasaran dengan ibuk .... kok tumben sekali ibu memintaku pulang cepat.


sesampainya di rumah aku langsung masuk kerumah.

__ADS_1


"Assalamualaikum" salamku sambil memasuki rumah


" walaikum salam " eh anak ibu sudah pulang.


"nanti kita makan malam bareng yah sama ibu serta ada keraabat ibu juga yang akan makan malam di rumah kita" jelas ibu memberitahukan maksud nya menyuruhku pulang cepat.


"iyah buu..... alif mau mandi dulu, habis magriban alif turun" pamitku sama ibu, aku tau pasti ibu lagi berusaha dekatin aku sama perempuan, kalo begini bisa ketebak.


tidak lama terdengar suara azan berkumandang........


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)


Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)


Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)


Hayya 'alashshalaah (2x)


Hayya 'alalfalaah. (2x)


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)


Laa ilaaha illallaah (1x)


setelah selesai menunaikan sholat magrib dengan cepat aku mengganti baju dan turun ke dapur, di meja makan sudah ada ibu, ayah dan kerabat nya.


"maaf sudah menunggu lama" ucapku dengan nada yang dingin.


"ngak papa al...kita juga baru duduk kok" jawab ayah


loh itu cewekan salah satu karyawan ku, kok ada di rumah... jangan - jangan anak kerabat ibu.


"iya pak saya tiyas bagian sampling pak" tuh kan benar dia karyawan ku, perasaaku mulai ngak enak ini...


" ohh jadi kalian sudah saling kenal ... kalau begitu bagus dong" jawab ibu dengan wajah yang gembira.


"iyah bu.... tiyas ini salah satu karyawan ku" mencoba menjelaskan


"tapi kalian nampak serasi he he" ibu tiyas main nyambar di obrolan kami.


" maaf tante sepertinya tidak... saya tidak suka wanita yang ngumbar aurat nya" jawabku langsung to the point, pasti habang tu muha nya (pasti merah tu muka nya)


"alif.... jaga sopan santun dan lisan mu nak" gretak ibu kepada ku karena tidak terima.


"maaf bu... sepertinya alif masih banyak kerjaan.. kalau begitu permisi saya naik keatas dan selamat menikmati makan malam nya" jawab ku asal sengaja untuk menghindari pertemuan ini, aku pun langsung pergi tanpa menoleh ke meja makan.. ayahpun tak meneggurku pasti dia tau apa yang aku pikirkan.


*di dalam kamar


Alhamdulillah ... stok makanan di dalam kamar masih banyak, akhirnya aku mengambil roti serta selesai kacang dan ngak lupa kopi, "maafkan aku bu sudah mempermalukan anak kerabat ibu" batinku.


setelah terisi perutku jadi kebayang sama kiya kok jadi kebayang sama anak baru he he he (senyumku tidak lepas) telpon rian ah.


"Assalamualaikum.... rian"


"iya bos ... ada apa" jawab nya


"tolong cari kan no hp atau whatsapp nya kiya dong ian" mintaku sama rian

__ADS_1


"siap bos kalau cuma begituan mah gampang" jawabnya enteng tapi ku suka gaya nya.


"nanti saya wa kan bos no nya"


"siip di tunggu yah ian" memastikannya


tiit tiit tit (pertanda pesan masuk)


[Rian ]


+6285759xxxxxxx ini bos no hp nya dan no wa nya... jangan lupa boss upah nya ๐Ÿ˜…


[Alif]


oke sohibku thanks ya ian... aman aja aku tau kamu pasti minta traktir di bule soto lamongan kan ha ha


[Rian]


Tau aja kamu boss ... he he ๐Ÿ˜ di tunggu kabar nya ya bos


[Alif]


Sippp aman


itu pesan terakhirtku ke rian, alhamdulillah dapat juga nomor hp nya kiya.... emmm aku telpon apa, aku wa aja ya.. telpon aja kali yah skalian dengar suara nya (sedikit ragu)


๐ŸŽถKetika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu


Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta


Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang


Sujud syukur padamu atas segala cinta ๐ŸŽถ


Terdengar Nada sambung panggilan nya lagu dari Melly Guslow, terhanyut ku sampai lupa panggilan nya sudah di jawab.


"Assalamualaikum... hallo ... hallo no baru siapa yah haloooo" panggilnya kiya dengan panjang


"walaikum salam... ini aku alif" jawabku langsung sebutkan nama


" maaf ini alif siapa?? alif teman nya Ba bukan" ini pura-pura gak tau apa beneran gak tau pakai ngeledek segala lagi.


" ini aku bos kamu kiyaaaa" sedikit ada penekanan menjawab nya malah terdengar suara ketawa di sebrang sana.


" ha ha ha maaf maaf pak, kenapa pak telpon mau bicara sama abi" jawabnya kiya


"jelas-jelas aku telponya ke kamu yah mau ngomong nya juga ke kamu lah" geregetan sama kiya rasa nya pingin di apain tuh anak.


"yeeee pak aliff santai pak ... Tariik Nafas Hembusskan Terus istigfar pak" ucapnya mengarahkan ku dan akupun mengikutinya


"ya udah kiya kalau begitu saya tutup dulu yah salam aja buat abi umi" jawabku langsung permisi karena bingung mau ngomong apa akhirnya telponya di lanjut besok-besok saja.


" iya pak.. kalau begitu assalamualaikum"


"walaikum salam" harus nya aku yang bilang begitu eh malah terbalik dasar aneh (dengan wajah yang sumeringah)


...---------------------------------...

__ADS_1


Terimakasih yang sudah lanjut ke eps 8 ๐Ÿ˜Š


..._________________________________...


__ADS_2