
...Ada saatnya kamu memperjuangkan dan diperjuangkan oleh seseorang. Bersabarlah dan fokuslah untuk memantaskan dirimu. Yakinlah Allah akan hadirkan dan tunjukkan penyempurna agamamu di saat yang tepat...
****
Di kediaman umi yasmin semua anggota keluarga di sibukan dengan menata dan membantu kiya yang memakai gamis syar'i berwana putih tulang di padukan dengan brokat gold serta hena yang cantik.
"Masya Allah anak umi cantik banget" ucap umi yasmin
"Alhamdulillah mi, berkat ukhti dijah juga ini, simpel tapi elegan kiya suka" ucapku bahagia juga sedih.
"La muka mu kenapa jadi sendu nak?"
"Kiya kangen umi dan abi seandainya mereka juga ada di sini" sungguh aku merindukan orang tua ku (batinku)
"Jangan sedih nak, lebih baik kamu berdoa semoga mereka turut bahagia"
"Iyah umi... emmm satu lagi mi!
"Apa itu?
"Bagaimana dengan calon suami kiya mi?
"Wahh kalau itu kamu lihat secara langsung aja jadi kamu bisa menilai langsung juga"
"Ihh umi... gak ada bocoran gitu?
"No...." umi yasmin pun pergi meninggalkan kiya yang masih menunggu calon nya datang.
****
Di Hotel X
Sama hal dengan di rumah umi yasmin bahkan lebih heboh di hotel. Semua persiapan seserahan sudah di tata di mobil.
Daffa selaku pemeran utama di situ hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kaka ipar nya super heboh.
"Daffa gimana kamera ku sudah ketemu belum?
Bang Adim sibuk mencari kamera nya dan kawan-kawan nya yang sudah di siapin jauh hari.
"Emang tas nya warna apa bang? mondar mandir aja dari tadi"
"Warna hitam daf ada tali selempang nya... wahh pasti ke cecer nih, aku kan mau dokumentasi hari bersejarah ini" cerocos nya bang adim
"Seperti nya tadi sudah di bawa sama abi, coba abang tanya ke abi dulu siapa tau lihat"
__ADS_1
"Hemm oke oke terima kasih info nya, kamu siap-siap gih kami tunggu di lobby"
"yee aku juga telat siap-siap karena abang"Batinku
"Siap bang bentar lagi aku nyusul"
Lobby Hotel
Semua keluarga sudah menunggu tapi hanya bang adim yang turun.
"Loh dim, daffa nya mana gak turun" Tanya umi
"Sebentar nyusul mi! oh iyah abi liat tas warna hitam gak?
"Yang ini kamu maksud? ucap abi mengambil tas dari belakang tempat duduk nya.
"Astagfirullah abi.... ini abang carin dari tadi di atas sekali nya abi bawa"
"He he maaf nak tadi abi mau bilang pinjam tapi kamu nya lagi mandi"
"Pinjam untuk apaan bi? tanya adim denga wajah heran
"Yah untuk kami foto-foto lah dim, untuk kenang-kenangan di hotel ini 😊"
"Ini...."
"Mana si daffa ini kok lama banget" ucap bunda
Ting... (Lift Terbuka)
"Waw ganteng sekali anak calon mantuku" ucap abi
"Ayo kita foto bersama dulu" ucap paman daffa yang sudah siapkan tongkat kamera
"Ayoo" Ucap serempak
Setelah foto bersama tidak lupa berdoa untuk kelancaran acara lamaran. Setelah selesai semua mereka menuju rumah umi Yasmin
***
Kediaman Umi Yasmin
Tidak Terlalu banyak yang di udang hanya keluarga dan tetangga dekat.
Semua pihak keluarga umi menyambut kedatangan calon suami kiya.
__ADS_1
"Nak tolong, panggilan kiya di kamar calon suami nya sudah datang" ucap umi yasmin
"Baik umi"
Tokk Took Took
"Kiya... kamu sudah siap? tanya nya di balik pintu
"Sudah ukh"
"Ayoo ukh bantu..."
"Baca Basmalah kiy semoga acara berjalan lancar"
"Iya" hanya kata itu yang mampu keluar dari mulutku sungguh aku gugup, takut, haru semua campur aduk. Umi abi aku ingin kalian disini (Jeritan hati )
Kiya yang di tuntun dijah turun dari tangga hanya menunduk tidak berani melihat siapa yang datang melamar nya, Semua mata melihat keanggunan kiya yang menyembunyika wajah cantik nya dengan cadar.
(Karena Pandemi acara lamaran ini juga mengikuti protokol kesehatan)
Kiya yang masih melihat ke bawah itupun di teggur umi yasmin.
"Nak liatlah calon suami mu! ucap umi yasmin berbisik di telinga kiya
"Saya malu mi"
"Maaf keluarga dari pihak laki-laki kiya nya malu, mungkin kita lanjutkam saja acara nya"
Setelah umi yasmin menyampaikan itu acara berlanjut dengan daffa meminta izin soal lamaran nya.
..."Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh"...
Maksud kedatangan saya ke sini dengan niat yang baik dimana Yang aku tahu, sebaik-baik perhiasan adalah wanita dan istri yang sholehah. Wanita itu sudah aku dapatkan yakni ibuku. Maka selanjutnya, maukah kamu Annisa Sanari Azkiya menjai istri sholehahku?
Kiya yang mendengar suara laki-laki itu pun langsung menatap manik wajah daffa, pria yang dia tunggu-tunggu kabar nya sekarang ada di hadapan nya, Bagaikan mimpi tapi nyata. Air mata nya sudah keluar dari mata indah nya. kiya tak mampu menjawab.
" Jangan menangis de, aku datang untuk menjemput mu" Daffa tak kuasa melihat kiya yang penuh kerinduan dan haru ini kedua kalinya daffa melihat kiya menangis.
...--------------------------------...
...Alhamdulillah sudah up...
...Terimakasih yang sudah baca Janji Suci Di Tanah Suci sampai sini 🤗😘...
...Terus dukung author ya 🤗...
__ADS_1