
#Daffa
Ternyata yang aku lihat itu kiya, di tengah deras hujan apa yang dia lakukan kenapa penampilan nya kacau.
Akupun meneggurnya dan mengajaknya masuk ke mobil sedikit ragu dia untuk ikut dengan ku.
Tidak ku tanyakan ada masalah apa dia? aku ingin dia terlihat nyaman saat bersama ku, akupun menanyakan kemana ia ingin pergi dan kiya tidak tau tujuan nya, dia tidak mau pulang kerumah aku semakin bingung mau bawa dia kemana kalau aku bawa pulang bisa kena skors sama bunda.
Setelah sampai di rumah nya aku menyuruh kiya untuk tetap di mobil, tidak butuh waktu lama akupun sudah kembali ke mobil dan menjalankan nya.
"aku harus bawa dia kemana... apa aku ajak umroh aja yah" Batinku
"kamu mau ikut aku besok, sepertinya kamu butuh pendekatan yang khusus untuk mengadu" pelan pelan aku berbicara sma kiya
"Maksudnya apa ka? ikut kemana? "
"Ikut kaka ibadah Umroh" jawabku spontan
"andai kiya punya passort pasti kiya ikut ka, kiya juga ingin ke Tanah Suci"
"Astagfirullah... iya maaf kiya saya sampai gak kepikiran ke situ he he, trus kamu kemana" ucapku yang menanyakan lagi tujuan nya.
"ka daffa sebenarnya aku belum tau mau kemana, ada kerabat tapi dia sudah bekeluarga kiya tidak enak numpang di rumah nya, mungkin cari kos-kosan aja ka"
ada masalah apa kiya sampai nekat keluar dari rumah suaminya.
"kiya..bunda punya beberapa kosan muslimah tidak jauh dari rumah kami, sepertinya ada yang kosong 1, bagaimana kiya?"
Aku baru sadar kosan nya bunda ada yg kosong 1.
"Boleh ka"
ucapnya singkat
"kita kerumah bunda dulu yah, kamu tidak apa-apakan kalau kita mampir dulu" tanyaku penuh hati-hati
"hem iya ka"
15 Menit berlalu sampai di kediaman bunda daffa
__ADS_1
"Assalamualaikum ucapku, kiya yang takut sembunyi di belakang ku"
"Waalaikum salam, daffa kok lama?"
"Daffa bawa seseorang untuk bunda hehe"
"bawa siapa? Mantu bunda yah?" tanya bunda dengan wajah yang berseri
"bukan bundaa...ih bunda mah ngaur" akupun menggeser badan terlihat kiya dengan wajah pucat nya tersenyum
"Assalamualikum bunda"
"waalaikum salam...astagfirullah nak kiya, ayo masuk dulu..liat baju mu basah begini"
Bunda dengan semangat 45 menarik kiya ke dalam rumah, mata nya pun mengisyaratkan ku untuk masuk.
"kiya ayo duduk dulu, bunda buatkan Teh hangat ya"
"tidak usah repot-repot bunda, maksud kedatangan kiya ingin menanyakan kos-kosan bun"
"loh nak kenapa ngekos?tinggal sama bunda aja juga gak apa - apa kok bunda malah senang"
"Kiya tidak enak bun dengan tetangga, kiya juga tidak mau nanti mas alif salah paham dengan kiya karena tinggal di rumah ka daffa"
"Iyah kiya bunda paham, bunda tidak akan tanya apa masalah mu nak kiya, bunda beharap kamu bisa lebih bijaksana aja , pasti orang tua mu tidak tau kalau kamu pergi dari rumah suami, jangan larut-larut dalam kesedihan ini sudah malam besok pagi aja yah bunda antar kiya ke kos-kosan, malam ini tidur di sini dulu"
"Iya bunda terima Kasih ya bun sudah terima kiya"
"Hem hem hem serasa anak tiri nih, di abaikan" akupun memecahkan keheningan yang ada karena tidak tega dengan kiya mulai lelah
"Emang benar anak tiri hehe, sudah kamu bikin kan teh jahe buat kiya?" Tanya bunda
"Sudah bun, sebentar daffa ambilkan dulu"
"Ayo nak kiya bunda antar ke kamar biar bisa langsung istirahat, nanti teh nya bunda bawakan yah" senyum bunda tulus membuat kiya terharu,
"Seandai nya mertuaku sebaik bunda" Batin kiya
***
__ADS_1
#Bunda
"Daffa come here Now" muka tegas nan bijak dari bunda muncul
"Iyah bun...."
Bunda pun menjewer telinga daffa sambil membawa nya ke kamar.
"Bandel ya sama istri orang? Berani bawa kerumah !!" Tatapan tajam dari bunda
"Ampuun bun... dengar dulu penjelasan daffa" bela sambil mengelus teling
"Coba jelaskan" perintahnya
"Saat daffa ke rumah abi gak sengaja nemuin kiya yang bejalan kaki, ya sudah daffa tawarin kan sekalian mau ke rumah orang tua nya bun, sekalinya kiya tidak mau turun dan pulang ke rumah orang tua nya takut mereka khawatir, kiya minta di carikan kos-kosan naah kosan bunda kan ada yang kosong dari pada cari malam-malam hujan kan daffa takut hilaf he he"
Tiba tiba tangan bunda naplok mulut daffa
"Astagfirullah bun jahat amat sama anak sendiri"
"Makanya hawa nafsu itu di tahan" geram deh liat tingkah anak laki satu-satunya
"Iyah itu bun... maka nya daffa bawa kesini cepat sebelum setan nya datang"
"Bunda senang kamu bawa dia kerumah setidak nya kiya aman di sini, sepertinya dia lagi ada masalah daffa, lebih baik kita tidak ikut campur cukup membantu nya dengan baik"
"Iyah bun... bunda istirahat sudah besokkan mau antar daffa ke bandara"
Ucapnya daffa penuh perhatian.
"Iyah sayang...bunda pasti kesepian deh"
"Kan sudah ada calon mantu bun he he he"
Dasar bucin, bini orang mau di jadikan mantu, he he daffa daffa, Semoga aja yah nak "Batinku"
...-------------------------------...
ALHAMDULILLAH UP LAGI
__ADS_1
TERIMA KASIH BUAT YANG UDAH BACA DAN DUKUNG 😘