
Deg
Jasmine yang mendengar ancaman tersebut langsung terdiam dan menatap takut ke arah Libra. Laki-laki itu tersenyum puas melihat ekspresi Jasmine yang sangat berbeda dari sebelumnya yang penuh dengan tantangan.
Seluruh tubuh Jasmine bergetar dan ia berusaha untuk melepaskan diri tapi karena sebuah ancaman dari Libra tersebut lah membuat dirinya tak bisa banyak bergerak dan hanya pasrah dalam keadaan yang benar-benar ketakutan.
Wanita itu menarik napas panjang dan melepaskannya secara perlahan. Terlihat jelas bahwa dirinya hendak menangis tapi sama sekali tidak bisa meneteskan air matanya karena takut Libra akan semakin semena-mena kepadanya.
"Kenapa? Di mana mulut sialan lo itu? Kenapa lu sama sekali nggak bisa berbicara lagi? Takut? Emang cewek kayak lo itu murahan." Jasmine yang mendengar hal tersebut tentu saja tidak terima karena dirinya dikatai cewek murahan. Padahal Ia sama sekali tidak seperti itu dan bisa-bisanya dituduh oleh orang luar yang sama sekali tidak mengetahui kehidupannya.
Orang-orang tersebut hanya menebak dan mengatakan apa yang ingin mereka katakan tanpa memikirkan bagaimana keadaan yang sesungguhnya. Tentunya seorang Jasmine tidak semudah itu untuk menerima setiap ucapan penghinaan itu.
__ADS_1
Ia memandang ke arah Libra dengan tatapan tajam dan kini melepaskan diri. Tangan Libra yang digunakan untuk membekap Jasmine pun dilepaskan dan wanita itu menarik napas panjang seraya menghirup udara dengan lega.
"Kenapa? Lo berharap gue takut sama lo? Lo ngatain gue murahan, seharusnya orang murahan itu adalah lo. Gue yakin banyak cewek yang udah lo pacarin dan lo sama sekali nggak bisa bertanggung jawab. Beda sama gue yang nggak pernah menyentuh namanya pacaran."Jasmine seolah-olah ingin menceritakan kepada orang lain bahwa dirinya terlahir sangat suci dan sampai sekarang juga masih jauh dari pergaulan bebas. Tentunya perbedaan itu sangat mencolok antara dirinya dan Libra.
Libra adalah cowok nakal dan bahkan aroma alkohol dan rokok masih tercium pada tubuhnya. Dari tadi Jasmine menahan perutnya yang mual mencium hal tersebut.
Bagaimana tidak setiap kali ia melihat Libra rasanya ingin mengumpat. Laki-laki itu memang sangat jahat dan bahkan tak pernah peduli bagaimana perasaan orang lain.
Sontak ya langsung menarik tangan Jasmine dan kemudian menyandarkan tubuh Jasmine kembali ke tembok. Ia mengunci pergerakan Jasmine dan mendekatkan wajahnya.
"Ucapan lo bisa aja bohong. Gue tahu kalau lo itu pemain." Lagi-lagi Jasmine ingin rasanya menampar mulut semena-mena pria itu.
__ADS_1
Laki-laki tersebut menghela nafas panjang dan kemudian mendekatkan wajahnya. Sontak hal tersebut menjadi sangat menakutkan dan tanpa sadar Jasmine langsung menangis.
Wanita itu sudah kehilangan semangat dan Ia juga sudah tak sekuat itu melawan. Seolah-olah ia telah kehilangan harapannya. Ia pun memejamkan matanya dan berharap tidak terjadi apapun.
Benar, karena saking ketakutannya Jasmine lantas pingsan. Libra yang baru saja menyentuh bibir Jasmine terkejut merasakan bahwa tubuh wanita itu terjatuh.
Akan tetapi dengan sigap ia menyambutnya. Libra masih termenung karena baru kali ini ia merasakan bibir yang cukup lembut. Padahal sebelumnya ia sama sekali tak pernah merasakan secandu ini.
______
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.