
Flasback on
Anak-anak panti asuhan Bunda Kasih sedang bermain di halaman, seorang anak perempuan penyandang difabel berjalan menggunakan tongkat sebagai penunjuk jalan,menyusuri jalan khusus difabel menghampiri kursi taman dan duduk sendiri menyendiri di sudut yang tidak jauh dari taman .
Lea yang menjadi relawaan dipanti asuhan kemudian menghampri,mensejajarkan posisi tubuhnya dengan gadis itu.
“ Hai…!”sapa lea mensejajarkan posisinya menghadap gadis itu
“Halo kaka !” Sapa balik gadis itu dengan pandangan lurus
“Ada yang biasa kaka bantu ?” Tanya lea masih tetap di
posisi yang sama
“Tidak ada ka” Jawab gadis itu
“Boleh kaka duduk bersama kamu?”Tanya lea lagi.
“Boleh,tidak apa-apa ka”jawab gadis itu memeprsilahkan duduk di sampingnya.
Gadis kecil itu bernama Gisel, dia di tinggalkan oleh orang tuanya sejak lahir dan di besarkan di sana.Dia salah satu anak berkebutuhan khusus menyandang kebutaan sejak lahir .
Setiap kali Lea mengunjungi panti di setiap akhir pekan,Lea sering berinteraksi dengan Gisel . Interaksi antara Lea dan Gisel tidak luput dari pandangan
seorang pria paruh baya bernama Adam Loius donator tetap di panti asuhan Bunda Kasih.
“Siapa gadis itu bu?”Tanya Adam pada orang di sampingnya
“Dia relawan panti Pak Adam, setiap akhir pekan gadis itu menjadi relawan membantu dan menemani anak-anak di sini“ Jelas wanita paruh baya itu sebagai kepala panti asuhan.
“Dia gadis yang baik dan ceria, Gisel anak yang sering
sendiri dan jarang berinteraksi dengan teman seumurannya tetapi dekat dengan gadis itu dan membuat gisel sering terlihat tersenyum saat bersamanya.” Kata ibu panti menjelaskan perubahan gisel
“Luar Biasa.” Kata Adam kagum
Mereka tersenyum ceria sambil bercanda, interaksi mereka tidak luput dari pandangan Adam. Sesat kemudian Adam berpikir bisahkah gadis itu membantunya merubah anaknya untuk tersenyum kembali seperti anak tadi.
Selama ini bukannya Adam tidak berusaha untuk melakukan berbagai cara merubah sikap Marcel ataupun ingin melakukan pengobatan pada penglihatannya. Tetapi Marcel sendiri yang menutup dirinya .
Kehilangan Ibunya seakan hidupnya suram.Marcel
sangat dekat dengan ibunya, bahkan dia berkeinginan memiliki pendamping seperti
Ibunya.
“Saya minta data gadis itu boleh bu?”Tanya Adam memohon
“Baik pak, nanti saya berikan” jawab ibu panti
Flasback and
***
“Namanya Azalea Adrian usia 20 tahun,dia mahasiswa pisikolog di universitas Global. Dia menjadi relawan panti asuhan Bunda Kasih sejak 3 bulan lalu.
Ayahnya sudah meninggal satu bulan lalu, Ibunya sedang di rawat di rumah sakit Restu mengidap penyakit ginjal dan harus sering melakukan cuci
__ADS_1
darah.” Jelas Doni
Adam mendengarkan secara saksama penjelasan Doni orang kepercayaannya.
Ok lanjutkan..!”
“Berasal dari keluarga sederhana,tinggal di lingkungan
sederhana.Dia anak tunggal dari pasangan
Pak Roni Adrian dan Ibu Sela Adrian."
"Pak Roni adalah karyawan di perusahaan milik
Tuan,dia menjabat sebagai Manajer Lapangan. Pak Roni terkenal orang baik dan jujur di tempat kerjanya, begitulah keterangan dari teman serekannya.”Jelas
Doni
Adam terdiam nampak berpikir mendengar penuturan dari asistennya, sesat kemudian dia teringat bahwa sahabatnya memiliki anak yang kuliah di kampus tersebut dengan jurusan sama pula dengan gadis yang di cari informasinya. Dia berdiri mengeluarkan handphone dan menghubungi nomer
telephone sahabatnya itu.
“Tut” Terdengar suara telephon tersambung
“Halo,Adam ada apa?”Suara dari sebrang dalan telephone
“Halo Syam,kamu sedang sibuk tidak? Bisa kita bertemu?”Tanya
Adam
“Apa ada hal yang penting?”Tanya suara dari sebrang
“Baiklah jam makan siang di restoran Golden” Suara dari sebrang mengiyakan ajakan Adam
Sementara Doni masih tetap berdiri disana menunngu
pembicaraan Tuannya selesai.Adam menyudahi panggilannya dan mengalihkan pandangan pada asistennya Doni. Berjalan menghampiri meja kerjanya dan duduk disana.
“Bagaimana perkembangan Marcel sekarang Doni? Apa sikapnya masih dingin dan tertutup ?” Tanya Adam ingin tahu
“Sikap tuan muda masih sama tuan,masih sering mengalami mimpi buruk. Saat ini tuan muda menjadi guru pengganti di sekolah luar bisa.” jelas Doni
“Itu bagus.”kata Adam
“Bagaimana menurutmu Doni,jika saya mempekerjakan gadis itu untuk menemani Marcel dan mengurusi keperluannya?”
“Selama ini hanya kamu yang mengurus keperluan
Marcel,sementara kamu juga mengurusi perusahaan juga disini”
“Sepertiny gadis itu anak yang baik,ceria dan kemarin saat saya mengunjungi panti dia memahami bagaimana menghadapi anak anak yang berkebutuhan
khusus.”Kata Adam berpendapat sambil melihat kertas berisi informasi Azalea
“Tidak ada salahnya di coba tuan selama ini tuan muda jarang berinteraksi dengan banyak orang semenjak kecelakaan itu merubah dirinya
tertutup” Kata Doni menjelaskan
__ADS_1
“Ya…sikap Marcel menjadi dingin semenjak kehilangan ibunya.Saya ingin melihat Marcel yang dulu meski
dingin sikapnya tapi dia terlihat bahagia saat masih ada ibunya.” Kenang Adam
“ Nanti saya akan menanyakan tentang gadis itu pada Syam dan menyuruh anaknya untuk menawarkan pekerjaan kepada gadis itu. Informasi dari kamu ibunya sakit dan harus sering melakukan cuci darah dan itu butuh biaya yang tidak sedikit.”
***
Siang itu Adam pergi menemui temennya di restoran yang sudah dijanjikan. Didalam restoran nampak seorang pria seumuran dirinya sedang duduk
menunggu. Pria itu bernama Syam ayah dari Vina teman kampu Azalea.
“Hai Syam !” Sapa adam sambil melambaikan tangannya
Adam berjalan menghampiri tempat duduk yang sudah di tempati ole Syam
“Sudah lama menunggunya ?” Tanya adam sambil menggeser kursi untuk ia duduki.
“Maaf,sedikit macet di jalan” Sesalnya
“Tidak apa, belum terlalu lama. Jadi santai saja” Jawab Syam memahaminya
“Bagaimana kabarmu dan keluarga?” Tanya Adam
“Semuanya baik dam,bagaimana dengan dirimu ?” Kata Syam balik bertanya
Terdengar helaan nafas dari diri Adam, bahwa ada sesuatu yang di pikirkannya.
“Semuanya baik, hanya anakku Marcel sikapnya masih sama semenjak kecelakaan itu” Jelas Adam sedih
Syam tahu kondisi anak temannya ini. Perubahan Marcel terjadi sejak kecelakaan yang telah merenggut
penglihatan dan Ibunya. Setelah beberapa tahun, Ayahnya menikah kembali dan membuat Marcel semakin jauh dari Ayahnya.
“Lalu apa yang bisa aku
bantu?” Tanya Syam
“Tolong berikan kartu nama ku kepada putrimu untuk di berikan kepada temannya yang bernama Azale,dia satu kampus dan satu jurusan dengannya” Kata Adam sambil mendorong kartu namanya ke hadapan Syam
“Ya,putriku berteman dengan Azalea dia sering main
kerumahku. Dia gadis yang baik dan ceria. Ada kepentingan apa dirimu dengan Azalea ,dam ?”Tanya Syam heran
“Aku ingin menawarkan pekerjaan kepada Azalea untuk menemani dan mengurus kebutuhan Marcel, Selama ini Doni yang melakukannya aku kasihan dengan Doni jika harus double job.”
“Aku melihatnya tempo hari dipanti asuhan Bunda Kasih menjadi relawan disana dan aku terkesan dengan cara dia saat berinteraksi dengan anak anak yang berkebutuhan khusus. Maka dari itu aku meminta tolong padamu untuk memberitahukan putrimu tentang tawaran ini. Kebetulan saat ini dia
sedang membutuhkan biaya banyak untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit. “
Jelas Adam panjang
Syam mendengarkan penuturan Adam dan nampak berpikir.
“Baiklah,akan aku bicarakan dengan Vani tentang permintaanmu
itu” Kata Syam
__ADS_1
***