
Mengisi waktu luang karena pulang lebih cepat, Lea menyambangi rumah Vani sebelumnya dia menelepon Vani tentang keberadaannya.
"Kuberi tahu pakaian Marcel selalu jaket kemeja sederhana atau semacamnya tapi pakaiannya tampak pas dan bagus di badannya." Kata lea sambil mengingat akan penampilan sederhana Marcel
"Aku perhatikan sudah dua kali melihat dia diantar oleh seorang pria seusianya dengan mobil mewah apakah mungkin saudara atau temannya?"
"Mungkin saja temannya. Wajar kalau dia di antar mobil mewah bukankah Marcel anak tunggal Pak Adam dengan istri pertamanya." Kata Vani
"Ah ya.aku lupa." Jawab lea malu
"Kemarin leon mencari mu."
"Ada apa mencariku."Tanya lea selidik
"Mungkin ingin mengejar kamu kali. Katanya dia menyesal karena menyia nyiakan kamu yang tulus padanya." Jelas Vani cuek
"Ah itu sudah masa lalu, aku sudah tidak memiliki perasaan padanya. Aku tidak pernah mau memaksakan orang untuk menyukaiku balik." Jelas lea mengingat dulu dia sempat menyukai kakak seniornya yang di juluki pangeran kampus
Flasback on
"Jadi selama ini kau sudah memiliki kekasih." Kata lea terkejut saat melihat orang itu sedang berciuman dengan seorang wanita di tempat sepi sekitar kampus.
Lea tidak sengaja melihatnya ketika melewati tempat itu.
"Aku tidak bermaksud begitu lea." Kata orang itu mengelak
"Stop !!!" Cegah lea memotong pembicaraan orang itu
"Di sini aku yang salah karena sudah menyukaimu leon." Ucap lea dan pergi meninggalkan mereka.
Orang itu adalah leon si pangeran kampus yang dikagumi lea. Leon senior 1 tingkat dikampus Lea. Mereka dekat semenjak Leon pernah menolong lea ketika ospek.
Kedekatan mereka membuat lea menyukainya namun tidak mengungkapkannya. Kenapa lea tidak mengungkapkannya karena dia masih ragu dengan perasaanya.
__ADS_1
Flasback off
Lea yang sedang berada di kampus tiba tiba mendapatkan telpon dari Guru Anwar meminta bantuan untuk mengirim beberapa materi ke panti asuhan yang kebetulan panti asuhan yang di tuju sama dengan panti asuhan tempat dia menjadi relawan.
"Guru lea apakah kamu bisa membantuku untuk mengirim beberapa materi ke panti asuhan Bunda Kasih? Aku sedang ada keperluan lain jadi tidak bisa untuk mengantarnya
"Wah panti asuhan Bunda Kasih kebetulan sekali saya menjadi relawan di sana beberpa waktu lalu." Jelas lea merasa kebetulan
"Baiklah, setelah jam kuliah selesai aku akan kesana."
"Bagus lah, materinya ada di lemari arsip kantor." Kata guru Anwar memeberi tahukan posisi letak lembaran materi yang akan di kirim
"Terimakasi guru lea." Ucap Guru Anwar
Ketika sampai di panti asuhan lea bertemu dengan pengurus panti dan menjelaskan kedatangnya serta memberikan lembaran materi ke pengurus panti.
"Terimakasih telah mengirimnya kesini." Ucap pengurus panti
Ketika lea dan pengurus panti masuk ternyata di dalam sudah ada Marcel duduk di dalam sedang menunggu sambil membaca buku braillenya.
"Nak Marcel apakah kau kesini untuk menemui gisel ?" Tanya pengurus panti
"Ah bibi May."
"Lalu kenapa kau sendiri dimana gisel?" Tanya pengurus panti sambil menengok kesana sini mencari sosok gisel
"Ah tadi seorang anak perempuan menghampirinya mengajak untuk bermain." Jawab Marcel
"Ya,mereka selalu bermain bersama." Kata pengurus panti
"Sudah lama aku tidak bertemu denganmu, bagaimana kabarmu akhir akhir ini?" Tanya Marcel kepada ibu panti
"Cukup bagus." Jawab ibu panti
__ADS_1
Lea terus tersenyum mendengar percakapam antara Marcel dan pengurus panti. Dia berfikir mereka terlihat dekat dan akrab wajar karena Ayah Marcel adalah donatur tetap disana.
Dari arah luar masuk seorang perempuan yang mungkin salah satu pengurus panti lain lalu membisikan ketelinga ibu panti lalu keduanya meminta izin pergi karena ada urusan penting dan meninggalkan Lea dan Marcel di ruangan itu.Lea yang merasa senang karena tinggal berdua dengan Marcel mencoba mendekat
Melambaikan tangannya ke kanan kekiri memastikan bahwa Marcel tidak mengenalinya. Sambil menahan ketawa lea akan menggodanya
"Hai Marcel aku sangat sibuk akhir akhir ini sampai lupa bagaimana kabarmu." Sapa lea tersenyum geli
"Tidak Masalah, urus saja kesibukanmu jangan mengkhawatirkan aku." Jawab Marcel tenang
Mendengar jawaba Marcel atas pertanyaannya,lea tersenyum geli. Dia berpikir kalo Marcel tidak mengetahui kalau yang berbicara adalah dirinya dan beranggapan orang lain.
"Urusanku sudah selesai, kau duduk sendiri disini itu pasti bosan. Kita sudah lama tidak bertemu. Kita harus mengobrol." Kata lea masih terus mendekat
Marcel yang mendengar perkataan lea hanya terdiam menahan ketawa. Sebenarnya dia sudah mengetahui suara siapa itu.
Dengan sengaja lea terus mendekat kearah Marcel sambil berbicara.
"Apakah kau sudah memiliki pasangan?"
"Ajak dia jika menemuiku." Kata lea sambil terus menggodanya
Dengan sengaja mendekatkan wajahnya sambil menggoda Marcel dengan pura-pura sok akrab seolah dia teman lamanya. Wajahnya semakin mendekat ke arah Marcel seakan terhipnotis.
Sadar akan posisi orang di depannya semakin dekat Marcel menyudahi kepura puraannya.
"Apakah kau ingin mengetahuinya nona Lea." Jawab Marcel menggoda balik
Mendapat jawaban tak teduga dari Marcel yang sesungguhnya mengetahui bahwa dirinya yang berbicara lea perlahan memundurkan kepalanya dan berbalik sambil menahan malu.
Marcel hanya terdiam menganggap tidak pernah terjadi apa apa tapi sesungguhnya di dalam hati dia tertawa dengan tingkah konyol Lea.
***
__ADS_1