
Wah Calon Bunda Aksa cantik sekali, perkenalkan saya tantenya Aksa Marisa Adik dari papinya Aksa.
" Salam kenal dari kami, maaf saya bukan calon bundanya, cuma Bunda buat bohongan buat Aksa "ucap Fre membuat Marisa bingung.
" Sudah tamunya suruh duduk nanti mama jelaskan, Sasa Jagan lihat mereka seperti itu mereka takut " ucap Mamanya.
" Aku tuh udah seneng si Duda punya calon yang bening dan imut, eeh malah bohongan kecewa akunya mah " omel Marisa.
" Kita berdua saja mbk semoga jadi kenyataan " ucapan Ana membuat Fre melotot ke Ana.
" Tapi ke Empat orang di sana malah bilang Amin.
" Sudah Jagan goda Fre terus pipinya sudah seperti tomat, segera pesan makan " ucap Mama.
" Kalian semester berapa kuliahnya atau mungkin sudah kerja " pertanyaan Marisa membuat mereka tertawa.
" Kita masih sekolah Mbk, belum keduanya masih rencana tapi Fre sudah punya usaha " ucapan Ana membuat Marisa melonggo.
" Sekolah....!!! " ucapnya lantang.
" Iya Mbk kami masih sekolah " ucap Fre.
" Sumpah kalian ini bukan seperti masih sekolah, kalau kalian tidak pake seragam pasti tidak percaya " ucap Marisa.
" Sudah punya usaha apa , aku tuh seneng banget promosi loh aku bantuin dech, abis gak punya kerjaan anakku tinggal di pesantren " ucap Marisa.
" Fre punya toko kue Mbk lumayan rame walau bukanya di rumah ucap Ana " karena Fre sibuk dengan Aksa kalau Fre mau menjawab mulutnya selalu ditutup oleh Aksa, mungkin dia cemburu atau posesif.
" Duch ponakan Aunti posesif banget sich " Goda Marisa pada keponakannya.
" Bunda punya kue buat Aksa coba ya Bunda suapin, dan ini buat Tante dan mbk Marisa ucap Fre menyerahkan bingkisanya Fre membawa 3 kotak Bronis dan masih banyak bermacam kue yang sisa dari pengiriman satu boks kue buat Aksa yang di hias sama Ana Fre saja belum sempat melihat.
" Wah ini enak sekali "ternyata Marisa susah memkan satu.
__ADS_1
" Anak tante yang satu ini paling doyan kuliner tapi ya anehnya tidak bisa gemuk" ucap Oma.
" Cocok sama Ana tante " ucap Fre.
Ketika membuka kotak kue Aksa berapa terkejutnya Fre melihat hiasan Ana San membuat Fre sangat Malu.
" Maaf bukan saya yang menghias tapi Ana " ucap Fre sangat malu.
" Gpp ini unik sekali dan sepertinya Enak juga Aksa Aunti minta satu boleh " ucap Marisa memohon.
" Idak ini Unya Aca Anti iu Aja " Sambil menunjuk roti di depan tantenya.
" Icch pelit " ucap Marisa.
" Ini bener enak loh Siti ini bagi kedalam satu ya yang satu biar di bawa Marisa pulang dan lainya bawa pulang kerumah kesukaan papa ini " ucap Oma.
Mereka bersenda gurau tidak lupa mereka juga memesan kue dari Fre dan sangat banyak karena mau ada acara keluarga di rumah Marisa.
Aksa hari ini pisah dengan Fre tidak rewel kalau rewel Fre bilang tidak mau bertemu Aksa.
" Mama aku bener tersihir loh dengan Fre itu " Ucapan Marisa di iyakan Oleh Mamanya.
" Aku akan mendukung, dan menjadi Team sukses kalian ya " ucap Fre.
Malam pun datang Di rumah Aksa ramai karena Hari ini Anak mereka berkumpul meski Papi Aksa tidak Ada.
Marisa dan Alesia ada di rumah Aksa.
" Ma kue ini beli di mana seperti kue yang mama mertua pesan kemarin Dech " ucap Alesia.
" Itu dari Bundanya Aksa yang bikin, sangat enak dan lumer Aku pesan banyak buat Acara Keluarga Besok " Jawab Marisa.
" Maksudnya apa kak, kok bundanya Aksa, Abang sudah punya calon lagi " Tanya Alesia .
__ADS_1
" Doakan lah Kakak mau ikut mama jadi team sukses buat Fre dan Abang, biasanya ogah,tapi kali ini aku setuju " Ucap Marisa.
"Kamu tuh Sepeti mama kamu ikut menjodohakan Abangmu, ini enak banget kuenya, dan yang ini brownie pas di lidah " Papa seperti takut makan kuenya.
" Tuh yang papa habiskan yang buat bunda nya Aksa iya kan Aksa " Ucapan Mama membuat papa tersedak malu.
" Wah kalau ini, papa ralat, sambil terus mengunyah kue di depannya.
" Belum lihat orangnya papa sudah jatuh hati dengan kuenya " ucap Papa.
" Beneran enak nanti pas Acara keluarga undang saja kak, aku ingin bertemu dech Kapan sich" kata Alesia.
" Oke tenang saja bisa di atur Nanti biarkan kakak cantikmu ini berfikir, Si fre ini menurut kakak banyak keahlian tersembunyi tidak mudah di dekati " ucap Marisa.
Sedangkan di kamar Fre sedang memikirkan kedekatannya dengan keluarga Aksa yang kaya raya, dia seperti canggung dia memutuskan untuk sedikit menjaga jarak, apalagi papinya Aksa sepertinya orang besar, aku makan ngeri mendengar cerita mereka ucap Fre.
Hari berganti minggu dan Minggu Berganti Bulan, Fre sedikit menjauh hanya VC saja sama Aksa dan janji untuk bertemu.
Fre dan Ana seperti biasa ke sekolah dengan sepeda motornya Ana sekarang jarang memakai mobilnya lebih nyaman pakai motor tidak terlambat ke sekolah, kadang juga kalau darurat mobil Ana di buat angkut kue Fre Fre selalu izin mama dan mama selalu bilang tidak papa asal mama dapat Bronis gratis, padahal hanya candaan tapi saat Ana pulang kue yang tersisa dan Bronis selalu Fre bawakan Buat Mama Sari.
" Fre nanti siang jalan yuk sama anak-anak lainya Ana juga dan lainnya juga ucap Darma dan kali ini Fre mau dari pada galau di rumah lagian pegawai Fre sudah bisa jalan tanpa ada Fre baru kalau ada pesanan Bronies karena masih baru Dan Tar Fre sendiri yang turun tamgan sendiri Fre bilang ke mereka Harus PO tidak bisa dadakan.
Mereka datang ke Tempat yang di tentukan Darma dan ternyata Restoran punya Oma Aksa.
" Si Fre pasti kaget kalau si Ana sich anak orang kaya, tidak bakalan kaget" kata Desi teman monik mereka belum jera tapi main halus.
" Ayo kalian pesanlah makanan kesukaan kalian " Ucap Darma.
Mereka memesan dan Monik mengadakan permainan dan menantang Fre, dan Fre orangnya tidak gampang di tindas dan menyangupi tantangan yang di berikan Oleh Monik.
Ana dan Darma sudah sudah melarang bukan Fre namanya kalau menolak din tantang oleh orang.
" Jagan Fre, Jagan melakukannya, ini akan merugikan mu, mereka pasti punya rencana licik " Ucap Ana.
__ADS_1
" FAS Jagan lakukan oke...! 🍂"Larang Darma pada Fre.
Kira-Tantangan Apa ya dari Monik kalau ada yang komen aku kasih bonus Satu Episode.