
WARNING ADEGAN 21+. BIJAK DALAM MEMBACA.
MAAF YA LAMA TIDAK UP, SEBISANYA SAYA USAHAKAN UPDATETERUS. KALI INI UPDATE SEDIKIT PANAS MUMPUNG BELUM PUASA, KALAU PUASA TAKUT, MEMBUAT BATAL PUASA PEMBACANYA.
MOHON TERUS BERI DUKUNGAN BUAT AUTHOR YA SEMOGA SELALU BISA UPDATE SETIAP HARI.
TANPA DUKUNGAN KALIAN, TERASA HAMBAR, MENULIS TIDAK SEMANGAT MENULIS.
BANTU JUGA LIKE, KOMENTAR, VOTE DAN RATE. YA Terimaksih.
SELAMAT MEMBACA.
Sesampainya di rumah, Ana menyuruh Freya mempersiapkan semuanya ketika Sadam pulang, kali ini Freya menurut apa yang di sarankan oleh sahabatnya. Biasanya Freya selalu saja menolak, demi kebaiknya.
Malam pun tiba, Freya sudah deg deg gan, jantungnya sangat kencang,berdetak,Dia salting apa yang dia harus lakukan nanti.
" Malam sayang " Tiba-tiba Sadam muncul dari balik pintu membuat Freya kaget.
" Masyallah papi bikin kaget tau gak! sih.... jantung aku mau copot " Freya memarahi suaminya.
" Habisnya di sapa gak balas, melamun terus ya langsung nyelonong saja yank " ucap Sadam membelai rambut indah istrinya yang sepertinya habis di rapikan.
" Hari ini ada yang beda ya, rambutnya' baju tidurnya sangat bagus sayang " Terus mengoda Freya. Sedangkan Freya sudah panas dingin ulah dari tangan Sadam.
" Mandi dulu dech, Mas pulang kerja, banyak kuman dan Virus " Sambil mendorong Sadam untuk ke kamar mandi.
" Iya sayang,tapi Mas maunya di mandikan seperti Aksa gimana?" tanya Sadam.
" Iich, cepat mandi sudah malam mas" omel Freya.
" Papi mandi sana bau acem abis dari luar seharian " ejek Freya mencairkan suasana.
" Masak sich papi bau, perasaan papi gak pernah bau dech sayang " sambil mencium aroma tubuhnyq.
Tawa Freya pecah, menertawakan Sadam yang ternyata terbawa omongan Freya, padahal, itu hanya candaan Freya Saja.
" Tunggu ya nanti aku hukum kamu yank, berani godain aku heem " Setelah itu dia mandi sambil tersenyum melihat expresi Freya yang mendapat kata hukuman langsung menciut.
Gimana ini, aku harus gimana serem banget sich mau di hukum. Ana hpnya mati lagi Siti juga, mereka pasti sengaja dech. Sambil mondar mandir gak jelas.
Masa iya aku pakai baju yang di beli Ana, duh gimana ini. Freya semakin resah.
__ADS_1
Kita tinggalkan Sejenak Freya sedang gelisah.
Di tempat lain.
"Tidak mungkin! mereka sudah meninggal belasan tahun yang lalu, mana mungkin anaknya masih hidup, pasti hanya kebetulan saja, kamu terus cari tau kebenarannya "
" Siap Tuan"
" Aku tidak mau gagal..! pastikan kebenarannya "
" Siap Tuan "
Setelah anak buahnya pergi, baru dia mengajak istrinya berbincang di ruang kerjanya.
" Ada apa Pa, kenapa papa panik seperti ini hah cerita "
" Semoga ini tidak benar ma, hanya kebetulan menurut info dia dulu tidak meninggal dan anaknya akan membahayakan kita semua gawat ini ma" wajah panik.
" Papa Jagan ambil kesimpulan dulu tunggu sampai semua pasti dulu baru kita bertindak, bukanya dulu sudah di pastikan pa, pasti hanya kebetulan saja " Hibur sang istri.
" Semoga ma"
" Ayo tidur besok kita bahas, kalau perlu adikmu di beritahu pa" ucap nya.
Mereka merasa ketakutan karena, harta yang mereka miliki hasil meraampas yang bukan Hak nya. Manusia yang serakah, dengan bagiannya tidak cukup. akan merasa terancam dan gelisah karena pemilik SAH nya tiba-tiba muncul.
Kembali ke kamar Sepasang suami istri.
Sadam sagat terkejut dengan penampilan Freya yang mengunakan Baju tidur sangat tipis dan sedikit transparan membuat Sadam meneguk Salivanya.
" Sayang kamu mengodaku malam ini ya, Jagan salahkan kalau malam ini mas buka puasa hemm " mencupit pipi mulus Freya. Sedangkan Freya jantungnya sudah berdisko.
" Ehemm mas Jagan muat aku malu ya, ucap Freya langsung naik ranjang dan sembunyi di dalam selimut karena tidak kuat menahan malu.
" Sayang ayo buka selimutnya mas mau lihat baju tidur kamu bagus banget, kapan belinya " terus mengoda Freya merebut selimut Freya.
Aksi rebutan pun terus berlanjut sampai akhirnya Sadamlah pemenangnya dan Freya jatuh terlentang akibat ulah Sadam.
Freya sudah Terlentag Sadam yang sudah tidak bisa menahan langsung merangkak lagi naik di atas Freya, Nafas mereka memburu.
Freya menarik selimut di sebelahnya karena malu.
__ADS_1
Tanpa permisi Sadam Dengan cepat menyesab Bibir ranum Freya. Freya pun terbawa suasana panas yang di ciptakan Sadam, tapa sadar Freya mengikuti Sadam, kesempatan itu di gunakan Sadam, dia mengigit Bibir bawah Freya dan secepat kilat Sadam sudah menjalajah ronga mulut Freya ,hanya suara decapan yang terdengar di ruangan.Sadam yang sudah di kuasai nafsu, dia segera memastikan pintu terkunci dan mematikan ponselnya dan juga milik Freya karena dia malam ini tidak mau terganggu dan gagal.
Freya Sempat bangun dan lari ke kamar mandi. Sadam Menunggu di depan kamar mandi. Sadam langsung menyerang Freya dengan Mel***t bibir Freya. tanpa melepas pangutanya, Merebahkan tubuh Freya di tempat tidur dengan sedikit menindih Freya.
Ciuman Sadam mulai turun kebawah leher jenjang Freya.
Banyak kecuapan yang di berikan Sadam dan gigitan kecil menampilkan bekas kepemilikan.
Freya yang mendapatakan serangan itu hanya menggeliat merasakan sensasi.yang sangat nikmat menurut Freya.
" Eehm " suara Erang Freya. menikmati belaian Sadam
Sadam yang melihat Freya menikmati belainanya.
"Mas Freya mau minum dulu " ucapan Freya membuat Sadam menghentikan Aksinya yang sudah tidak dapat di bendung.
" Iya Sayang kamu haus ya, mas sudah gak kuat sayang " bisik Sadam pada Freya.
Setelah meminum air yang di ambilkan Sadam sampai habis Freya merebahkan tubuhnya lagi, sedangkan Sadam mwnaruh lagi gelasnya di meja.
" Freya kembali menutup tubuhnya dengan Selimut, karena batunya sudah berantakan karena ulah suaminya.
" Sayang kenapa di tutupin lagi, kita lanjut lagi ikalan sudahkan " sindir Sadam.
Sadam mebuka selimut Freya lansung
Mengulang kembali apa yang di lakukany tadi dan membuat Freya melayang Lagi, Supaya tidak ada iklan lagi, kali ini Sadam pastikan akan berhasil. Sadam terus melancarkan aksinya pada Freya.
Sekarang Sadam bergerilya menuju tempat Favoritnya.
Karena Sadam sudah pernah mencicipinya.
Waktu menjebak Freya yang kebablasan. Sadam Sangat ingin kali ini bisa sepenuhnya.
Sadam langsung menyingkirkan yang menjadi penghalangnya. untuk memiliki buah favoritnya.
Setelah semua terlepas Sadam langsung. memburunya .
Sadam langsung menyesap salah satu dua buah yang mengodanya, Sadam terus menyesap bergantian seolah dia sedang kehausan. Sedangkan Freya hanya bisa mendes@h menikmati kenakalan Sadam. Mendengar suara des@han Freya membuat tangan Sadam semakin nakal menjelajahi tubuh mulus Freya. Tangan Sadam terus bergerilya.
Kita Lanjutkan Di BAB selanjutnya apakah berhasil atau Ada iklan lagi simak terus ya.
__ADS_1
JAGAN SAMPAI TERLEWATKAN MUMPUNG BELUM PUASA.