JEBAKAN OM DUDA

JEBAKAN OM DUDA
Episode 54.Drama Malam Pertama.


__ADS_3

MOHON MAAF LAMA TIDAK UPDATE.


Bantu beri saran ya, kalau semisal ada yang tidak di sukai dalam isi cerita atau penulisan kurang bagus banyak Tipo atau kesalahan menulis supaya author bisa memperbaikinya.


Bantu semangati Author ya


Like


Komen


Favorit


Vote


Rate


SELAMAT MEMBACA.


Om juga pamit ya sayang doa terbaik buat kalian, Khusus buat kamu Abi! Freya masih Ada Om nya Jagan pernah membuatnya menangis atau kamu menyakitinya, maka Om akan membawanya pergi dari kamu! ini Serius! " Ancaman Om Sandi.


" InsyaAllah Om saya akan menjadi papi dan Suami yang baik pada mereka berdua" Jawab Sadam sedikit grogi mendengar Ancaman, Freya akan di bawa pergi oleh Om Sandi.


Setelah kepergian Om Sandi datanglah Jerry dan kawan-kawan nya.


Mereka datang untuk menggoda dan mengerjai Sadam, yang mereka lihat sagat bucin pada Freya, adik tercintanya.


Mereka sengaja mendekati Freya untuk membuat Sadam marah karena terbakar cemburu.


Mereka sengaja seperti itu, supaya Sadam Gusar dan marah meninggalkan ruangan itu, tujuannya, supaya mereka leluasa berbicara pada Freya.


" Dek selamat ya semoga kamu bahagia, kalau butuh apapun beritahu kakak, atau kalau Abi membuatmu terluka atau apa pergilah ke kakak " ucap Jerry yang menyesali tidak bisa membantu Freya saat dia kesusahan.


" Oke kak Jer, doakan yang baik baik saja ya, semoga aku selalu bahagia ya kakak " ucap Freya manja.


" Oke Adikku tersayang " jawab Jerry.


Setelah Jerry pergi Sadam baru muncul, itu membuat Freya marah dan tidak bicara pada Sadam dia memutuskan untuk tidur bersama sang putra.


Sadam hanya bisa bernafas berat mendapatkan istrinya lebih memilih putranya dan Siti lebih arahnya lagi kamar mereka di kunci.


Pandu yang melihat hanya menahan tawa melihat sang Bos, galau karena malam pertama yang kelabu.


" Bos! kenapa? ayo ngopi saja di teras dari pada galau " Sindir Pandu.

__ADS_1


" Siapa yang galau... sok tau kamu pandu, ayo katanya ngopi " Sadam menahan malunya pada Pandu, yang pasti akan mengadu pada orang rumahnya, dan mereka pasti menertawakan nya nanti.


" Pandu awas Jagan ember, mungkin Freya mau menjadi ibu buat Aksa, aku nomer dua, begitulah mereka " Ucap Sadam berat, karena dia sudah sangat bucin pada istrinya.


"Atau mungkin nona Freya belum siap tuan! untuk menjadi istri Anda! " ucapan Pandu membuat Sadam kaget dan ingat pembicaraan dengan Freya.


" Iya mungkin juga Pandu!... Aku mungkin terlalu egois, dan membuat Freya takut, Kamu ada Pendapat ' Tanya Sadam pada Pandu.


" Saran dari saya, sebaiknya Tua Abi Jagan memaksa nona Freya, biarkan berjalan apa adanya dan buat nona Freya nyaman dulu, buat nona Freya bucin pada Tuan buka n sebaliknya, karena yang saya lihat sekarang Anda yang Bucin Tuan! hehehe " tawa Pandu yang meledek si Bos.


" Hais kamu! ya, beraninya meledek aku, aku potong gaji kamu! Ancam Sadam karena malu di depan Pandu.


" Bos saya sudah mengantuk mau istirahat dulu, bos juga istirahatlah " Ucap Pandu sambil berdiri karena dia mau balik ke kamarnya.


" Ya kamu duluan, nanti aku juga masuk " ucap Sadam.


Meminum kopinya karena dia merasa belum mengantuk, dan dia mencerna apa yang di ucapkan Pandu padanya tadi.


Huft apa yang harus aku lakukan sekarang, apa aku minta maaf, karena cemburuan dan egois, sekarang aku tidur saja butuh tenaga buat menghadapi mereka ucap Sadam.


Keesokan harinya Sadam terbangun, karena terlihat dari balik Gorden matahari sudah muncul dengan indahnya, pertanda sudah pagi.


Sadam menggeliat merasakan tubuhnya sakit semua karena kecapekan.


Sebaiknya aku mandi dan turun kebawah, pasti mereka juga sudah bangun, aku akan melakukan apa yang di beritahu Pandu, akan membuat Freya istri tercinta aku bucin.


" Pagi kesayangan papi... " Sambil mencium Freya San Aksa.


" Apaan sich pi, lihat ada mereka malu tau ucap Freya.


" Anggap saja mereka tidak ada sayang " Jawab Sadam.


" Sudah selesai masaknya Bun! " tanya Sadam Yang melingkarkan tangannya pada Perut Freya dari belakang.


Sadam memberikan kode pada Pandu dan Siti membawanya ke Depan supaya dia bisa berduaan dengan istrinya.


" Astaghfirullah pi...! Jagan buat aku kaget dong! ucap Freya yang menegur suaminya.


" Abis semalam aku di tinggalkan istriku, jadi kangen begini sayang, kalau kamu belum siap menjadi istri seutuhnya gpp, tapi Jagan menghindar ya sayang " ucapan Freya membuat Freya merasa sangat bersalah dan berdosa.


" Maaf ya pi..! " ucap Freya.


" Tidak apa sayang, papi lapar, apa ada yang bisa papi bantu Bunda sayang " Pertanyaan dan ucapan Sadam membuat Freya malu.

__ADS_1


" Tidak usah sudah selesai, Papi tunggu saja di meja makan ya, kalau seperti ini malah lama masaknya " usir Freya, dia masak sendiri karena sang Bibi sedang ke pasar .


" Oke istriku tersayang " ucap Sadam sambil mengecup Pipi Freya.


Sedangkan Freya malu, sekaligus merasakan jantungnya berdetak sangat kencang, akibat ulah nakal Sadam.


Setelah menunggu tiga puluh menit akhirnya Masakan Freya siap Dengan di bantu Pandu dan Siti menyusun masakan Freya di meja.


Mereka melahap Masakan Freya menurut Mereka nilai 100 apalagi Aksa yang sangat suka masakan Bundanya.


" Makasih Bunda sayang masakan yang mantul "


" Sama sama " jawab Freya.


" Sayang setelah ini mau Jalan-jalan atau di rumah saja,ya.. mumpung papi sedang libur ini " Pertanyaan Sadam.


" Alan- Alan Papi yeeee yeee " Teriak Aksa.


' Aku terserah Aksa " jawab Freya.


" Aksa siap siap di bantu mbk Siti, Pandu panasi mobilnya " perintah Sadam.


" Siap " jawab mereka.


" Ayo Bun! kita siap-siap juga " Sadam menarik halus tangan Freya di ajak ke kamar untuk bersiap pergi.


Tanpa drama mereka bersiap-siap untuk berangkat ke tempat di mana yang Aksa inginkan.


Karena Freya akan bahagia melihat Freya ikut bahagia.


" Sayang aku kesana dulu ya sama Pandu beli minuman kamu disini sama Siti! " Ucap Sadam.


" Okey pi Jagan lupa minuman kesukaan aku ya " Ucap Freya pada Sadam.


Setelah kepergian Sadam, Freya bertemu dengan Gurunya yang juga datang bersama sang Anak.


" Hallo nona Freya, kamu bolos sekolah hari ini heem! goda sang Guru, yang tidak tau status Freya yang Baru.


" Lebih tepatnya saya Izin pak Andre tidak bolos " Jawab Freya ketus.


Karena Freya tau p Andre itu Duda tapi, playboy banyak anak muridnya di pacari gosip yang beredar.


" Ooh begitu ya nona Freya hahaha" Andre tertawa menggoda Freya.

__ADS_1


Siti yang melihat tatapan Guru Freya penuh selidik dan Siti menangkap, Seperti ada rasa pada pada Guru Freya saat melihat Freya.


Sedangkan jauh di Toko Minuman Sadam melihat istrinya di dekati sudah sangat murka, tapi dia menahan takut istrinya semakin marah padanya.


__ADS_2