
SELAMAT MALAM
MAAFKAN YA SERING BOLOS UPDATE ADA ACARA KHITAN ANAK. REPOT SEKQli
***TETAP SAYA USAHAKAN UPDATE SEBISANYA.
BANTU LIKE, KOMENTAR, FAVORITE VOTE TIAP HARI SENIN TERIMAKASIH.
KARENA HANYA ITU YaNG AUTHOR BUTUHKAN , DUKUNGAN DARI PEMBACA.
TERIMAKASIH.
LANJUT MEMBACA LAGI YA***.
Sadam masih bimbang untuk bicara pada istrinya, tapi ucapan asistennya juga ada benarnya, kalau sampai Freya tau dari orang lain lebih parah marahnya, lebih baik sekarang juga marah, kalau tau dari orang lebih marah lagi.
Sebaiknya aku bicara nunggu nanti malam saja, kalau sekarang tidak tepat sepertinya.
" Loh papi kapan pulang kok aku tidak tau, ayo aku bantu bersih-bersih " ucapan Freya membuat Sadam kaget.
^^^Aduh Jagan sampai dia melihat sebelum aku cerita bisa bahaya ini, aku harus mencari alasan yang masuk akal supaya dia tidak curiga.^^^
"Sayang tidak usah ya, kamu siapkan makan saja aku lapar sekali, kerjaan banyak butuh tenaga " ucapan Sadam.
" Oke dech papi " ucapan Freya membuat Sadam sedikit lega, lalu dia buru buru mandi mencari kaos yang menutupi bekas gigitan, mantan istrinya.
Setelah selesai mandi Sadam, bergegas pergi ke meja makan, karena tidak mau Freya curiga, baru kali ini Sadam sangat takut pada perempuan,dan itu adalah istri kecilnya, yang berhasil membuat hati Sadam jungkir balik.
" Papi Sayang kok melamun ayo buruan di makan keburu dingin lagi Rawonnya " Ucapan Freya membuat Sadam tersadar dari lamunannya.
" Iya sayang enak banget masakan kamu, yang bikin papi selalu ingin makan di rumah " sambil terus menyuap makanan ke mulutnya.
" Alhamdulillah kalau papi suka masakan Bunda, papi besok aku ke toko kue ya bosan di rumah terus, Aksa juga aku ajak, supaya dia tidak bosan, kan sekarang di sana sudah ada tempat bermain yang di berikan oleh Om Sandi " penjelasan Freya membuat Sadam tidak berkutik untuk bilang tidak.
" Papi pikirkan dulu ya, Bun karena sekarang waktunya tidak pas, nanti malam saja ada yang papi ingin bicarakan sama Bunda, sekarang waktunya bermain Sama Aksa ya Bun " Jawab Sadam.
" Oke dech papi " Setelah itu Sadam menemui sang putra main bersama, membuat Freya bahagia karena sesibuk apapun suaminya tetap ingat dirinya dan putranya.
Malam pun tiba, sebagian penghuni rumah sudah terlelap di kamarnya masing-masing hanya sepasang suami istri yang masih terjaga karena ada yang ingin di bicarakan.
" Kemarilah Bunda sayang " Menepuk sisi tempat tidur supaya Freya bisa nyaman.
" Bun! Ada masalah rumit, dan aku minta Bunda percaya sama papi ya, papi tidak akan meninggalkan Bunda atau selingkuh, dan aku juga minta Bunda juga setia sama papi, dan papi akan melakukan apapun yang Bunda inginkan"
__ADS_1
" Papi sayang banget bun..! papi takut banget kehilangan bunda! "
" Bicara saja intinya Pi Jagan muter muter tidak jelas "
" Eem gimana ya bun! Bunda janji dulu ya Jagan tinggalin papi, marah gpp tapi Jagan lama- lama "
" Aneh dech papi ini " Freya menepuk keningnya.
" Tadi siang mantan istri papi datang kekantor Bun! "
" Lalu, apa yang dia lakukan sama papi "
" Dia dia datang mau minta balikan dan mau Aksa Bun!
" Terus apa jawaban papi "
" Aku tidak mau Bun, aku kan cintanya sekarang sama Bunda "
" Cuma itu " Ucap Ketus Freya.
" Setelah papi tolak dia......... emmm "
" Apa sich pi "
" Menyerang bagaiman? papi " tanya Freya.
" Dia.. dia gigit leher papi sampai berbekas Bun! "
" Apa......! " Teriak Freya ke Sadam.
" Dan papi diam saja menikmati gigitannya heem, atau papi merindukannya "
" Demi Allah tidak Bun, aku cuma kaget saja Bun! " jawab Sadam.
" Benar Bun, aku takut banget Bun, Jagan tinggalin papi ya Bun, papi sayang banget sama Bunda, sampai papi takut pulang tadi " Ucapan Sadam membuat Freya ingin tertawa tapi di tahan.
" Sekarang lepas baju papi, aku mau lihat seperti apa gigitannya "
Sadam langsung meninggalkan kaosnya dan menunjukan pada Freya.
" Waah ini ada 3 papi berati papi menikmati dong, kalau 1 aku maklumi 3 berati kan menikmati sesapanya "
" Engak sayang papi kaget dan tidak bisa gerak dia duduk di pangkuan papi sayang" ucap Sadam.
__ADS_1
" Apa dia duduk di pangkuan papi, waah.... posisi yang pas ya pi "
" Sayang..... Jagan seperti ini, papi janji akan lebih hati-hati kalau bertemu dia lagi "
" Oh jadi papi masih mau bertemu dia lagi, waah apalagi nanti kalau bertemu lagi atau mau mengenai masa lalu, saat membuat Aksa "
" Gak lah sayang, Jagan bicara seperti itu, papi bukan orang seperti itu "
" Oke aku akan memaafkan papi dengan syarat biarkan aku ke toko ya " ucapan Freya membuat Sadam kaget.
" Loh kamu maafkan papi tidak akan pergi kan yank "
" Iya aku maafkan "
" Alhamdulillah sayang papi senang sekali "
" Aku suka banget lihat papi seperti itu hahahaha... " tawa Freya.
" Sayang maksudnya apa ya " Sadam kebingungan.
" Aku sudah tau papi dari Asisten papi dan mbk Nia, aku menunggu papi jujur saja "
" Asisten dan Sekertaris laknak mereka mengerjai aku " umpat Sadam.
" mulai sekarang papi harus hati-hati ya Jagan di ulangi "
" Ingat mantan istri papi sangat berbahaya sepertinya dia bisa menghalalkan segala cara untuk bisa
dekat dengan papi "
" Iya Sayang makasih ya" memeluk Freya dan mengajaknya tidur.
" Ayo "
Mereka tidur saling memeluk, menuju alam mimpi.
Ke esokan harinya Sadam dan Freya semakin mesra dan hari ini Sadam mengantar istri dan anaknya ke toko kue. Karena dia sudah berjanji mengijinkan Freya tapi tetap tidak boleh tiap hari.
" Sayang papi berangkat kerja, ingat ya Jagan keluar dari toko tanpa pengawalan Oke " pesan Sadam sebelum pergi.
Sadam tau siapa mantan istrinya, dia tau apapun akan dia lakukan memuluskan rencana jahat, Sadam sudah menempatkan banyak bodyguard tanpa Freya tau.
Sadam berencana memberitahu om Sandi untuk menambah perlindungan buat keluarganya.
__ADS_1
" Besok di lanjut lagi