
Semua keluarga senang dengan perubahan Sadam.
Saat semua mengobrol menikmati kue Alesia suami dan anaknya datang, karena Marisa yang mengundang.
Saat bel pintu berdering lagi mereka bertanya siapa lagi yang bertamu malam- malam....
" Siapa ya malam-Malam bertamu " Mama heran.
" Saya juga sekalian mau pamit tante dan semuanya, Aksa Bunda pulang ya Bunda capek, kapan-kapan Bunda Ajak jalan-jalan Oke " Ucap Freya.
Saat mereka mereka membuka pintu mereka terkejut siapa yang datang, dan Aksa ketakutan.
" Hos Ada tamu tak di undang ternyata " Celetuk Marisa.
Dan Aksa memeluk Freya sangat Erat karena takut.
" Aca Akut Unda Ayo Egi cini hiks hiks... " ucapan Aksa benar-benar membuat hati Freya nyeri.
" Tenang Sayang, tidak usah takut ya ada Bunda, peluk yang Erat, Kekasih Mantan kekasih papi mu tidak akan Bunda biarkan menyentuh mu Oke " Aksa mengangguk dalam dekapan Freya.
" Heii aku bukan mantannya, tapi masih kekasih dan kamu... perempuan licik mengunakan Aksa untuk mendekati kekasihku...! " Teriakan Sonya membuat Aksa takut.
" Sayang kalau orang dewasa bicara tutup telinga ya, begini " Freya mengajari Aksa menutup dengan tangannya.
" Otw Unda ".
" Anak pintarnya Bunda".
" Kenyataan, Benar atau salah Mas Abi...An kalau Aku adalah calon Bunda Aksa " Saat Sadam Mau menjawab, Freya membisikan sesuatu ke telinga Sadam dan Sadam melotot tidak punya pilihan lagi selain Bilang Iya.
" Iya Dia Bunda Aksa, Kamu pulanglah besok aku ketempat mu Sonya pulang ya " ucap Sadam menahan geram.
" Oke antar aku pulang sekarang" Marah Sonya.
" Maaf Nona Sonya mas Abi mau mengantar aku pulang, karena aku lebih berhak, kamu pulang tuh sama supir kamu " Tunjuk Freya.
Dengan kesal, Sonya marah dan meninggalkan rumah Sadam.
" Eeh Mas eeh Tuan Sadam Saya tidak usah di antar saya naik Taksi online saja ya" ucapan Freya membuat semua ingin tertawa tapi di tahan.
Sadam membisikan sesuatu ke Freya.
Sial dia balik mengancam, kalau bukan demi Aksa, aku ogah sama duda resek ini.
Kelakuan mereka, yang terlihat saling berbisik membuat semua pasang mata ,dan mereka tersenyum, dan mama mengambil Alih Aksa, karena tertidur dalam gendongan Freya.
" Sudah kamu Antar sudah malam, langsung pulang ya bang Awas Jagan mampir loh ke Sonya " Ancam Mama.
__ADS_1
" Heemm jawab Sadam pada Adiknya.
Freya hanya diam di dalam mobil tanpa suara.
" Eheem " Deheman Sadam.
" Kenapa diam saja, kalau kamu takut aku ke Sonya, aku akan tidur di rumahmu " Ucapan Sadam membuat Freya kaget.
" Gak gak usah, pulang saja"
" Gak takut aku mampir ke Sonya " Goda Sadam.
" Gak "
" Yakin nich "
" Hais Gak kok " Jawab Freya.
" Yang kamu lakukan semua karena kamu sendiri demi Aksa atau permintaan ketiga wanitaku itu " tanya Sadam.
" Karena Aksa " Ucapan Freya membuat Sadam Tersenyum.
" Bukan karena Papinya heem " Goda Sadam.
" Ais Amit-Amit Duda " Spontan Freya lupa dan langsung menutup mulutnya.
" Kalau kamu mau aku ajarin, karena Duda itu lebih berpengalaman " Sadam terus menggoda Freya yang sudah salting.
" Ich apan sich bicaranya "
" Tuh belok depan lampu merah awas kelewat muter nya jauh" mengomel di mobil.
" Iya " Nona Freya bawel.
" Ish Duda SAR.. "
" Awas ucap Itu lagi "
" Turun sini saja Nanti muter lagi loh " Kata Freya.
" Gak papa lain kali kalau Aksa ingin kesini tidak nyasar" kat Sadam.
" Kalau kesini WA dulu takutnya Aku tidak Ada biasa orang sibuk " Freya tidak mau Sadam tau siapa dia sebenarnya.
" Oke "
" ini rumahku " Rumah sederhana pekarangan luas walau di kota depan jalan raya, tempat strategis untuk membuat toko Roti.
__ADS_1
" Oke, aku tidak di suruh masuk di beri kopi sama roti gitu " Goda Sadam lagi.
" Sudah malam Tuan Abi "
" Masih Sore baru Jam 7 lebih " Menyelonong ikut masuk ke rumah Freya.
" Hais ada tamu main masuk saja, hei.. tunggu " Teriak Freya mengejar Sadam.
" Satu aroma kue sedap sekali ini, mau dong yang baru jadi " dengan sedikit memohon pada Freya.
" Heem, duduk di ruang tamu Jagan ikutin aku baru aku berikan Oke " teriak Freya yang risi dengan ulah Sadam.
" Bibi kalau sudah selesai, Jagan pulang ya..!di ruang tamu ada Papinya Aksa, agak resek dia Bi kalau tanya tentang aku Bibi senyum saja, atau suruh tanya pada aku sendiri ya " Ucapan Freya hanya di senyumin sama semua pegawainya.
Setelah Freya pergi pegawai Freya malah, mendoakan mereka berjodoh apalagi keluarga Aksa sangat baik, sahabat orang tua Freya.
" Lama sekali aku sudah tidak sabar ini,Kue kamu ini sangat lezat " Sambil memakan kue sambil bicara dan akhirnya tersedak.
" Mangkanya kalau makan berhenti bicara, nanti setelah makan baru bicara Oke, pintaran Aksa dech " Sindiran Freya membuat Sadam melotot ke Freya.
" Hais kamu ini, selalu di bandingkan Aksa terus, cakepan aku lah " Sambil mencebik " membuat Freya tertawa dia membayangkan Akasa, dan ternyata sifat Aksa adalah turunan dari papinya.
" Sudah Jagan ngambek, aku bawa pergi loh kuenya kalau masih ngambek " Ancaman Freya terbukti ampuh.
" Eeh Jagan dong sudah di berikan tidak boleh diambil Lagi " Piringnya di rebut dari tangan Freya.
Ternyata Percakapan mereka Di rekam sama bang Toyib di kirimkan ke Ana, dan Ana cekikikan di rumah dan Videonya di kirim ke Alex.
Semua yang mendapat Video itu ikut bahagia, semoga mereka berjodoh.
" Papa, semoga Mereka berjodoh ya, supaya janji kita salah satu bisa terlaksana dan kita juga yang akan mempertemukan Freya dan keluarga Ayahnya setelah Freya menginjak 20tahun seperti amanat Mas Fredi yang aku kira bercanda waktu dulu " ucap Mama.
" Iya mah, ini juga yang papa pikirkan, bagaimana usaha kalian menjadi team sukses " Tanya Papa.
"Sebentar pa ini Ada Wa dari ketua team sukses " Sambil membuka WA dari Marisa.
Mereka tertawa melihat ulah keduanya yang sedang di rumah Freya.
" Waah seperti nya Ada kemajuan ma, semoga Freya cepat mau menerima Duda, tapi kasihan juga dia harus dandan seperti itu, kalau dia tomboy haha" Tawa papa.
" Katanya dia rela melakukan itu demi Aksa Pa" Mama bercerita tentang Freya lagi.
" Semoga lama-lama demi Abi ya ma, Ayo kita tidur sudah malam papa besok ada meeting pagi " Mereka tidur.
Kembali ke tempat Freya Sadam yang sudah nyaman, di rumah Freya bukanya pulang dia ikut Bibi membuat adonan kue karena dia di tinggal Freya ke kamarnya.
Freya sangat kaget melihat Sadam yang penuh dengan tepung.
__ADS_1
Dia iseng dan Video mau di tunjukan ke Aksa.