
" Oke terimakasih " Ucap Freya pada lelaki yang mengantarnya.
" Siapa dia "
" Dia... !"
" Ada apa Tuan Sadam Apa Anda mengenalnya "
" Tidak penting! Alex Ayo kita pulang... " Teriak Sadam kesal.
" Kalian mau Kemana giliran Aku datang kenapa langsung pulang...!" teriak Freya yang seminggu ini baru melihat Sadam.
Kenapa dia tidak mengejar, dan dia cuek, sialan aku belum menghabiskan kuenya yang aku rindukan seminggu ini huuuf "kalau balik tanpa di kejar malu aku, gimana ini.
Alex tau bosnya ingin kembali tapi gengsi, dan sekarang mereka mau pulang.
" Tuan.... "
" Tuan " panggil Freya lagi.
" Heem"
" Apa " tanpa Berbalik.
Sadam sudah senang karena, Freya pasti menahan dan menyuruhnya kembali untuk masuk ke rumahnya.
" Titip ini Buat Aksa ya , karena hari ini dia tidak datang, kue kesukaan nya,kalian Hati-hati di jalan " Ucapan Freya membuat Sadam membeku.
"Rasanya ingin ku teriak,menertawakan kamu Bosku tapi takut Dosa, kasihan kamu Tuan, ternyata kamu malah di usir, mangka nya Jagan terlalu percaya diri dan gengsi untuk bilang, eeh apa tuan cemburu ya melihat nona Freya dengan Nando tadi Hahaha Batin Alex.
" Iya "
"Tuan apakah besok saya kirim kue lagi, ke Kantor Anda Tuan " Ucapan Freya seperti angin Surga buat Sadam "
" Boleh "
" Oke "
Sadam pulang sambil tersenyum tidak seperti tadi mukanya di Teluk dan seperti menahan amarah.
"Apa hati tuan sudah mencair lagi dengan tawaran Nona Freya barusan " Ledekan Alex.
"Apasih perasaan aku biasa saja dari tadi, kamu saja yang terlalu perasa "
Sok menyangkal jelas tadi, seperti itu, ach biarkan saja, apa reaksi kalau tau yang sebenarnya batin Alex.
" Oke tuan kita langsung pulang ke rumah utama"
" Iya emangnya pulang kemana? " jawab Sadam Sinis.
" Siapa tau ke Apartemen atau ke rumah nona Sonya yang dari kemarin menunggu kedatangan tuan " Sindiran Alex.
" Aku tidak bisa kesana,Menemui Sonya aslinya ingin kesana tapi....! tidak berani karena banyak yang berpihak padanya, kamu juga kan " Ucapan Sadam membuat Alex tertawa.
" Siapa Tuan Nyoya besar, atau Mbak Marisa"
__ADS_1
" Hais pura-pura tidak tau kamu "
" Ya siapa? ".
" Yang Punya kue "
" Hahaha anda beneran takut sama nona Freya tuan, seorang Sadam Abian Ragata takut sama perempuan pecah rekor MURI " Ucapan Alex membuat Sadam geram.
" Alex terus tertawa sepanjang jalan menertawakan Bosnya.
" Hais jaga mulutmu"
" Dan Anda juga sampai belajar membuat kue juga di rumahnya perjua gan semoga berhasil Tuan "
"Hais"
" Dari mana kamu tau Alex!! "
" Apakah dia sering menghubungi mu, dan berbicara bercerita "
" Tidak Tuan "
" Lalu dari siapa? "
" Ana Tuan tenang saja "
Huft aku kira kamu juga ikutan, dekat dengan Freya, kalau aku demi Aksa aku tidak mau anakku kehilangan sosok ibu lagi " Batin Sadam.
Setelah sampai rumah dia memasukan kue , kedalam kulkas seperti perintah Freya.Karena Aksa sudah tidur, dan besok bisa buat bekal ke sekolahnya.
Keesokan harinya Freya berangkat ke sekolah dengan Ana, karena motor Freya di sembunyikan karena takut Sadam mengenalinya.
" Bibi saya berangkat sekolah saya titip rumah dan isinya " Teriak Freya setelah berpamitan pada mereka semua.
Sampai di sekolah, Freya sedang mencari sesuatu tapi tidak ketemu dia hari ini.biasanya selalu melihat Darma, tapi kali ini tidak melihatnya.
" Ana!Darma kemana sudah dia hari aku tidak melihatnya, yang ada malah Si tengil Leon" Itu.
" Sudah biarkan saja, coba nanti aku tanyakan pada teman sekelasnya kita masuk dulu nanti kalau istirahat saja " ucap Ana.
" Oke makasih Ana sayang, sahabat aku, yuk kita masuk " Ucap Freya.
Di telepon,
" Papa Aku, tidak ingin menjadi pembisnis, aku mau jadi Dokter pa, tolong hargai keputusanku " Teriak Leon karena dia sudah muak dengan Aturan keluarganya.
Aku tidak akan datang, tidak akan teriak Leon lagi di telepon dan semua di dengar anak di kantin.
" Biarkan saja Darma pa.
Dia sangat iri dengan sepupunya karena Darma lebih enak bisa memilih sesuai keinginannya, dia apa- apa harus di atur sang mama yang selalu iri dengan mama Darma selalu membandingkan dia dengan Darma itulah yang membuat dia selalu iri pada Darma, dan selalu membenci Darma.
Karena pengaruh kedua orang tuanya.
Dia selalu ingin lebih dari pada Darma karena Orang tuanya, selalu iri keluarga Darma.
__ADS_1
Saat Darma menyukai Freya dia juga akan melakukan yang sama, dan ternyata selain cantik Freya juga sangat menarik.
Freya dan Ana menduga-duga ucapan Leon tadi.
Dan Freya baru tau kalau mereka adalah sepupu.
" Hai cantik kamu sedang mencari Darma ya dia tidak masuk sekolah ada acara di perusahaan papanya " ucapan Leon membuat Ana dan Freya hanya diam langsung pergi.meninggal kan Leon di kantin.
" Ya sudah aku kira dia sakit, kok dari kemarin tidak terlihat " Ucapan Freya membuat Leon mengepalkan tangannya.
" Oke Terimakasih Leon infonya " Karena tadi Leon mengejar Freya dam Ana.
" Sudah tenang kan tau kabar Darma dari Leon.
" Eeh Si Duda kan pulang dari luar kota, katanya dia kangen kamu dia nyamperin kamu ke rumah kan! gimana ayo cerita ".
" Pasti kamu tau dari asisten Akex kan kalian ini Ember sekali ".
" Di bawain apa cerita"
" Aku datang dia langsung pergi dengan muka kusut " Freya menjelaskan pada Ana.
" Dia cemburu lah kamu datang sama cowok padahal dia kangen sama kamu " Ucapan Ana membuat Freya kaget.
" Hais bicara apasih kamu! ".
" Kenyataan"
" Freya kamu suka juga kan, kangen juga kan waktu si Duda tidak Ada? "
" Apaan sich!! gak ya"
" Tuh merah mukanya merah seperti tomat masak "goda Ana.
" Iich ayo masuk, ngawur bicaramu " Freya menghentikan pembicaraan Ana yang mulai menyudutkan nya.
Di Tempat Lain..
Pertemuan Darma dan Sadam.
Tamat sudah kamu nona Freya mereka bertemu, aku sudah tidak bisa membantumu lagi menyembunyikan identitas kamu biarlah takdir yang berbicara kali ini, doaku satu semoga kalian berjodoh nanti demi Aksa" Batin Alex.
Hallo apa kabar kamu Darma, gimana sekolahnya lancar! "basa basi Sadam.
" Alhamdulillah Lancar Bang! '
" Abang sediri proyek luar kota Lancar "
" Alhamdulillah lancar"
- Oh ya aku boleh bicara sesuatu lebih tepatnya bertanya, ayo kita kesana " Sadam mengajak Darma ke kursi pojok dan di ikuti oleh Alex.
" Ada apa ya bang sepertinya penting sekali! " Darma bertanya tanya.
" Ach tidak, cuma penasaran saja kamu kenal dengan Nona Freya pemilik FAS bakery?" pertanyaan Sadam membuat Darma tersenyum.
__ADS_1
TEBAK JAWABAN APA YANG DI BERIKAN DARMA PADA SADAM.