
Selamat Pagi.,..
" Hei kamu siapa kenapa kamu mendekati Tuan Sadam Abian Ragata " Ucap salah satu dari perempuan yang mendekati Abian pujaan hatinya sang Duda tampan kaya raya.
" Minggir "ada yang mendorong Fre, tidak jatuh karena ada yang menangkapnya.
Aduh teriak Fre karena dia Fikir akan jatuh, tapi Ada tangan kekar yang menahannya.
Kenapa Farfumnya sama dengan Orang yang aku, Iya sama persis, dan saat Fre mendongak sangat terkejut ternyata Papinya Aksa.
Apakah dia ya, tapi tidak mungkin dia ada Di Canada waktu itu,
" Kamu tidak Apa-apa heem, Bunda di cari Aksa " Ucapan Abian membuat Fre kaget dan shock.
" Jagan ikut Aksa Panggil aku Bunda risih dengarnya " Ucap Fre.
" Akting nona, supaya aku bisa lepas dari mereka, kalau tidak mereka membuatku terus aku risih, mangkanya aku menghindari pesta" Bisik ABi pada Freya.
" Oke " ucap Fre.
Tiba-tiba MC memanggil keluarga Tuan Sandiago untuk naik ke atas panggung, segera melakukan tiup Lilin.
" Untuk Tuan Sadam Silahkan naik ke atas Panggung sudah Di tunggu. Saya ulang Tuan Sadam dan Bunda Fre segera naik ke Atas panggung" Ucapan MC.
Membuat semua kaget Apalagi Sadam dan Fre.
Santai saja pasti ulah kedua adikku mereka juga tidak suka dengan para wanita yang mengejarku " Cerita Sadam.
" Itu urusanmu " Ucapan Fre membuat orang di depannya geram, belakangan ini dia menemui orang yang berani padanya.
" Hais kamu ya, awas saja kamu ya, Jagan songong pasti juga suka sama aku seperti mereka " Ucap Sadam.
" Gak Akan, hanya Aksa yang aku suka, lagian aku anti dengan DUDA OKE.. " ucapan Freya membuat Sadam Geram, baru kali ini dia di tolak seperti ini. Apa pesonanya sudah luntur hingga wanita du depannya tidak tertarik padannya.
" Aksa ganteng dan Tampan yang Bunda sini Bunda gendong " Mengambil Aksa dari dekapan Marisa,membuat Sadam punya Ide untuk menganggu nya.
" Kalian kok serasi banget sich hari ini " Ucap Alesia.
" Iya Kak cuma hari ini Besok ogah apalagi sama Duda " Ucapan Fre membuat Sadam sedikit kesal.
" Waah sudah luntur ternyata pesona putraku sampai ada yang tidak tertarik " Sindir sang Papa.
"Hais kalian semua meledekku, gara-gara kamu, lihatlah aku di cemooh " Omel Abian.
" Huff diam Om sedang membaca doa Jagan berisik ya " Marah Freya.
" Unda Anti Aca mau Akan uwe uwe Onis "ucap Aksa.
__ADS_1
" Iya Nanti ya sayang sekarang kita ikut acara Opa Dulu tiup lilin dan ikut bernyanyi sudah bisa kan kemarin Bunda Ajarin " ucap Freya.
" Ote Unda" ucap Aksa.
" Pintarnya anak siapasich " Sambil mencubit Pipi Aksa.
" Anak papinya dong, masak anak tetangga " Celetuk Abian.
" Hais ikut saja ini si Duda SARap " Ceplos Bintang.
" Apa kamu Bilang Duda Saarap jaga ya bicaramu nona" Ancam Sadam pada Fre.
"Sadam Abian Ragata alias SAR AP ejek Fre " Semua tertawa mendengar pembicaraan mereka.
" Sudah Jagan berantem nanti jodoh loh Duda VC gadis " Ucap Marisa.
" Ogah "jawab keduanya.
" Wah jodoh " ucap mereka.
Aduh Jagan terbawa emosi Fre dia bisa mengenali aku batin Fre.
Setelah Selesai acara Tiup lilin dan sebagainya.
Semua berbisik siapa wanita yang bersama Aksa dan Abi ada yang memotret mereka bertiga dan mengirim ke seseorang.
Ada yang iri pada Freya, ada yang benci pada Freya.
Ana dari tadi mau bicara sama Fre tapi belum ada celah, Ana sedang duduk bersama Asisten Sadam, Ana berusaha seperti wanita dewasa supaya tidak ketahuan identitas mereka.
" Hah cilaka Kok Ada Darma datang bersama orang tuanya Batin Ana.
Bisa berantakan ini, Fre harus tau ini supaya tidak kebongkar.
" Saya permisi ada yang penting saya mau bicara pada sahabat saya " ucap Ana lemah lembut pada Alex.
Ana langsung ke tempat duduk Fre dan Ana membisikan sesuatu yang membuat Fre melotot kaget.
" Kalau begitu ayo kita pulang saja Ana dan kamu tunggu sebentar aku pamitan pada mereka semua " ucap Fre pada Ana.
" Oke " Ana bersiap untuk pulang.
" Aksa Bunda pamit pulang ya sudah malam, nanti kalau tidak sibuk kita bertemu lagi Oke " ucapan Fre membuat Aksa berhenti tersenyum.
" Papi Unda obok sini ,Obok cama Papi dan Unda " ucap Aksa.
" Tidak bisa sayang " Jawab keduanya kompak, yang mendengar menahan tawannya.
__ADS_1
" Sudah sana dibhalalkan supaya bisa bobok bertiga " Wajah keduanya malu.
" Bicara Apa sich kalian " ucap Sadam.
" Saya permisi semuanya, dada Aksa ingat pesan Bunda ya " Ucapan Fre membuat Aksa tersenyum lagi.
" Iya Unda " Jawab Aksa lalu menciun pipi Fre.
" Tante Om dan Mba Marisa semuanya saya pamit " Ucap Fre.
Siti sudah kamu siapkan bingkisan buatan mereka berdua ucap Oma Aksa.
" Beres nyonya " Jawab Siti.
" Freya Ana kalian di sini, aku dari tadi lihat kalian tapi, aku takut salah apalagi Fre yang dekat dengan... " ucapan Darma terpotong oleh uapan Ana.
" Oke hati-hati di jalan " ucap Darma.
Kamu sungguh cantik Fre aku semakan syang rasa benciku kemarin sudah sirna dengan senyum manismu padaku oooh Freya.
" Darma sudah makan tanya Marisa ayo, kamu dari mana saja baru muncul " Aku tadi ada acara OSIS " uxap Darma.
"Karena bendahara dan sekertaris tidak hadir jadi kalau, eeh ternyata dia di sini " ucapan Darma.
" Dia ikut orang tuanya kesini yang mana Apa kamu suka padanya " oceh Alesia.
Kakek Darma adalah Saudara kakek Marisa.
" Apakah tante pesan kue ini pada Freya dan Ana " tanya Darma sambil mengunyah kuenya.
"Waduh mbk bisa terbongkar ini hentikan mb segera sebelum Abang konek " ucap Alesia.
" Darma ikut kakak yuk, kedeapan ada mereka di sana loh mau pulang " ucap Marisa.
Kenapa Gadis kue itu terkenal Aksa sampai menyebut nya Bunda, se enak apasisih kuenya batin Sadam namun gengsi.
" Enak dan terenak kuenya Bos apalagi ini lembut lumer " Ejek sang Asisten.
Di tempat Freya, Freya kamu harus tau siapa Papinya Aksa harus " sambil masuk ke kamar Freya.
" Ya dia adalah om yang aku siram tepung kemarin dan dia sangat mengerikan " ucap Fre.
" Bukan itu juga ada lagi Fre, aku saat ketemu tadi bisa cilaka kalau dia tau kamu siapa? ucap Ana.
" Apaan sich" teriak Fre.
" Dia adalah orang yang kamu C.. um di kafe Freya ya dia Tuan Sadam Abian Ragata.
__ADS_1
" Acchch Tidak Ana " Dia pasti mencari datang aku harus semunyi dimana.
" Apa yang akan Fre lakukan untuk menghindari papinya Aksa dan tidak tau idenditasnya.