
Bantu beri saran ya, kalau semisal ada yang tidak di sukai dalam isi cerita atau penulisan kurang bagus banyak Tipo atau kesalahan menulis supaya author bisa memperbaikinya.
Bantu semangati Author ya
Like
Komen
Favorit
Vote
Rate
SELAMAT MEMBACA.
Aku mau ke Aksa ma " Sadam pergi dengan muka murung.
" Dek bayi besarmu sedang galau, masuk gih!...kasihan juga Kakak melihatnya " ucap Jerry.
"Oke pasti digodain oleh semuanya ya aku yang susah dech"
" Maaf semuanya saya tinggal kedalam sebentar ya, ada perlu di rumah " Ucap Freya pada semua tamunya.
" Silahkan nona Freya " jawab Semuanya.
" Sayang kenapa mukanya cemberut seperti bayi sich, Aksa aja bahagia banget kok " Goda Freya.
" Sayang, kamu cinta kan sama aku, Kamu mau menerima aku apa adanya kan bukan karena terpaksa kan! jawab Sayang " Membuat Freya puyeng kalau sudah melihat Sadam seperti ini.
" Sayang dengar aku gak mau ulang lagi, ya aku cinta sama kamu sayang sama kamu dan Aksa tulus dari dalam hati!... paham! " Sadam lalu memeluk Freya.
" Aku takut kehilangan kamu yank sangat takut, apalagi dengar mereka bicara "
" Ya gak usah di dengar tutup telinga saja beres " ucap Freya.
" Mau makan tidak! kalau mau ayo, Jagan rewel malu masa Tuan Sadam ambekan " Ejek Freya pada Sadam.
Sumpah ini aku harus ekstra sabar merawat dua bocil, kalau Aksa masih bisa di beritahu nah yang ini susah banget sukanya ngambek gak jelas, padahal dulu, mashaAllah dingin, sok cuek, terlihat tegas, kenapa jadi begini sich apa keracunan roti ya dia kalau makan roti banyak banget... Pikiran aneh Freya.
" Kok melamun yang kenapa ada masalah, cerita dong ya Jagan diam siapa tu aku bisa bantu " Masalah
kamu tau batin Freya.
" Ya sudah kalau belum bisa cerita, aku mau sama ayam kecap " Sadam menunjuk lauk pada Freya.
" Oke sayang makan yang banyak ya, supaya tidak rewel terus" Sindiran Freya pada Sadam.
" Aku gak rewel sayang, cuma aku gak mau, kamu di lihat orang banyak,
aku cemburu " Ucapan Sadam membuat Freya ambil nafas.
" Jagan terlalu parah cemburu nanti hubungan kita malah tidak baik karena cemburu berlebihan Sayang " Nasehat Freya.
" Oke akan aku coba ya , maaf sayang " ucap Sadam sambil mengunyah makanan.
Freya sambil menyuapi Aksa, Aksa tidak cerewet karena sedang lihat Film si kembar botak. Kalau tidak pasti ikut cerewet seperti papinya.
__ADS_1
"Setelah ini kita pulang kasihan Aksa sudah mengantuk " ucap Freya.
" Sayang nanti bantuin Beres-beres ya baju aku, yang mau aku bawa ke Itali " ucap Sadam.
Apa rasanya seperti ini ya cemburu, di sana dia mau bertemu maminya Aksa, kalau mereka berubah bagaimana? batin Freya.
Acara selesai, mereka meninggalkan rumah lama Freya, menuju rumah Sadam yang di tempati Freya, Sadam sementara tinggal di Apartemen, karena papanya Sadam tidak mengizinkan sebelum mereka menikah tinggal bersama.
Sesampainya di rumah Freya masuk ke kamar Sadam, meskipun tidak tinggal di sana baju Sadam lengkap jadi tidak perlu repot.
Sedangkan Aksa Sudah tidur di temani mbk Siti.
Ana sudah masuk ke kamarnya karena kecapekan.
" Sayang sudah beres semua nanti kamu sama David atau Alex " tanya Freya yang Khawatir kepergian Sadam kali ini.
" Kamu kenapa sayang, Itali itu luas, kamu takut aku ketemu maminya Aksa ya! " Sadam membelai Freya.
" Huum "
" Aku senang kalau kamu khawatir seperti ini artinya kamu takut kehilangan aku " Ucap Sadam.
" Tentu aku takut , sekali sayang, kamu tergoda dengan mami Aksa" jujur Freya.
" Coba kalau kita sudah menikah pasti kemanapun aku pergi akan aku ajak kamu " Ucap Sadam.
Freya hanya Senyum mendengar ucapan Sadam.
Sadam di jemput Alex untuk perjalan Bisnis.
Sehari kepergian Sadam ke Itali, rumah terasa sepi apalagi Aksa juga tidak datang karena ikut omanya acara di luar kota, pulang sekolah Freya selalu ke toko kue karena tidak jauh dari sekolah, sore hari baru di jemput supirnya.
Dia selalu saja di Absen ke Sadam kemanapun dia pergi.
" Ana ..! tanya Freya .
" Ada apa Fre "
" Kamu tau siapa yang menbakar rumah aku "
" Besok saja tanya tuan Sadam, aku juga lupa tidak tanya Alex, pas aku WA, katanya suruh ta ya Tuan Sadam "
" Aku juga lupa mau tanya sekarang takutnya dia sedang Sibuk "
" Tunggu saja nanti pas pulang"
" Fre jalan ke mall yuk bosan nich "
" Aku izin dulu, kalau tidak dia bisa langsung pulang kesini sekarang " ucapan Freya membuat Ana tertawa dan semua pegawai Freya ikut tertawa.
" Ana boleh asal di antar Sopir , ada syaratnya tapi " Ucap Freya.
" Apa "
" Ada pengawal ikut kita "
" Apa...! "
__ADS_1
" Pengawalnya cewek" katanya .
" Hais, kamu katanya dia bercanda "
" Pasti Alex yang cerita "
" Ayo kita berangkat Ana " Ajak Freya pada Ana.
Mereka jalan ke Mal tanpa sengaja bertemu dengan Darma, Darma sedikit menjauh saat tau kalau Freya adalah calon Sadam.
"Kalian di sini juga, ternyata, mau ikut makan kita mau makan" kata Darma.
Freya lupa tidak izin dengan Sadam, mau makan Dengan Darma dan teman lainnya.
Freya juga lupa mematikan hpnya tadi.
Setelah mereka selesai makan, ada Supir Freya mendekat dan memberikan HPnya pada Freya.
" Sayang kamu tidak selingkuh kan, kenapa kamu mematikan Hp dan HP Ana juga mati, untung HP pak Udin masih On.
Freya langsung menarik tangan pak Udin menjauh dan Dia mau bicara dengan Sadam.
" Sudah marahnya "
" Aku matikan kalau masih marah, marah "
Freya mematikan HP pak Udin.
" Kalau Tuan bertanya bang saya di suruh pulang sama nona Freya ya pak dan Bapak tidak perlu takut, kalau bapak di pecat nanti kerja sama saja " ucapan Freya membuat pak Udin takut, ternyata lebih galak nona Freya.
' Oke nona" Pak Udin pulang, tidak berani mengangkat telepon Tuanya.
Freya kembali kemeja dan segera pamitan pada mereka semua.
" Ada apa Beb mukanya di tekuk begitu" ucap Ana.
' Biasa cemburunya kumat, main tuduh selingkuh"
" Mugkin Firasat kali, kamu ketemu Darma " Freya menepuk jidadnya.
" HP aku mati pantas dia marah-marah Apa HP kamu juga" tanya Freya Ana mengangguk.
" Pantas hehe " Freya tertawa ternyata dia yang salah.
" Ana, aku... aku takut, kalau dia bertemu mantan istrinya yang katanya mau merebut Aksa, apa dia mau kembali ke papi Aksa lagi ya"
Kita lanjutkan nanti di Episode selanjutnya.
Sudah dulu ya UP hari ini, semoga suka dengan alur cerita Novel Ini bantu dukung author ya biar semangat Nulisnya, biar banyak UPnya setiap Hari. Degan cara:
Like.
Vote
komentar
Terimakasih 🙏💕.
__ADS_1