
HARI INI TIGA EPISODE, SEBAGI GANTI KEMARIN TIDAK UP YA.
Bantu beri saran ya, kalau semisal ada yang tidak di sukai dalam isi cerita atau penulisan kurang bagus banyak Tipo atau kesalahan menulis supaya author bisa memperbaikinya.
Bantu semangati Author ya
Like
Komen
Favorit
Vote
Rate
SELAMAT MEMBACA.
Kalau papa sih juga, oke dia anak baik, asal bisa melindungi Ana" ucap papa Ana.
" Kebalikan iya ana yang melindunginya " ucapan Ana membuat semua melongo.
" Maaf salah bicara tadi " Ana langsung kabur.
" Lah kabur dia malu ya anak mama " teriak mama.
" Freya ada yang ingin kamu tanyakan lagi sayang " Tanya papa.
" Siapa Nama kakek saya dan saudara papa Pah aku hanya ingin tau, supaya aku juga bisa Berhati-hati " ucapan Freya juga ada benarnya.
" Oke sayang, setelah kamu menikah dengan Sadam papa akan menutup akses kamu , papa tidak mau kamu di celakai mereka " ucap papa.
Aku terserah papah bagaimana baiknya Pah, papa akan menghubungi asisten papamu Freya apakah ayahmu pernah mengajari kamu tentang sesuatu yang mungkin sangat rahasia sayang "tanya papa lagi " Maaf pa sebenarnya ada tapi, aku sudah berjanji pada Ayah tidak akan bicara pada siapapun kalau soal itu " batin Freya.
" Maaf pa tidak ada " Tapi papah bisa melihat Freya menyembunyikan sesuatu tapi dia tidak mau memaksa.
" Oke sayang " jawab Papa.
" Nama kakek kamu Raden Panji Sasongko Nenek kamu Roro Ayu Anak pertama Fredi Eka Sasongko
Andreas Dwi Sasongko
Haikal Tri Sasongko
Dan Sandiaga Catur Sasongko.
__ADS_1
" Kamu pasti tau kan, nama mereka terkenal keluarga Ayahmu "
" Pantas papa tidak suka kalau aku mau tau tentang keluarga itu nama belakang Ayah S saja saat aku bertanya S saja kata Ayah" ucap Freya.
" Sayang kamu tau siapa Leon, dia adalah sepupu kamu anak dari Andreas Kalau ibunya saudara dengan ibunya Darma " ucap Sadam.
" Hah Leon yang suka sama Freya, yang rebutan Sama kak Darma itu "Ceplos Ana. Freya menimpuk Ana pakai bantal.
" Betul itu sayang " tanya Sadam, dan Sadam mendapatkan plototan Dari Freya.
" Iya gak tanya, kan kamu sudah tau pi siapa pemenangnya kalau kamu terus bertanya nikahnya batal " ucapan Sadam menirukan gaya bicara Freya.
" Udah tau naya....! " jawab Freya.
" Seorang Sadam Abian Ragata tunduk pada Bocil!Hebat kamu Freya papa akan memberikan kamu hadiah nanti " ucap papah.
" Papa juga akan memberi kamu hadiah sayang kamu juga putri papa dan mama " orang tua Ana.
" Terimakasih semua aku sayang kalian " Teriak Freya.
" Dengar pi, Jagan macam-macam aku banyak pelindungnya " Ancam Freya.
' Iya sayang " ucap Sadam.
Mereka ke ruang makan dan menikmati Makanan. Setelah makan mereka pulang ke rumah masing-masing, kali ini Sadam tidak ada Drama karena sudah mendapat ancaman dari semuanya.
Hari yang di tunggu akan tiba besok pagi dia dan Sadam akan menikah.
Om Sandiaga sudah datang ke rumah Freya dia akan menginap di rumah keponakannya. dan apa mahar dari Sadam.
" Om ayo makan, Freya yang masak tadi sama Bebeb Ana " goda Freya pada Ana.
" Terimakasih ya, dulu belum sempat berterima kasih pada kalian, apa Sadam tidak tau kalau kamu dan Freya bisa beladiri " tanya Sang Om.
" Tidak Om, Jagan bilang ya Om biarlah dia mengira aku lemah kalau dia macam aku tendang ke nutup" ucap Freya.
" Kamu itu persis Ayah kamu Freya, Om sangat merindukan keduanya, kalau sudah aman ajaklah Om ya ke makam mereka " ucap Om Sandi.
" Kalau mau nanti di antara Ana saja Om, supaya tidak ada kecurigaan " ucap Freya.
" Boleh kalau Ana tidak keberatan " ucap Sandi tersenyum ke Ana.
" Fre wajahnya Om Sandi Persis seperti Ayah ya "
" Kalau kangen Ayah peluk saja Om Sandi, pasti Om Sandi tidak keberatan! Benar kan Om! " Goda Freya lagi.
__ADS_1
" Ayo makan Jagan godain Ana terus "
" Cieh di belain "
" Ana semakin Salting"
Lihat saja besok kalian akan, akan kaget sesekali aku kerjain kamu Bebeb Ana, siapa tau kamu jadi tante aku Senyum licik Freya.
Setelah drama meja makan selesai mereka kembali ke kamar masing-masing istirahat untuk acara besok.
Di tempat lain Sadam gelisah di ruang keluarga karena HP Freya tidak dapat fi hubungi dan Ana juga tidak menjawab teleponnya.
" Abang bisa duduk tidak sich sebal aku melihatnya mondar mandir tidak jelas " ucap Alesia.
" Bisa diam gak dek, bawel kamu tidak tau aku khawatir pada Freya" ucap Sadam.
" Tenanglah di sana Ada Sandi yang dapat melindungi Freya" ucap Papa Sadam.
" Istirahat lah besok kamu menikah, Jagan seperti anak kecil klaau kamu seperti ini Freya tidak suka, dan dia.... apalagi di sana ada omnya sekarang Jagan macam-macam kamu " Ancam papah lagi.
" Hais kalian " Langsung pergi ke kamarnya.
" Papah ikut ilmunya Freya kalau melawan putranya sekarang " Goda mamah.
" Kalian juga istirahatlah besok habis subuh kita berangkat jadi harus tidur cepat " ucap Papah pada semuanya, sedangkan Aksa sudah tidur karena saat telepon Freya, Freya bilang harus tidur cepat supaya besok akan menjadi anak laki-laki paling tampan, dia langsung mengajak mbk Siti tidur.
Di tempat berbeda.
Ada satu orang pria sangat patah hati, karena besok orang yang di cintainya akan menikah dengan saudaranya, di sisi lain dia juga ikut senang karena Sadam adalah laki-laki pas untuk Freya dia yakin Sadam bisa melindungi Freya.
Dia harus bisa menyembuhkan lukanya, apakah dia akan datang atau tidak, semua ada di tangannya, tapi kalau dia tidak datang pasti Freya akan Sedih karena Darma juga berarti dalam hidup Freya sebelum Sadam Ada.
Lihat besok ya, Aku Akan menenangkan hati dulu, semoga aku bisa hadir, dan melihat kamu bahagia walau hati aku sangat sakit pastinya.
" Sayang sudah ikhlaskan Freya ya untuk Abang kamu Abi,mama yakin kamu nanti akan menemukan wanita yang baik seperti Freya, karena kamu anak yang baik, Jagan menyimpan sakit hati ya tidak baik, Freya sangat membutuhkan kamu Jagan sampai tidak hadir dia pasti kecewa sekarang tidur besok kamu harus hadir, kamu adalah laki-laki yang kuat ya sayang tunjukan itu pada semua " ucap sang mama.
" Makasih mama Aku sangat beruntung memiliki mama yang sangat sabar pada Darma aku sayang mama" Darma memeluk sang mama.
" Sudah masuk mama tinggal ya sayang! "
Setelah kepergian mama nya, Darma termenung di kamar dan meresapi ucapan Mamanya.
Di pagi hari di rumah yang di tetapi Freya sudah sangat ramai, ada yang di rias ada yang mendekor halaman belakang.
Keluarga Sadam sudah menuju ke rumah yang akan di gunakan untuk Akad nikah.
__ADS_1