
MOHON TERUS BERI DUKUNGAN BUAT AUTHOR YA SEMOGA SELALU BISA UPDATE SETIAP HARI.
TANPA DUKUNGAN KALIAN, TERASA HAMBAR, MENULIS TIDAK SEMANGAT MENULIS.
BANTU JUGA LIKE, KOMENTAR, VOTE DAN RATE. YA Terimaksih.
SELAMAT MEMBACA.
"Aku datang papi....... " teriakan Sang Putri.
Membuat semua kaget siapa perempuan yang merebutkan Sadam.
" Sayang kamu sudah datang, ini kan! gadis yang kamu maksud, yang membuat kamu sedih... dan kehilangan Sadam"tanya nya pada putri tersayang.
" Sangat benar...!aku ingin papi menyingkirkanya , atau papi bawa pergi saja sejauh-jauhnya " teriaknya dengan tatapan permusuhan pada Freya.
" Wah... Wah... ternyata kamu, tante ulat bulu... pantas badan aku dari tadi gatal tanpa sebab ternyata, ada tante ulat bulu, beraninya minta tolong pada ora g tua " Ledek Freya pada Sonya.
" Gak seru.... "ejek Freya.
" Sialan kamu, perlu aku kasih pelajaran supaya kamu tidak menghinaku " ancam Sonya pada Freya mau menghajar Freya.
" Sudahlah Sayang, Jagan kamu kotori tangan kamu, dia jadi urusan Papi.
" Sunguh luar biasa kamu, tidak takut sedikitpun pada kita"
" Aku tidak takut pada manusia, apalagi sama kalian, orang jahat " teriak Freya pada mereka.
" Papi kasih pelajaran pi...! dia berani sama kita" Sonya menghasud Sang papi.
" Kenapa kamu mau menculik Aksa hah, urusan kalian hanya aku, jagan melibatkan Aksa " Freya memancing mereka apa motif sebenarnya.
" Cerewet sekali kamu, untung cantik dan seksi kalau tidak sudah aku habisi kamu, dan aku buang ke laut".
" Bawa gadis ini ketempat biasa aku sudah tidak sabar, membuatnya menjerit Hahahaha" tawanya pecah dengan lamunanya.
" Aku serahkan dia pada papi, aku yakin setelah itu mas Abi akan jijik padanya dan memilih aku " ucap Sonya sangat bahagia membayangkan apa yang akan di alami oleh Freya.
" Hahaha itu hayalan kalian, sebelum itu sudah aku buat kalian masuk RS " Ejekan Freya membuat Nya semakin Geram.
" Pergilah Dia akan Papi urus " menyuruh Sonya Pergi.
" Kurang ajar....! "
" Nana ayo cepat kamu bantu Freya, dia dalam bahaya, Jagan sampai dia salah langkah Freya adalah keponakannya '' Sandi sangat panik dia menghubungi Sadam.
" Jadi dia abang Om yang jahat itu ngeri sekali orangnya serem juga orangnya, aku tidak sabar merontokan giginya hihi " berusaha membuat Sandi tidak tegag.
" Kondisinya tidak pas sayang, ini aku sedang tidak baik, kamu ajakin bercanda, kalau aku keluar semakin membuat Freya bahaya, sebaiknya kamu saja, dan Sadam " perintah Sandi.
__ADS_1
" Tunggu Freya ya Om, aku tidak mau kena marah keponakan Om kalau marah menyeramkan, lebih seram dari mak Lampir tau hahaha"
Di tempat Sadam , dia ingin keluar dan mengahajar Haikal tapi tidak Bisa karena dia asistenya yang menjaganya tidak mengizinkan
zinkan.
" Aku ingin sekali menghajar mulut busuknya dengan tanganku sendiri, apa yang di ucapkan tidak pantas, Freya adalah keponakannya "
" Tenanglah Bos, sabar nunggu mona Freya memberi perintah"
" Cepat bawa dia " Teriak Haikal.
Sebelum mereka menyentuh Freya mereka sudah mendapat tendangan Dari Freya.
Alhasil ketiganya babak belur dan luka luka.
Haikal semakin takjub melihat Freya, semakin penasaran dan dia jatuh hati pandangan pertama.
" Cantik...! menyerah saja, yang kamu lawan itu baru 3 lihatlah, pengawalku sebanyak itu, apa kamu mampu, sedangkan pengawalku cuma 10 orang " Ejek Haikal.
" Jagan Sombong kamu tua bangka, aku tidak pernah takut pada mu " balas Freya.
" Kurang Ajar "
" Kamu membuatku marah"
" Lawanmu aku Haikal bukan dia..." Tiba-tiba Sadam muncul di belakang Freya dengan penuh kemarahan.
Sadam bisa lolos karena mengelabui kedua asistenya pamitnya ke toilet, dia ke luar lewat jendela.
" Waooo, ternyata kamu ada di sini, ini adalah hal bagus, aku akan memiliki kekasihmu di depanmu " Ejek Haikal.
" Apa yang menjadi milikmu harus menjadi milikku " Ucapan Haikal membuat Sadam sedikit penasaran.
" Maksudmu apa Haikal " Teriak Sadam.
" Baiklah baiklah, aku akan memberitahukan supaya kamu tidak mati penasaran .... "
" Helen menjadi milikku, dan sebentar lagi gadis mu juga akan kujadikan milikku hahahaha"
" Dasar Bodoh kamu Sadam Abian Ragata "ejek Haikal.
" Bajingan kamu, tapi kali ini Jagan harap kau bisa menyentuh nya " Marah Sadam.
" Ambil saja Dia aku tidak perduli, tapi kalau yang ini Jagan harap, langkahi mayatku.... "teriak Sadam.
" Sayang menyingkir lah biar dia menjadi lawanku aku tidak mau terluka"
" Kalau kamu bertanding dengan orang licik Jagan gunakan emosi, tapi balas dengan siasat " bisikan Freya membuat Sadam Sadar.
__ADS_1
" Iya sayang terimkasih nasehatnya i love u my wife "teriak Sadam.
Kedua asisten dan Ana menyusul ikut bertarung sedangkan Sandi di dalam mobil memberi tau kalau ada yang main curang, Sandi menghubungi temanya untuk datang membantunya karena dia tidak bisa turun langsung.
Sedangkan anak buah Freya masih berjaga jaga kalau yang lain sudah mulai letih mereka yang mengantikan.
" Sadam sangat terkejut dengan aksi Freya dan Ana.
Selama ini dia sangat tidak percaya dengan cerita kedua asisten dan cerita dari yang lainnya kalau mereka berdua jago bela diri.
Anak buah Haikal mulai terdesak. tapi Haikal dan Asistenya masih bertahan, Sadam yang sudah mulai kelelahan menghadapi Haikal.
Karena Sadam penuh dengan emosi jadi tenaganya gampang terkuras.
" Ternyata cuma segini kemampuanmu, pantas Helena meninggalkanmu lebih memilih aku dari pada kamu hahaha " Ejek Haikal memancing kelemahan Sadam.
Sedangkan Freya menyadari Sadam penuh emosi, dan kelemahan Sadam di manfaatkan oleh Haikal.
" Hei bajingan Jagan memanfaatkan kelemahan orang ya, Freya ikut menyerang Haikal, Haikal mulai keteteran dengan tendangan Freya .
" Wau ternyata kamu sangat hebat cantik, seksi, tubuhmu sangat indah " goda Haikal yang lebih memilih bertarung melawan Freya,dan Freya hanya santai tidak seperti Sadam penuh Emosi.
Freya mencari titik kelemahan Haikal, dengan cara bertarung dengannya.
Karena Freya teringat pesan Almarhum Sang Ayah, saat bertarung Jagan mengunakan emosi tapi carilah titik kelemahanya.
Aku tau di mana aku harus menyerangnya, semoga berhasil, aku bisa melumpuhkanmu, dasar laki-laki hidung belang.
Sedangkan Ana sudah melumpuhkan pengawal Haikal bersama kedua asisten Sadam, sedangkan Sadam mencari Sonya, untuk minta penjelasannya semuanya. tapi Sonya sudah pergi karena ada urusan, karena dia percaya pada Sang papi bisa mengatasi semuanya.
Setelah itu Sadam kembali lagi untuk membantu Freya, tapi dia di hadang pengawal Haikal.
" Memuingkirlah kalian " Teriak Sadam.
Sadam bertarung dengan mereka, walau di kroyok tetap Sadam lebih unggul.
Saat mereka bertarung mereka mendengar suara teriakan semuanya berhenti bertarung. dan melihat di mana suara teriakan.
" Arrrannnng ... ...!"
" Ahrrrrg"
Kita lanjutkan nanti ya.
MOHON TERUS BERI DUKUNGAN BUAT AUTHOR YA SEMOGA SELALU BISA UPDATE SETIAP HARI.
TANPA DUKUNGAN KALIAN, TERASA HAMBAR, MENULIS TIDAK SEMANGAT MENULIS.
BANTU JUGA LIKE, KOMENTAR, VOTE DAN RATE. YA Terimaksih.
__ADS_1