JEBAKAN OM DUDA

JEBAKAN OM DUDA
56.Tamu Tak Di Undang.


__ADS_3

MAAFKAN LAMA SEKALI TIDAK UPDATE, ADA PERLU


Apa kamu sedang menertawakan aku " Sindir Sadam pada Pandu ya g senyum-senyum.


" Tidak bos Fokus mengemudi, mana berani menertawakan si Bos " jawab Pandu Alasan saja.


Mereka sudah sampai di kediaman, Sadam, mereka


Setelah mereka masuk Aksa yang sekarang sudah pintar tidak perlu drama kalau mau tidur.


"Bun! ayo kita ke kamar ya bersih bersih dan istirahat, " ucap Sadam.


!hanya anggukan dari Freya, lalu mengikuti Sadam.


Setelah mereka selesai bersiap mau istirahat HP Sadam berbunyi dan membuat Sadam sedikit kaget. dan menarik nafas dalam.


" Kenapa Papi kok seperti ada masalah begitu " Tanya Freya pada suaminya.


" Mamanya Akasa sudah di indo sekarang kata David " jawab Sadam.


" Biarkan Saja Pi, kalau dia tidak buat masalah gpp,kalau dia buat masalah baru papi bertindak, sabar ya papi,ayo katanya mau istirahat " ucap Freya.


" Iya sayang " Sambil memeluk Freya dan membawa Freya ke ranjang.


Freya hanya diam saat Sadam memeluknya dan merasakan kehangatan suaminya begitupun Sadam sangat bahagia akhirnya Freya menjadi istrinya, walau belum bisa memiliki seutuhnya tapi Sadam tetap bahagia karena dia tau Freya masih belum lulus dan dia akan menunggu sampai Freya siap menjadi istrinya.


Sepasang suami istri baru, atau pengantin baru tertidur lelap saling mendekap erat.


Sehari berlalu Freya menjalani peran menjadi istri dan bunda untuk Aksa.


" Sayang aku mau bekal ya hari ini aku tidak bisa pulang untuk makan siang ya, ngejar pekerjaan supaya kita bisa pergi bulan madu " ucap Sadam sambil menikmati sarapan nasi goreng buatan istrinya.


" Iya semangat papi kerjanya ya, Bunda bantu doa ya " candaan Freya membuat mereka tertawa.


" Aksa makan yang banyak, supaya cepat besar bisa bantu papi di kantor dan bisa jaga adik- adik kamu nantinya " ucap Sadam menggoda Freya.


" Sudah papi berangkat ya, ini bekalnya banyak, ajak asistenmu buat makan ya " Sambil menyerahkan bekal di tas.


" Iya sayang, papi berangkat ya" Mencium Aksa dan Freya sebelum berangkat.

__ADS_1


Setelah kepergian Sadam ke kantor, Freya dan Aksa menonton TV bersantai.


Kedatangan Ana di rumahnya, membuat suasana jadi hidup tidak sepi seperti sebelumnya hanya Suara Aksa Saja.


Hai Beb kangen aku, sepi di toko tidak ada kamu " ucap Ana sambil memeluk Freya.


" Lebay dech kamu Tante Ana " goda Freya pada sahabatnya.


" Iich apa an such Freya "


" Gpp om ku ganteng tajir baik hati dan setia " ucap Freya.


" Sudah ya Beb " Omel Ana yang menahan malu.


" Masak apa kamu Beb aku lapar sekali " Ucap Ana.


" Makan saja yang ada di meja makan Ana " ucap Freya.


Ana mengajak Freya berjalan-jalan, supaya tidak bosan di rumah, karena libur tinggal menunggu kelulusan saja, mereka tidak ada kerjaan.


Ana dan Freya tetap memilih kampus yang sama, Freya memilih kampus yang dekat dengan rumahnya supaya tidak terlalu lama dalam perjalan, sedangkan Ana mengikuti Freya.


Sedangkan dia dan Ana mencari, apa yang mereka inginkan.


" Freya gimana kalau kita ke salon depan sambil menunggu Aksa bermain " Ide Ana.


" Boleh juga, aku juga lagi capek banget ini badan butuh rilex " ucap Freya.


" Oke kita ke sana, supaya , nanti Sadam pangling sama istri kecilnya "


Mereka berdua pamit pada Siti dan Pandu mau ke Salon dulu.


Sedangkan Sadam Di kantor, Sibuk dengan segunung laporannya.


" Tok tok tok " Suara ketukan dari luar.


" Masuk saja "


" Maaf TuanSaya sudah berusaha menahan tapi ibu ini memaksa masuk dari tadi " ucap Nia penuh dengan kata Maaf.

__ADS_1


" Sejak kapan aku di larang masuk, kamu sekertaris gak tau diri, sana pergi aku mau bicara sama Abi " Teriaknya.


" Nia panggil David atau Alex Aku tidak mau ada kesalahan pahaman nantinya " ucap Sadam.


" Siap Tuan " Langsung bergegas mencari Alex ataupun David.


" Ooh sudah datang rupanya, ada apa mencariku, atau suamimu, ooh salah selingkuhanmu bangkrut " ejek Sadam.


" Abi Abi... kamu salah!...tentu saja karena Aku sangat merindukanmu dan Anak kita pAsti sudah besar sekarang aku sangat merindukannya " Ucapnya.


" Hais aku sungguh muak melihatmu, dengan wajah sok polos mu itu membuat aku muak, cepat! bicara dan segera pergi aku banyak pekerjaan!.. " ucapnya Sinis.


"Tiga tahun tidak bertemu, apakah kamu benar melupakan aku Abi, tega sekali... " Sambil terus mengoda mantan suaminya.


" Huuuft.... cepat...! katakan apa maumu dan tinggalkan ruanganku " Marah Sadam.


" Santai dong sayang, Jagan emosi aku kesini mau melepas kangen sama kamu dan Anak kita, di mana dia sekarang...? " ucap nya tidak menghiraukan amukan dari Sadam.


Saat Sadam duduk di kursinya, karena dia menahan Emosi, tiba-tiba Mami Aksa duduk di pangkuan Abi dan bertepatan dengan masuknya Nia David dan Alex.


" Bos...! "


" Ck ck ck kalian bertiga menganggu saja aku sedang melepas Rindu dengan Abi... pergilah kalian " Teriaknya.


" Dasar Tamu Tak Di Undang Ayo pergi dari Sini " ucap David.


Sedangkan Sadam masih Shock menerima serangan dari mantan istrinya yang membabi buta barusan.


" Bawa pergi dia Lex, aku ingin sendiri sekarang " ucap Sadam.


" Habis kamu Bos, kalau sampai nona Freya tau lihatlah banyak bekas kecupan di dada dan jakung kamu " ucapan Alex membuat Sadam Sadar.


" Abi, Abi... Aku tidak mau seperti ini, aku masih mau denganmu " teriaknya, sudah di seret David dan Alex.


Setelah kepergian mereka Sadam meruntuki kebodohan yang, harusnya di mendorong mantan istrinya.


Sekarang aku harus bagaimana menghadapi istriku, bodoh..! bodoh kamu Sadam.


Setelah pulang kantor Abi, pulang penuh dilema, antara bicara jujur atau bohong.

__ADS_1


Sebaiknya Bos jujur dari pada nanti nona Freya tau dari orang lain " Saran David.


__ADS_2