Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Tubuh Ilahi Dewa Harimau Bersayap


__ADS_3

Benua Kekacauan


“Kau ingin membunuhku? Aku tidak memiliki waktu untuk bermain denganmu karena targetku bukan kau!” ucap Ren Jie acuh tak acuh.


Urat-urat tebal seperti kawat baja terlihat di dahi Bo Zong saat ia mendengar apa yang dikatakan oleh Ren Jie. Amarahnya memuncak karena kata-kata itu menyiratkan bahwa ia tidak layak untuk melawannya.


“Kau...” Bo Zong ingin berteriak marah tetapi ia terkejut bahwa Ren Jie telah mengulang seketika hanya menyisakan fluktuasi Ruang dan ada satu lagi aura yang tidak ia kenal.


Su Ling’er yang berada di dekat Ren Jie sebelumnya, melebarkan matanya. Ia sangat terkejut dalam hatinya karena ia tau apa aura yang satunya lagi.


“Konsep Ruang dan Waktu! Sial! Bagaimana bisa seorang Dewa Kelas 3 tahap menengah menguasai konsep Ruang dan Waktu tingkat kedua semahir itu?” Batin Su Ling’er dan merasa bahwa Ren Jie adalah anomali. Bahkan untuk dirinya yang menguasai Konsep Kuno, baru saja mencapai konsep tingkat kedua ketika ia menembus Dewa Kelas 2.


Dan ketika melihat Ren Jie yang muncul di depan kultivator tingkat Dewa Kelas 3 tahap akhir dan pedang di tangannya diselimuti oleh qi Raja dan niat pedang level Mata Pedang, Su Ling’er semakin mati rasa. Ia sekarang paham kenapa Ren Jie layak menjadi pemimpin semua pasukan kuat Istana Kaisar Surgawi.


Sebuah pemikiran aneh muncul di benak Su Ling’er tentang Ren Jie. Tanpa sadar sudut bibirnya melengkung sedikit dan menatap kembali ke arah Bo Zong.


“Ayo bereskan dia secepat mungkin! Aku akan menunjukkan kekuatan sejatiku!” ucap Su Ling’er saat semua tempat bergetar keras karena qi dan konsep miliknya meletus. Selain dari itu, qi Raja juga meletus dari tubuhnya walaupun ia tidak bisa menggunakan Belitan Qi Raja.


“Aura wanita ini berubah, dia tidak menggunakan kemampuan bunga seperti sebelumnya. Aura ini adalah aura tirani layaknya binatang buas yang baru saja terbangun.” Batin Yu Mei melirik ke arah Su Ling’er. Semula, ia menyadari bahwa kekuatan Su Ling’er bisa dikatakan masih memiliki celah cukup besar dengannya. Tetapi kini auranya sangat dekat dengan dirinya.


Dung!


Aura berwana emas meletus dari tubuh Su Ling’er dan sosok berwarna putih dengan garis-garis emas muncul di langit, tepat diatasnya.


Tetua Pertama yang sedang melawan musuh, melirik ke arah Su Ling’er. “Dia akhirnya menggunakan kekuatan itu? Ketika dia menggunakannya, kekuatan tempurnya akan meningkat dalam semua aspek, mencapai level Dewa Kelas 2 tahap menengah yang sebenarnya.”


Ren Jie yang baru saja muncul di depan musuh yang ia pilih untuk pertama kali dibereskan, sedikit terkejut ketika melihat Proyeksi binatang buas yang sangat agung di atas Su Ling’er. Pengetahuan itu ada pada dirinya dan tidak menyangka akan melihatnya di sini.


“Tubuh Ilahi Dewa Harimau Bersayap!” Batin Ren Jie. Ia mengetahui pengetahuan tentang tubuh ilahi tersebut bahwa kekuatan yang digunakan oleh Su Ling’er adalah jenis dari konsep Kuno, dan merupakan peringkat kedua dalam daftar, yaitu konsep Kuno Kekacauan.

__ADS_1


Dan untuk peringkat pertama konsep Kuno dimiliki oleh seseorang yang dikenal oleh Ren Jie, yaitu Han Xueyi yang menggunakan konsep Mimpi.


Alasan kenapa konsep Mimpi menjadi peringkat pertama, dikarenakan penggunanya mampu mewujudkan konsep lainnya di peringkat enam ke bawah. Hanya konsep Kuno peringkat kedua sampai kelima yang tidak dapat diwujudkan oleh pengguna konsep Mimpi.


Ren Jie hanya terkejut sedikit lalu menatap kembali ke arah kultivator Dewa Kelas 3 tahap akhir didepannya.


“Kau ingin melawanku dengan kekuatan setingkat itu? Sungguh lelucon yang lucu!” ucap eselon atas Organisasi Rubah Neraka yang bernama Bo Long.


Ren Jie tersenyum kecil ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Bo Long. Di saat itu juga, auranya meningkat lagi sewaktu skala naga pudar menutupi banyak permukaan kulitnya. Ia pun menyimpan pedangnya lalu lengannya yang berubah menjadi cakar naga diselimuti oleh qi Raja bersamaan dengan konsep Kehancuran tingkat ketiga.


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


“Waktu Kilat!”


Zhep!


Bo Long yang sangat meremehkan Ren Jie, tiba-tiba membeku di tempat. Ia tidak dapat melihat di mana Ren Jie berada. Di saat itu juga, ia merasakan sakit di dada kirinya.


“Uhuk..” Bo Long batuk darah lalu melihat ke arah bawah dan menemukan sebuah lengan yang mirip dengan lengan naga menjulur keluar dari dadanya, memegang sesuatu yang berdetak.


“Ini.. ini...” Bo Long merasakan pandangannya kabur dan ia tau bahwa tubuhnya di bolongi oleh lengan Ren Jie yang berubah menjadi naga. Ia tidak mewaspadai Ren Jie sama sekali yang akhirnya berujung pada kematiannya.


Ren Jie hanya memasang wajah datar lalu menarik lengannya. Ia menatap Bo Long yang terjatuh ke permukaan tanah lalu ia meremas jantung yang ada di tangannya menjadi kabut darah.


“Berikutnya...” Gumam Ren Jie dan tatapannya tertuju pada kultivator Dewa Kelas 3 tahap akhir lainnya.


Untuk Dewa Kelas 3 tahap akhir yang merasakan tatapan Ren Jie, ia merinding seketika. Ia merasa bahwa ia di tatap oleh binatang purba yang dapat menggigitnya kapan saja.


“Teleportasi!”

__ADS_1


Ren Jie menghilang dan muncul di depan kultivator Tingkat Dewa Kelas 3 lainnya.


“Dasar monster!” Dewa Kelas 3 tahap akhir itupun berteriak ketakutan dan langsung menyerang dengan kekuatan penuhnya menggunakan pedang.


“Waktu Kilat!”


Tap!


Ren Jie langsung memegang pergelangan tangan Dewa Kelas 3 tersebut dan serangannya pun langsung dihentikan di tempat.


“Kau...” Kultivator itupun melebarkan matanya karena ia tidak dapat melihat pergerakan Ren Jie sama sekali.


Ren Jie tidak memberi waktu bagi musuh untuk berbicara ataupun melakukan hal lainnya. Ia menggunakan semua kekuatannya sedari awal agar perang berakhir lebih cepat.


“Seni Kehancuran, Tinju Dewa Naga Kehancuran!”


“Waktu Kilat!”


Blar!


Percikan darah menyebar ke udara bercampur dengan petir yang berhamburan ke segala arah.


“Itu.. bagaimana bisa kekuatan Dewa Kelas 3 tahap menengah mencapai level ini?” Tetua Kedua dan Ketiga Sekte Seribu Bunga ketakutan melihat kemampuan Ren Jie.


Bahkan para anggota Organisasi Rubah Neraka merasa bahwa Ren Jie adalah mimpi buruk bagi mereka.


Untuk Bo Zong yang masih sangat waspada melihat Su Ling’er yang baru saja mengeluarkan kekuatan sejatinya, memiliki mata merah seperti darah ketika melihat dua bawahan terkuatnya langsung terbunuh dalam waktu kurang dari 10 detik. Di dalam hatinya, ia sangat ketakutan saat ini. Ia langsung memikirkan bagaimana jika Ren Jie telah mencapai Dewa Kelas 2 tahap awal. Menurutnya, ia tidak akan bisa bertahan melawannya dalam 10 putaran.


Bahkan untuk Su Ling’er yang baru saja mengerahkan semua kekuatannya menaikkan alisnya. Ia juga dapat melacak bahwa Ren Jie juga menguasai konsep Kuno, sama seperti dirinya.

__ADS_1


Sebagai pengguna konsep Kuno peringkat kedua, Su Ling’er dengan jelas mengetahui bahwa konsep yang digunakan oleh Ren Jie adalah konsep Kehancuran.


Su Ling’er mengetahui bahwa konsep Kekacauan dan Kehancuran selalu berada di peringkat kedua dan ketiga secara bergantian. Dan kedua konsep itu selalu dikategorikan oleh penggunanya sendiri. Dan menurut Su Ling’er, konsep Kehancuran Ren Jie layak menempati peringkat kedua dalam daftar konsep Kuno.


__ADS_2