Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Serangan Iblis Hantu


__ADS_3

Benua Kekacauan, Kuil Permaisuri Surgawi


“Kekuatan Naga Hitam Kehancuran? Apakah konsep Kehancuran dari garis darah ini sekuat itu ibu?” Tanya Ren Jie terkejut.


“Ya, jangan lupa bahwa ayahmu adalah pemilik pertama kekuatan itu. Dan kau pasti telah mengembangkan konsep Kehancuran agar dapat menghapus apapun melampaui Ruang dan Waktu itu sendiri. Contohnya ketika kau menggunakan konsep Kehancuran murni, seseorang yang terkena serangan itu akan terhapus dari semua zaman. Inilah keunikan konsep Kehancuran dari Naga Hitam Kehancuran.” ucap Sheng Mei.


“Oh?” Mata Ren Jie berbinar terang. Ia sedari awal merasa bahwa konsep Kehancuran miliknya tidak seperti konsep Kehancuran pada umumnya di 33 Surga karena itu bahkan dapat menghapus waktu. Setelah ibunya menjelaskan, ia langsung yakin tentang pemikirannya saat itu.


“Lalu, apa cara untuk melampaui Dewa Kelas 1 ibu?” Tanya Ren Jie bersemangat karena ia yakin bahwa ibunya pasti mengetahuinya.


“Caranya...” Sheng Mei tersenyum dan langsung menjelaskan semua yang ia ketahui.


**


“Hm?” Ren Yui yang sedang menunggu Ren Jie selesai, menatap ke arah tertentu dengan mata menyipit.


“Medusa, bereskan semua musuh yang datang tanpa terkecuali.” Perintah Ren Yui.


Ratu Medusa yang berada di belakang Ren Yui, mengangguk kecil sambil berkata, “Baik nona!”


Setelah itu, Ratu Medusa menghilang seketika, wajahnya tampak sangat dingin karena beberapa makhluk memasuki Kuil Permaisuri Surgawi ketika leluhurnya muncul. Ia tentu tidak akan membiarkan mereka lolos begitu saja.


Sementara itu, Dai Mubai dan Dai Huang yang melihat dengan heran ke arah Binatang Roh Medusa, hanya memasang wajah kosong.


“Apakah yang kau katakan benar?” Tanya Dai Huang menatap ke arah Dai Mubai.


“Apa gunanya aku berbohong padamu?” Tanya Dai Mubai tidak puas.


Sebelum ada yang berbicara, keduanya menatap tajam ke arah tertentu, wajah keduanya sedikit pucat karena mereka dapat merasakan kekuatan luar biasa dan jumlahnya tidak sedikit.


“Dari mana asal Dewa Kelas 1 yang sangat banyak? Bahkan kekuatan tingkat pertama tidak akan memiliki sebanyak itu!” ucap Dai Huang dengan wajah gelap.


Binatang Roh Medusa yang tidak lagi bertempur melawan Dai Huang, mendesis gila. Ukuran tubuhnya membesar seketika, dan itu mencapai tinggi hampir 20 meter.

__ADS_1


Sebagai makhluk yang memiliki gen Ren Yui, Medusa tentu saja memiliki kemampuan untuk membesarkan diri walaupun ada batasannya, tidak seperti Ren Yui yang mampu melahap Galaxy dengan ukurannya.


“Khaaaa...” Binatang Roh Medusa meraung gila ke arah depan dan kekuatan dahsyat meletus, merubah semua hal menjadi batu yang dilewati oleh aura tersebut.


Zhep!


Ratu Medusa juga muncul tidak jauh dari Dai Mubai dan Dai Huang lalu berkata, “Mundurlah ke kuil! Kalian tidak bisa melawan mereka!”


“Ratu Medusa!” Batin Dai Huang dengan mata menyusut tajam. Tetapi ia tidak berbicara lagi karena jika ia berkomentar, ia tau bahwa dirinya mungkin akan berubah menjadi batu. Ia pun meraih kerah belakang Dai Mubai lalu menghilang seketika, mundur ke tempat yang sangat jauh.


Di tempat yang tidak terlalu jauh dari Ratu Medusa dan Binatang Roh Medusa, pusaran yang tercipta dari bintik-bintik energi untuk pun melebar dan banyak sosok yang keluar dari dalamnya.


Jika Ren Jie melihat makhluk itu, dia akan langsung mengenalinya karena itu adalah Ras Iblis Hantu.


“Makhluk rendahan, karena kalian mengganggu tempat ini ketika nona muncul, maka aku akan menghabisi kalian semua!” ucap Ratu Medusa dingin.


Zrrrrt! Zrrrrt!


Bola aneh berwarna merah berputar dengan kecepatan tinggi muncul di kedua telapak tangan Ratu Medusa. Setelah itu, sayap qi juga muncul di punggungnya, dan kali ini berbeda dari sebelumnya.


Puluhan sosok Iblis Hantu tingkat Dewa Kelas 1, menatap ke arah Ratu Medusa dengan dingin. Mereka telah mengetahui informasi sosok tersebut yang selalu menghalangi mereka untuk merebut kekuatan murni di Kuil Permaisuri Surgawi.


Sebelum ada yang berbicara, Ratu Medusa melesat dengan kecepatan sangat tinggi, muncul di salah satu Iblis Hantu. Ia pun mengayunkan telapak tangannya.


Bom!


Bussssh!


Pusaran merah tercipta dan itu melesat ke arah belakang Iblis Hantu yang terkena serangan Ratu Medusa.


Zhung!


Blar!

__ADS_1


Ledakan besar terjadi seketika, dan serangan tunggal itu langsung memusnahkan setidaknya 7-8 Iblis Hantu tingkat Dewa Kelas 1 tahap awal.


“Shhhhh...!” Binatang Roh Medusa tidak tinggal diam dan langsung melesat seperti ular di permukaan tanah, muncul di depan salah satu musuh lalu mengayunkan cakarnya.


Sraing!


Jrezh!


Energi mengerikan tersebut langsung membelah musuh, dan merubahnya menjadi batu. Selain dari itu, jejak bilah energi yang dilepaskan juga berubah menjadi batu tajam menjulang ke arah atas.


“Bunuh mereka!” Iblis Hantu tingkat Dewa Kelas 1 tahap menengah memberi perintah.


Puluhan Iblis Hantu langsung menyerang dan mengepung Ratu Medusa dan Binatang Roh Medusa.


Ratu Medusa hanya mendengus dingin. Ia pun langsung menghilang, muncul di depan pemimpin kelompok Iblis Hantu lalu menyerang sekuat tenaga yang ia bisa. Sementara itu, untuk binatang roh Medusa, dia bertugas mengalahkan semua Iblis Hantu Tingkat Dewa Kelas 1 tahap awal.


Di tempat yang sangat jauh, Dai Mubai menatap pertempuran itu dari langit, wajahnya sedikit pucat saat berbicara, “Inikah pertempuran Dewa Kelas 1? Sungguh mengerikan! Hanya dengan aura yang mereka lepaskan, aku pasti akan mati!”


“Kau sudah paham? Kau hanyalah semut kecil di hadapan kekuatan Absolut! Jadi berlatihlah dengan giat, hanya para Dewa Kelas 1 yang berhak berbicara karena kekuatan setingkat itu memberikan siapapun kualifikasi untuk menentukan sesuatu!” ucap Dai Huang dingin.


Dai Mubai tidak membantah, ia sangat bersemangat saat ini karena ia tidak sabar untuk mencapai level kekuatan tersebut.


**


“Cara yang cukup sulit...” Gumam Ren Jie.


“Tidak, Jie'er. Cara ini bisa dikatakan sulit, bisa dikatakan mudah. Tergantung sudut pandang seseorang melihatnya. Tetapi, dengan tubuhmu, itu memang cukup sulit, tetapi ibu percaya bahwa kau akan dengan mudah mencapainya ketika waktunya tiba.” ucap Sheng Mei dengan keyakinan penuh pada putranya.


Ren Jie tersenyum ketika mendengar bahwa ibunya sangat percaya padanya. Kepercayaan dirinya pun langsung meningkat drastis seketika.


“Jie’er, sudah waktunya. Kekuatan yang ibu tinggalkan tidak seperti milik Yui, ini dikarenakan ibu ingin mewarisi kekuatan yang tersimpan di sini.” ucap Sheng Mei.


Ren Jie membeku seketika tetapi ia memasang wajah tegas. Ia yakin bahwa suatu hari nanti ia akan menemukan keberadaan ibunya ketika ia mencapai level kekuatan puncak di 33 Surga.

__ADS_1


Melihat wajah tegas Ren Jie, Sheng Mei tersenyum lalu membelai pipi Ren Jie. Setelah itu, ia pun menutup matanya lalu kekuatan dahysat meletus, ia pun akhirnya menyerahkan kekuatan pamungkas sebenarnya dari garis darah Kaisar Surgawi kepada putranya Ren Jie.


__ADS_2