
Benua Kekacauan, Kota Dewa Kura-kura Hitam
Setelah beristirahat selama satu hari, Ren Jie bersama dengan Yu Mei dan Zhan Ming pergi ke arah tempat pelelangan berada.
Di Kota Dewa Kura-kura Hitam, terdapat lima Rumah Lelang biasa yang digunakan untuk lelang satu bulan sekali. Sementara itu, ada tiga Rumah Lelang yang hanya digunakan setahun sekali.
Dan hanya ada satu Rumah Lelang yang hanya digunakan 100 tahun sekali. Di tempat itulah lelang akan diadakan.
Ketika Ren Jie bersama dengan yang lainnya mendekati tempat lelang, ia sedikit terkejut karena Rumah Lelang tersebut sangatlah besar, mungkin dapat menampung ratusan ribu kultivator.
“Untuk menampung kultivator sebanyak itu, sangat wajar jika lelang kali ini hanya dilakukan selama 100 tahun sekali. Zhan Ming, berapa banyak benda penting yang sudah dibocorkan untuk dilelang?” Tanya Ren Jie.
“Tuan muda, kali ini hanya sedikit barang yang penting untuk kita dari item yang dirumorkan akan di lelang. Diantara 13 benda penting yang telah tercatat untuk di lelang, tiga diantaranya adalah senjata, yang lainnya adalah pil, dan beberapa sumber daya berharga lainnya seperti Manual Kultivasi.” ujar Zhan Ming.
Ren Jie mengangguk dan tau apa yang dimaksud oleh Zhan Ming dengan benda yang penting bagi Istana Kaisar Surgawi, tentu saja itu adalah sumber daya kultivasi dan juga manual.
Untuk saat ini, banyak Manual dan teknik bertarung yang telah dikumpulkan oleh Istana Kaisar Surgawi. Kebanyakan dari mereka tentu saja ditulis oleh Lin Ming, Xiao Chen dan yang lainnya. Itu semua telah menjadi dasar bagi Istana Kaisar Surgawi. Selain dari itu, banyak juga manual dan teknik lainnya yang telah diperoleh oleh Ren Jie dari semua cincin ruang musuh yang pernah ia kalahkan selama ini.
Bila dibandingkan dengan kekuatan lainnya, perpustakaan Istana Kaisar Surgawi sudah mencapai level kekuatan tingkat kedua yang cukup lemah. Inilah sebabnya Ren Jie ingin mencari hal lainnya untuk di simpan di perpustakaan sebagai dasar dari Istana Kaisar Surgawi.
Semua Manual dan teknik itu adalah gabungan dari banyak manual dan teknik dari Pegunungan Para Raja.
__ADS_1
Tetapi Istana Kaisar Surgawi belum memiliki manual dan teknik khusus yang menjadi lambang Istana Kaisar Surgawi itu sendiri. Itulah sebabnya Ren Jie ingin mencari sesuatu yang cocok walaupun ia telah memikirkan tentang Manual dan teknik yang cocok, dan itu adalah Manual dan teknik yang berhubungan dengan kemampuan Ruang yang disederhanakan menjadi Manual dan teknik yang bisa di oleh tanpa memiliki konsep Ruang.
Sesampainya di depan pintu belakang Rumah Lelang, banyak penjaga yang berjaga-jaga di sana.
“Area ini saat ini dilarang untuk dimasuki kecuali kalian ingin mendaftarkan benda untuk di lelang.” ucap salah satu penjaga saat menghentikan Ren Jie dan yang lainnya.
“Kami ingin melelang banyak barang. Dan tentu ini akan menarik perhatian Paviliun Dewa Kura-kura Hitam.” Zhan Ming melangkah maju dan langsung berbicara.
Penjaga tersebut menatap ke arah Zhan Ming lalu ke arah Ren Jie dan Yu Mei. Karena Yu Mei adalah Dewa Kelas 2, ia merasa mungkin akan ada item yang berharga sehingga ia setuju.
“Ikuti aku.” Salah satu penjaga berbicara, dan memimpin jalan untuk menemui Pemimpin Rumah Lelang.
Ren Jie, Yu Mei dan Zhan Ming pun mengikuti. Beberapa kultivator lainnya yang ingin melelang barang juga melihat ke arah Ren Jie dan yang lainnya. Tentu saja banyak kultivator akan mencoba menghafal kultivator lainnya yang mencoba melelang barang karena mereka mungkin menjadi target yang baik untuk di rampok ketika Lelang selesai dan semua kultivator pergi dari Kota Dewa Kura-kura Hitam.
Tidak sampai setengah jam kemudian, satu kelompok orang pun keluar, dan mereka adalah para Samurai yang ternyata ingin melelang barang-barang mereka juga.
“Hm? Istana Kaisar Surgawi? Tampaknya kalian ingin melelang barang juga. Aku mendengar bahwa kalian menghabiskan milyaran batu roh kelas atas hanya untuk membuat formasi segel melindungi Istana Kaisar Surgawi. Sudah pasti kalian akan melelang sesuatu yang sangat berharga kali ini.” ucap Jenderal Shu, menatap ke arah Ren Jie dan yang lainnya.
Penjaga yang mendengar hal itu, sangat terkejut dan merasa bersyukur bahwa dirinya tidak menghentikan Ren Jie sebelumnya.
“Jenderal Shu sedang bercanda. Bagaimana mungkin apa yang kami lelang lebih berharga dari yang akan di lelang oleh Klan Samurai yang hebat?” Zhan Ming dengan bijak sedikit menyanjung Klan Samurai. Ia tentu sudah mengumpulkan informasi tentang semua Jendral dari Klan Samurai sehingga ia mengetahui siapa lawannya berbicara.
__ADS_1
“Tentu saja apa yang aku katakan akan menjadi kenyataan. Kau pasti Zhan Ming bukan? Kami telah mendapatkan informasi tentang dirimu dari pasar gelap. Benda yang kau jual kepada mereka diperebutkan oleh banyak kekuatan tingkat Ketiga dan bahkan tingkat kedua. Sangat disayangkan bahwa kami tidak membutuhkannya karena kami bukan pengguna konsep seperti para kultivator pada umumnya. Jika tidak, mungkin kami Klan Samurai akan dengan senang hati melakukan transaksi dengan Istana Kaisar Surgawi.” ucap Jenderal Shu lalu perlahan berjalan mengikuti Jenderal lainnya yang dipimpin oleh Panglima Tertinggi Samurai.
Zhan Ming sedikit berkeringat dan sedikit meremehkan jaringan informasi Klan Samurai.
“Tampaknya Klan Samurai tidak seperti yang kita pikirkan.” ucap Ren Jie menatap ke arah punggung para Samurai yang telah menjauh.
“Ya, Tuan Muda. Tampaknya aku kurang berhati-hati untuk menjual banyak barang di pasar gelap.” ucap Zhan Ming.
“Jangan pikirkan hal itu. Walaupun mereka mengetahuinya, itu tidak masalah sama sekali.” Balas Ren Jie dengan gelengan kepala lalu ia masuk ke dalam ruangan yang pintunya telah dibuka oleh penjaga diikuti oleh Yu Mei dan Zhan Ming.
Ketika memasuki ruangan, Ren Jie melihat ke arah dua sosok yang sedang berdiri, menatap ke arahnya dengan seksama.
“Silahkan duduk.” Pria paruh baya yang tampak biasa saja berbicara.
Walaupun begitu, Ren Jie sangat menyadari bahwa pria paruh baya tersebut adalah Dewa Kelas 2 tahap menengah paling tidak atau mungkin lebih kuat.
Dan satu lagi, Ren Jie langsung tau bahwa dia adalah pengawal untuk menjaga ruangan tersebut agar transaksi tidak menimbulkan konflik.
Setelah Ren Jie, Yu Mei dan Zhan Ming duduk, pria paruh baya tersebut langsung berbicara, “Aku adalah Pemimpin Rumah Lelang ini, Ji Guoyou. Apakah tamu ingin melelang sesuatu atau melakukan transaksi lainnya?”
“Aku adalah pemimpin Istana Kaisar Surgawi. Dan benda yang kami tawarkan, aku ingin tau apakah kalian ingin melelang atau ingin membelinya secara langsung.” Ren Jie langsung ke intinya, dan mengeluarkan batu konsep kosong.
__ADS_1
“Ini...” Ji Guoyou menyipitkan matanya sedikit lalu menatap kembali ke arah Ren Jie karena ia tau tentang batu konsep kosong.
“Berapa banyak batu Konsep kosong yang Istana Kaisar Surgawi ingin jual atau lelang?” Tanya Ji Guoyou. Ia tau bahwa mungkin transaksi kali ini merupakan salah satu transaksi paling besar di Lelang yang akan diadakan 100 tahun sekali.