Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Lelang (3)


__ADS_3

Benua Kekacauan, Kota Dewa Kura-kura Hitam


“Item ke 100...”


“Item ke 120...”


“Item ke 140...”


Lelang terus berlanjut dan tanpa sadar sudah 140 benda yang di lelang.


“Sekarang kita akan memasuki item ke 141 yang akan dilelang.” ucap Ji Hua’er saat mengeluarkan sebuah buku yang tampak cukup usang berwarna hitam.


“Ini adalah buku yang sangat kuno. Bahkan jaringan informasi Paviliun Dewa Kura-kura Hitam tidak mengetahui asal dari buku ini. Catatan yang ada di dalamnya juga dibuat dari bahasa yang cukup aneh, kami telah mencoba mempelajarinya dan hanya sedikit informasi yang kami ketahui.”


“Informasi yang kami uraikan mencatat tentang beberapa metode aneh yang tidak jelas, selain dari itu ada juga catatan yang menunjukkan lokasi tertentu yang tidak dapat kami uraikan. Namun...” Ji Hua’er yang menghentikan kata-katanya, merubah wajahnya menjadi serius.


“Buku ini mengeluarkan aura kuat, dan kami yakin bahwa buku ini ditinggalkan oleh sosok legendaris yang tidak tercatat di masa lalu!” Lanjut Ji Hua’er saat membuka buku hitam usang.


Bussssh!


Tekanan luar biasa langsung menimpa semua yang ada di sana. Untuk Dewa Kelas 3, mereka langsung berkeringat deras. Untuk Dewa Kelas 2, mereka merasa jantung mereka berdetak sangat cepat.


Bahkan untuk para eksistensi Dewa Kelas 1 yang ada di semua tempat memasang ekspresi serius karena mereka langsung menilai bahwa buku itu masih meninggalkan aura pemiliknya, dan itu bukan sesuatu yang dapat mereka lawan.


Ren Jie yang awalnya tidak terlalu tertarik, langsung berdiri di tempat, menatap ke arah buku hitam usang dengan mata tajam.


Mata Dewa Ren Jie aktif secara refleks, mencoba melihat melalui buku hitam usang tersebut.


Ren Jie pun mengeluarkan sebuah token yang ia beli dari Yan Di di masa lalu. Token Jiwa Raja Naga pun bergetar keras, seolah-olah itu memanggilnya.


“Zhan Ming! Berapa pun biayanya, beli buku hitam usang itu!” ucap Ren Jie dengan nada yang sangat serius.


Baru kali ini Zhan Ming melihat Ren Jie sangat menginginkan sesuatu. Ia pun tau apa yang harus dilakukan, tetapi ia tetap tenang agar biaya konsumsi kekayaan untuk membeli buku hitam usang tidak membebani pembendaharaan Istana Kaisar Surgawi.


“Baik, aku akan membelinya.” jawab Zhan Ming.

__ADS_1


“Apakah kau tau apa buku hitam usang itu?” Tanya Yu Mei penasaran.


“Aku tidak tau. Tetapi yang pasti, itu sangat berkaitan denganku.” jawab Ren Jie.


“Berkaitan?” Batin Zhan Ming tercengang. Ia sudah menebak bahwa buku hitam usang itu mungkin berasal dari zaman yang sangat kuno, mungkin di awal penciptaan 33 Surga, yang artinya Ren Jie memiliki identitas atau hubungan tertentu dengan penguasa di masa lalu.


“Jangan terkejut tentang hal ini. Kami berdua telah hidup selama jutaan tahun lamanya.” Yu Mei melihat wajah tercengang Zhan Ming dan langsung membuka suara yang membuat Zhan Ming merasa tenggelam ke dalam jurang yang sangat dalam.


“Ju-jutaan tahun?” Tanya Zhan Ming tergagap.


Ren Jie terdiam untuk beberapa saat lalu mengangguk kecil. Ia sudah sangat percaya dengan Zhan Ming sehingga ia tidak perlu menyembunyikannya karena ia tau bahwa Zhan Ming bukan tipe seseorang yang suka membuka mulut walaupun nyawanya adalah taruhannya.


“Ya, Yu Mei telah hidup jutaan tahun. Untuk diriku, aku di segel di sebelahnya selama jutaan tahun sebelum terbangun, sama halnya untuk kedua adikku.” ucap Ren Jie.


Zhan Ming tertegun sesaat lalu memikirkan tentang Dewi Naga Kehancuran, serta Xiao Yuu dan Yu Mei yang bisa masuk dengan mudah ke dalam Istana Kehancuran Ilahi.


“Jangan bilang...” Batin Zhan Ming menebak sesuatu tetapi ia langsung menenangkan dirinya dan merasa bahwa ia telah mengikuti seseorang yang luar biasa, yaitu keturunan dari Penguasa tertentu yang telah ia pikirkan.


“Tuan muda, yakinlah. Aku tidak akan mengatakan hal ini kepada siapapun.” ucap Zhan Ming dengan wajah sangat serius.


“100.000.000 batu roh kelas atas!”


Salah satu tamu VIP Diamond pun menawar buku misterius tersebut.


“120.000.000...!”


“150.000.000...!”


“165.000.000...!”


“180.000.000...!”


“200.000.000 batu roh kelas atas!” Tamu Ruang VIP Diamond nomor 1 pun berteriak keras dan layar ruangan itu terbuka, menunjukkan seorang pria paruh baya dengan wajah garang.


“Tidak akan disangka bahwa dia akan datang ke tempat ini!” Panglima Tertinggi Samurai memasang wajah sedikit jelek ketika menatap pria tersebut.

__ADS_1


Untuk semua Jenderal Samurai, mereka juga memasang wajah serius.


“Hei lihat, aku seperti pernah melihat gambarnya di suatu tempat!”


“Stttt... Diam.. pelankan suaramu... apa kau lupa? Dia adalah kultivator yang tidak terikat dengan kekuatan apapun, salah satu puncak di Benua Kekacauan!”


“Dia... Dia adalah Sang Penakluk!”


Para kultivator sedikit ketakutan melihat siapa tamu Ruang VIP Diamond nomor 1.


“Sang Penakluk? Siapa dia?” Tanya Ren Jie dengan tubuh sedikit menegang karena ia dapat melihat bahwa pria paruh baya itu lebih kuat dari pada Panglima Tertinggi Samurai.


“Pria yang dijuluki Sang Penakluk! Telah menghancurkan banyak kekuatan tingkat kedua hanya dengan mengandalkan diri sendiri, eksistensi Dewa Kelas 1 tahap awal yang dapat melawan Dewa Kelas 1 tahap menengah secara setara, Ling Tian!” ucap Zhan Ming dengan wajah sedikit jelek.


“Alasan dia dijuluki Sang Penakluk, itu dikarenakan kekuatannya dalam bidang Belitan Qi Raja, sama sepertimu tuan muda! Dan dia selalu menargetkan kekuatan yang dipimpin oleh kultivator pengguna qi Raja yang ahli dalam Belitan Qi Raja!” Lanjut Zhan Ming.


“Tidak heran dia disebut sebagai Sang Penakluk, karena menghancurkan semua pengguna qi Raja yang ahli dalam Belitan Qi Raja!” Kali ini Ren Jie tau bahwa mungkin ia akan ditargetkan ketika Ling Tian mengetahui bahwa dirinya pengguna Belitan Qi Raja.


“Tuan muda...” Zhan Ming ingin berbicara, tetapi di potong oleh Ren Jie.


“Tawar buku hitam usang itu!”


Zhan Ming mengangguk kecil dan menatap kembali ke arah lelang.


“250.000.000 batu roh kelas atas!” Teriak Zhan Ming tanpa rasa takut.


Ling Tian menatap ke arah ruangan Ren Jie dengan tatapan ganas, qi Raja miliknya sedikit bocor, menyelimuti seluruh tubuhnya yang bahkan membuat Ren Jie terkejut.


“Dia menggunakan Belitan Qi Raja pada seluruh tubuhnya?” Ren Jie tercengang karena ia hanya bisa menggunakannya di senjata ataupun di bagian tubuhnya yang ingin menyerang musuh.


“Ling Tian! Jangan tunjukkan taringmu di sini! Walaupun kau kuat, ini adalah tempat lelang! Hanya menggunakan kekayaanmu kau di sini menjadi Penguasa, bukan dengan kekuatan!” Ruang VIP Diamond nomor 3 terbuka, menunjukkan sosok tua sedikit bungkuk dengan wajah sangat dingin.


“Master Sekte Wayang!” Teriak salah satu kultivator dengan nada terkejut.


Ren Jie menatap ke arah Ruang VIP Diamond nomor 3 lalu tercengang, karena di belakang pria tua bungkuk tersebut ada seseorang yang ia kenal dengan jelas, yaitu Canglan.

__ADS_1


__ADS_2