Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Dewa Kelas 2 Tahap Awal


__ADS_3

Benua Kekacauan, Kuil Permaisuri Surgawi


Kekuatan luar biasa memasuki tubuh Ren Jie, ia langsung menemukan kunci untuk menyempurnakan konsep Ruang dan Waktu miliknya. Ia hanya perlu mencari batu konsep Ruang dan Waktu.


Selain dari itu, Ren Jie dapat merasakan kekuatannya meningkat dengan sangat cepat. Itu langsung menembus ke level Dewa Kelas 2 tahap awal dan tidak berhenti sama sekali.


Ketika mencapai puncak Dewa Kelas 2 tahap awal, itu berhenti di garis tipis untuk menerobos lagi.


Juga, semua teknik yang ia warisi dari ibunya meningkat ke level tinggi yang dapat disempurnakan.


“Jie’er, ibu sudah membuka batasan garis darah milikmu. Dan garis darah itu akan membawamu ke puncak, harus kau ketahui bahwa konsep Ruang dan Waktu milikmu juga berbeda dari yang lainnya. Selain dari itu, ibu sudah menyempurnakan pedang milikmu.”


“Ibu tidak menyangka bahwa kau akan menemukan pedang yang telah dirusak itu. Pedang itu adalah Pedang Ruang dan waktu. Dan ingat bahwa pedang itu bernama, Attilea!” ucap Sheng Mei saat tubuhnya perlahan melayang ke arah atas. Ia memasang senyum hangat dan disaat itu juga, tubuhnya pudar ke udara tipis.


Pedang Attilea muncul di depan Ren Jie, mengeluarkan aup putih unik, banyak bagian pedang yang tampak berubah karena itu sudah dikembangkan oleh Sheng Mei melampaui puncak pedang sebelumnya.


Kini Pedang Attilea telah mencapai level Artefak Dewa Tertinggi, tidak bisa dihancurkan bahkan ketika seseorang mencapai level Raja Dewa sekalipun.


“Aku tidak akan mengecewakanmu, ibu..” ucap Ren Jie dengan senyum diwajahnya dan memegang pedang yang melayang di udara.


Ketika Ren Jie memegang pedang, banyak informasi yang masuk ke dalam kepalanya. Ia sedikit terkejut bahwa dahulu kala, ada informasi tentang Pedang Attilea di buat duplikatnya dan itu adalah pedang pendek muridnya yang bernama Attila dan Asura.


Bussssh!

__ADS_1


Ketika Ren Jie memegang Pedang Attilea, ia dapat merasakan bahwa setiap serangannya menggunakan konsep Ruang dan Waktu akan di tingkatkan satu tingkat secara langsung. Ia tidak sabar ingin mencapai level konsep ketiga Ruang dan Waktu dan ingin melihat efek seperti apa yang dikeluarkan oleh Pedang Attilea ketika ia menggunakannya.


Wusssh!


Ren Jie pun langsung berpindah kembali ke tempat semula, tepat di atas altar. Di saat itu juga, ia melihat konsep Ruang dan Waktu berkumpul lalu memadat membentuk sosok ibunya dengan pakaian khusus Permaisuri Surgawi dan dengan pedang yang sama dengan miliknya di tangan kanannya.


Menatap patung ibunya, Ren Jie pun tersenyum hangat. Ia tau bahwa awalnya ibunya ingin seseorang dari 33 Surga mewarisi sebagian kecil kekuatannya, tetapi ibunya menggunakan semua kekuatannya yang ada di tempat itu untuk memberikan semua yang dia miliki yang bisa dia berikan kepadanya.


Inilah mengapa kekuatan ibunya pudar, Ren Jie tau bahwa jika ibunya tidak melakukan itu, mungkin kekuatannya akan tetap bertahan di tempat itu dalam waktu yang sangat lama, sama seperti kekuatan milik Ren Yui.


“Bagaimana?” Ren Yui muncul di sebelah Ren Jie sambil menatap ke arah tertentu, ia dapat melihat dengan jelas sosok Sheng Mei yang perlahan pudar lalu tersenyum kepadanya.


“Ibu telah memberikan semua sisa kekuatannya kepadaku.” ucap Ren Jie dengan senyum kecil di wajahnya.


Ren Jie terdiam dan menggelengkan kepalanya lalu menghilang seketika dan muncul di atas Kuil Permaisuri Surgawi. Ia menatap ke arah petempuran yang mendekati akhir, yaitu pertempuran Ratu Medusa melawan sosok Iblis Hantu yang sangat kuat.


“Itukah Ras Iblis Hantu? Bentuk tubuh mereka memang sangat berbeda dari pada setiap makhluk yang ada di 33 Surga. Ini sudah menjelaskan bahwa mereka bukan berasal dari 33 Surga.” ucap Ren Jie saat menatap Iblis Hantu yang memiliki banyak luka membatu di tubuhnya.


“Mati!” Ratu Medusa berteriak keras dan mengayunkan pedang di tangan kanannya sekuat tenaga yang ia bisa.


Sraing!


Jrezh!

__ADS_1


Tubuh Iblis Hantu terbelah dua dan kedua bagian tersebut langsung berubah menjadi batu.


“Luar biasa! Bahkan dengan Mata Dewa aku tidak dapat melihat pergerakan Ratu Medusa.” Batin Ren Jie. Ia pun perlahan melayang lalu mencapai tempat Dai Huang dan Dai Mubai berada.


“Oh? Tampaknya kau berhasil. Kekuatanmu telah mencapai Dewa Kelas 2 tahap awal. Dan mungkin tidak lama bagimu untuk mencapai Dewa Kelas 2 tahap menengah.” ucap Dai Huang saat melihat Ren Jie. Ia dapat merasakan aura yang sangat kuat dari tubuh Ren Jie dan itu adalah tanda-tanda sangat dekat dengan terobosan ke Dewa Kelas 2 tahap menengah.


Untuk Dai Mubai, ia memasang wajah iri sambil bergumam ketika menatap ke arah Ren Jie, “Ck, kenapa leluhurku tidak mampu melakukan hal yang sama?”


Wajah Dai Huang gelap karena ia menyiratkan bahwa Dai Mubai mengatakannya tidak berguna karena tidak dapat membantu Dai Mubai mencapai level Dewa Kelas 2 tahap awal paling tidak.


Ren Jie hanya memutar bola matanya dan tidak bisa berkata-kata ketika mendengar gumaman Dai Mubai.


Keenam Manusia Ular yang berada di dekat Kelompok Ren Jie juga menatap ke arah Dai Mubai dengan tatapan kosong. Mereka berpikir jika mereka memiliki keturunan seperti itu, mereka akan langsung menghajarnya hingga berkeping-keping.


Ratu Medusa yang baru saja menyelesaikan musuhnya, melayang perlahan ke arah Ren Jie dan berhenti di depan Ren Jie.


“Walaupun nona memerintahkanku untuk membantumu, aku tidak akan pernah menjadi budakmu.” ucap Ratu Medusa acuh tak acuh.


Ren Jie terdiam dan bertanya-tanya apakah ia pernah mengatakan bahwa Manusia Ular akan menjadi budaknya.


“Selain dari itu, ada perselisihan internal di Klan Manusia Ular saat ini. Beberapa yang lebih tua telah bekerja sama dan membuat kesepakatan bahwa Klan Manusia Ular harus mengganti Ratu, tidak harus berasal dari warisan Ratu Medusa dari generasi ke generasi. Ini dikarenakan tenggang waktu hidup kami setiap generasi Ratu Medusa sangat singkat. Tentu saja ini dikarenakan kekuatan yang terlalu kuat sehingga kami sendiri berubah menjadi binatang roh karena tidak mampu mengendalikan kekuatan kami sendiri.” Lanjut Ratu Medusa.


“Jadi, bagaimana cara agar kalian Ratu Medusa setiap generasi tidak mengalami hal yang sama seperti pendahulu kalian?” Tanya Ren Jie karena ia tau bahwa Ratu Medusa menyiratkan bahwa jika ia bisa membantunya, ia akan menekan Klan Manusia Ular agar selalu tunduk padanya.

__ADS_1


Ratu Medusa mengerti bahwa Ren Jie pasti paham apa yang ia maksud dan menjawab, “Dengan cara membantumu mencapai Dewa Kelas 1 tahap akhir, maka pengendalian kekuatan kami akan mencapai kesempurnaan dan setelah itu generasiku dan selanjutnya tidak akan mengalami hal yang sama seperti pendahulu kami.”


__ADS_2