Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Permintaan


__ADS_3

Benua Kekacauan


Bam!


Niu Gong muntah darah saat ia terhempas cukup jauh. Ia dapat merasakan bahwa aura yang menyerangnya berada di level yang lebih tinggi darinya.


Bahkan Ji Hua’er sangat terkejut dengan kemunculan sosok tua sedikit bungkuk tersebut. Ia dapat merasakan kedalaman yang mengerikan dari tubuh yang tampak sangat rapuh tersebut. Ini mengingatkannya ketika bertemu dengan eksistensi mengerikan di suatu tempat di masa lalu, yaitu Ratu Medusa.


Niu Gong yang muntah darah, berdiri dengan tubuh gemetaran. Ia menatap tajam ke arah sosok pria tua tersebut dengan ketakutan dihatinya karena ia tau bahwa pria tua tersebut adalah Eksistensi Dewa Kelas 1 tahap menengah.


Walaupun sama-sama Dewa Kelas 1, perbedaan setiap tahapan seperti langit dan bumi, sangat sulit untuk dilewati. Mungkin hanya beberapa eksistensi yang bisa menantang tahapan yang lebih tinggi. Salah satunya adalah Ratu Medusa yang mampu melawan Dewa Kelas 1 tahap akhir dengan basis Kultivasi Dewa Kelas 1 tahap menengah.


Dan yang lainnya adalah Shogun Klan Samurai yang telah menjadi legenda di Benua Kekacauan, dikatakan bahwa kekuatannya setara dengan Ratu Medusa.


Ada beberapa Dewa Kelas 1 tahap menengah lainnya di Benua Kekacauan, tetapi mereka tidak mampu melawan tahapan yang lebih tinggi. Itulah sebabnya tidak ada diantara Dewa Kelas 1 tahap menengah di Benua Kekacauan yang berani menantang Ratu Medusa dan Shogun Klan Samurai.


“Yang Mulia, siapakah anda? Apakah aku memiliki kesalahan terhadap anda?” Tanya Niu Gong mencoba menenangkan dirinya.


“Kesalahan? Tentu saja kau memiliki kesalahan ketika kau mencoba menindas seseorang yang dianggap penting oleh nona.” ucap pria tua tersebut dengan nada serak.


“Nona?” Batin Niu Gong dan langsung ketakutan setelah melihat token Istana Surgawi Mimpi Ilahi di pinggang pria tua tersebut. Nona yang disebut oleh pria tua itu dengan hormat pastilah pemimpin Istana Surgawi Mimpi Ilahi yang sangat misterius.


Bahkan Ji Hua’er langsung menyadarinya. Ia juga langsung percaya sepenuhnya bahwa Ren Jie memiliki hubungan yang tidak diketahui dan itu cukup dalam dengan Han Xueyi, pemimpin Istana Surgawi Mimpi Ilahi sehingga salah satu bawahan terkuatnya langsung turun tangan membantu Ren Jie.


“Celaka! Bocah ini memiliki hubungan yang sangat dalam dengan Istana Surgawi Mimpi Ilahi?” Batin Niu Gong dan merasa bahwa dirinya sepertinya mencoba menggali lubang kuburannya sendiri.


Untuk Ren Jie yang sudah berdiri, menyeka darah di sudut bibirnya. Ia langsung tau siapa yang dimaksud oleh pria tua tersebut. Ia berterima kasih dalam hatinya kepada Han Xueyi karena bawahannya yang kebetulan berada di Benua Kekacauan memperhatikannya dan menyelamatkannya dari tangan Niu Gong.


“Lalu, bagaimana kau ingin mati?” Tanya pria tua tersebut sambil berjalan perlahan ke arah Niu Gong.

__ADS_1


Hati Niu Gong tenggelam seketika karena ia tau bahwa ia tidak mungkin kabur dari seseorang sekuat pria tua tersebut.


Oleh karena itu, Niu Gong langsung berlutut di tanah dan menempelkan dahinya ke tanah. “Yang Mulia, tolong ampuni diriku yang tidak mengetahui tingginya langit!”


Ren Jie dan Ji Hua’er tidak bisa berkata-kata karena Niu Gong langsung berlutut membuang harga dirinya sebagai Dewa Kelas 1 hanya untuk bertahan hidup.


Pria tua itu juga terdiam lalu menatap ke arah Ren Jie, Ia dapat melacak aura atasannya di dalam cincin ruang Ren Jie dan ia sangat yakin bahwa Ren Jie adalah seseorang yang dikatakan oleh Han Xueyi untuk ditemukan ketika ia pergi ke Benua Kekacauan untuk membeli item tertentu di Rumah Lelang Paviliun Dewa Kura-kura Hitam.


“Bagaimana menurutmu?” Tanya pria tua tersebut.


Hati Niu Gong semakin tenggelam dan tidak menyangka eksistensi seperti pria tua tersebut menanyakan pendapat Ren Jie.


“Penatua, bisakah anda menyegel Kultivasinya menjadi satu tahap lebih tinggi dariku? Aku akan menghabisinya seorang diri!” ucap Ren Jie dengan niat membunuh yang bocor sedikit.


Pria tua itu sedikit terkejut dan malah semakin heran bahwa Ren Jie ingin Kultivasi Niu Gong berada di Dewa Kelas 3 tahap akhir.


Bahkan Ji Hua’er ingin berbicara, tetapi melihat Ren Jie yang tampaknya ingin bertempur, ia hanya bisa diam dan menonton dari samping.


Bam!


Niu Gong langsung terpental ke udara lalu pria tua tersebut muncul berhadapan dengan Niu Gong.


“Segel Kultivasi.”


Bam!


Kelima jari-jari tangan kanan pria tua tersebut langsung menyegel akar spiritual Niu Gong di level Dewa Kelas 3 tahap akhir.


Blug!

__ADS_1


Niu Gong yang terjatuh di permukaan tanah, merasakan tubuhnya sangat lemah saat ini dan wajahnya sangat pucat karena ia tau bahwa Akar Spiritual miliknya akan disegel selama satu jam di level Dewa Kelas 3 tahap akhir. Ini membuatnya sangat marah, tetapi ia menenangkan dirinya.


Hanya melawan Ren Jie dengan kekuatan ini, menurutnya sudah cukup untuk menang. Karena tau bahwa dirinya akan tewas di tangan pria tua tersebut, ia tentu akan mengambil kesempatan untuk membunuh Ren Jie ketika bertempur.


“Baik, dia akan di segel selama satu jam. Dan sisanya terserah padamu.” ucap pria tua tersebut. Ia melirik ke arah Ji Hua’er sekilas lalu menghilang seketika.


Ji Hua’er menegang di tempat untuk beberapa saat lalu ia pun melayang perlahan dan menjauhi tempat tersebut. Ia juga ingin melihat apakah Ren Jie mampu melawan Niu Gong yang basis kultivasinya telah di tekan.


“Kau ingin melawanku? Kau memang memiliki keberanian luar biasa! Tetapi, kau tidak mengetahui satu fakta penting. Ketika Kultivasi ku di segel, itu hanya dari ranah energi qi, hukum dan kekuatan spiritual! Tetapi tidak kekuatan tubuh!” ucap Niu Gong dingin. Ia mengeluarkan pedangnya lalu langsung menyerang ke arah Ren Jie.


Niu Gong ingin langsung membunuh Ren Jie sebelum pria tua tersebut mencoba ikut campur dalam petempuran.


Krak! Krak!


Ketika Ren Jie menyimpan tombaknya, ia merenggangkan lehernya dan tidak panik melihat kecepatan Niu Gong yang bisa dikatakan memang luar biasa.


“Waktu Kilat!”


“Teleportasi!”


Trang!


Duar!


Kedua pedang saling bertemu dan permukaan tanah di bawah keduanya dalam radius puluhan km hancur berantakan.


Zrrrrt!


Ren Jie di dorong sedikit yang membuat Niu Gong tercengang. Yang ia andalkan saat ini adalah kekuatan tubuhnya, tetapi ia tidak menyangka bahwa ketangguhan tubuh Ren Jie tampaknya telah mencapai Dewa Kelas 2.

__ADS_1


Karena disegel, meksipun ketangguhan tubuhnya di tekan, itu masih berada di level Dewa Kelas 2 tahap awal paling tidak. Tetapi ia hanya mendapatkan sedikit keuntungan dari bentrokan tersebut yang membuat Niu Gong merasa bahwa dirinya akan sulit untuk membunuh Ren Jie.


__ADS_2