Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Binatang Roh Medusa


__ADS_3

Benua Kekacauan, Kuil Permaisuri Surgawi


Shhhh!


Suara ular mendesis membuat Ren Jie, Dai Huang dan Dai Mubai merasa kedinginan. Ketiganya langsung menatap ke arah sumber suara tetapi tidak menemukan apapun.


“Apa itu tadi? Apakah hanya perasaanku saja?” Dai Huang sedikit gugup karena ia merasakan ancaman kematian sebelumnya.


“Celaka.. Ren Jie, Mubai, berhati-hatilah! Di Klan Dai, ada catatan tentang Kuil Permaisuri Surgawi di jaga oleh Ratu Medusa yang telah kehilangan kewarasannya karena kekuatannya sendiri yang terlalu kuat! Dan setiap kali generasi Ratu Medusa kehilangan akal sehatnya, mereka akan berubah menjadi binatang roh Medusa, yang hanya tau untuk membunuh, dan tujuannya hanya untuk menjaga tempat ini agar tidak dijamah oleh siapapun kecuali Ratu Medusa generasi berikutnya!” ucap Dai Huang dengan wajah muram.


“Apa katamu? Bukankah Ratu Medusa setiap generasi akan memiliki kekuatan Dewa Kelas 1 tahap menengah? Bagaimana kita bisa melawannya?” Ren Jie tercengang dengan penjelasan Dai Huang.


“Tidak, kekuatannya tidak akan sehebat itu! Tetapi, yang paling mengerikan adalah, kekuatan pembatuan Ratu Medusa yang telah berubah menjadi binatang roh akan sangat mengerikan. Jangan menatap matanya!” ucap Dai Huang. Ia pun langsung mengeluarkan pedangnya lalu mengayunkannya ke arah tertentu.


Sraing!


Jrezh!


Banyak bangunan langsung dibelah, dan saat itu juga, sosok aneh melesat di permukaan tanah.


Ren Jie dan Dai Huang langsung menghindari tatapan sosok tersebut, tetapi keduanya masih melihat sekilas wujud sosok tersebut yang tidak lain adalah manusia setengah ular, tetapi lebih condong ke arah ular. Selain dari itu, apa yang membuat keduanya merasa sedikit negri adalah wujud sosok tersebut, kepalanya di penuhi oleh ular yang keduanya pastikan adalah rambut sosok binatang roh Medusa tersebut.


Binatang roh Medusa bergantung di sebuah tiang besar lalu berteriak ke arah Ren Jie, Dai Huang dan Dai Mubai.


“Khaaaaa....!”


Ketika teriakan itu pecah, wajah Ren Jie, Dai Huang dan Dai Mubai berubah. Ketiganya dapat merasakan bahwa tubuh mereka tampak melambat, raungan sederhana tersebut mengandung konsep Waktu yang mencoba membekukan mereka di tempat.


Tap! Tap!


Dai Huang dan Dai Mubai menyentuh permukaan tanah lalu akar merambat tak terhitung jumlahnya meletus ke arah langit, sebagain besar mencoba menghalangi konsep Waktu seperti gelombang kejut ke arah mereka.

__ADS_1


Ren Jie yang mengaktifkan Mata Dewa, menyipitkan matanya saat melihat hampir semua tumbuhan merambat tersebut berubah menjadi batu. Ia langsung paham bahwa binatang roh Medusa tersebut menggunakan konsep Kutukan tingkat ketiga.


Dung!


Drrrrtttt!


Ren Jie mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah depan lalu bola berwarna hitam memercikkan petir terbuat dari qi dan konsep tercipta seketika.


“Seni Kehancuran, Bola Awal Kehancuran!”


Duar!


Serangan Ren Jie langsung menembus tanaman merambat yang telah menjadi batu dan langsung tiba di depan bintang roh Medusa.


“Shhhh...” Bintang roh Medusa pun langsung mengayunkan cakarnya sekuat tenaga ke arah serangan Ren Jie.


Blar!


Serangan itu langsung di cabik-cabik tanpa perlawanan sama sekali oleh ayunan lengan binatang roh Medusa.


Wusssh!


Dai Huang yang sudah terbiasa dengan kecepatan eksistensi seperti itu, menutup matanya lalu menghilang seketika. Ia muncul tepat di depan binatang roh Medusa lalu memanyunkan lengannya yang diselimuti oleh tanaman merambat.


Binatang Roh Medusa juga langsung menyerang menggunakan tangannya.


Blar!


Gelombang kejut luar biasa tercipta seketika saat kedua serangan bertemu, ratusan patung langsung hancur berantakan.


“Ren Jie, Mubai! Pergilah! Aku akan menahannya di sini!” Dai Huang mengirim telepati.

__ADS_1


Wajah Ren Jie dan Dai Huang berubah. Keduanya saling melirik lalu mengangguk dan langsung bergerak ke arah Kuil Permaisuri Surgawi yang cukup jauh.


“Aku mungkin bukan tandinganmu! Tetapi aku pasti bisa menahanmu dalam waktu yang sangat lama dengan kemampuanku!” ucap Dai Huang saat melihat Ren Jie dan Dai Mubai pergi. Disaat itu juga, tubuhnya berubah menjadi batu.


Binatang Roh Medusa tampak bingung, walaupun kecerdasannya sudah hampir menghilang, setidaknya ia masih memiliki pemahaman tertentu ketika seseorang berbicara.


Wusssh!


Dari segala tempat, akar merambat tak terhitung jumlahnya muncul dari dalam tanah lalu memadat membentuk sosok Dai Huang. Dan inilah apa yang dimaksud dengan Dai Huang dengan kemampuannya akan menahan binatang roh Medusa dalam waktu yang sangat lama.


“Shhhhh...!”


Binatang roh Medusa mendesis, ia cukup bingung saat ini karena setiap sosok yang muncul tidak membatu ketika menatap matanya. Karena itu, ia semakin marah dan langsung melesat ke arah kloning Dai Huang untuk membunuh semuanya.


Dai Huang yang bersembunyi di kegelapan, menaikkan sudut bibirnya. Jika itu eksistensi dengan akal sehat tinggi, mungkin dirinya akan langsung ditemukan. Ia pun mengendalikan semua Kloning dari kejauhan untuk membuat binatang roh Medusa sibuk.


“Hanya ada satu binatang roh Medusa setiap generasi, sama halnya dengan Ratu Medusa. Jadi, mereka berdua akan baik-baik saja.” Batin Dai Huang melirik ke arah Kuil Permaisuri Surgawi.


**


Di Kuil Permaisuri Surgawi, enam sosok Manusia Ular menatap kejadian di tempat yang sangat jauh dengan seksama. Mereka semua adalah pengawal Ratu Medusa generasi baru, yaitu generasi yang baru saja naik tahta selama 10 tahun.


Karena Ratu Medusa belum lama di ganti, jadi pengawal pribadi yang telah dia kembangkan hanya memiliki kekuatan Dewa Kelas 2 tahap awal. Sebab, pengawal Ratu Medusa generasi sebelumnya yang kini telah berubah menjadi Binatang Roh Medusa tidak mau melayani Ratu Medusa generasi baru.


Hampir setiap generasi Ratu Medusa tampak sangat mirip sehingga orang luar tidak pernah menyadari bahwa Ratu Medusa telah memiliki lebih dari 100 generasi. Untuk kekuatan lainnya yang memiliki eksistensi Dewa Kelas 1, pemimpin mereka paling banyak hanya berkisar lima generasi. Untuk Istana Surgawi Mimpi Ilahi, pemimpin mereka dari dulu sampai saat ini hanyalah satu, tidak ada generasi kedua.


Sedangkan untuk Klan Samurai, Shogun mereka saat ini adalah generasi ketiga.


“Aku tidak menyangka bahwa akan ada manusia yang masuk. Tetapi ini adalah hal yang wajar karena sangat banyak cara memasuki tempat ini. Banyak gerbang teleportasi yang secara acak melempar seseorang ke sini. Selain itu, ketika seseorang terbang di atas Lembah Ilusi, kebetulan mereka terjatuh di lokasi yang tidak diisi oleh ilusi sehingga mereka mencapai tempat ini tetapi Ratu Generasi sebelumnya akan membuat mereka jadi patung.” ucap Manusia Ular wanita yang memiliki fitur wajah yang sangat indah.


Wanita setengah ular itu adalah pemimpin tim kecil yang menjadi pengawal pribadi Ratu Medusa generasi saat ini.

__ADS_1


“Apakah kita akan menghabisi mereka jika datang ke sini?” Tanya Manusia Ular lainnya.


“Ya, kita tidak bisa membiarkan Ratu gagal menerima warisan penuh Ratu Medusa agar kekuatannya mencapai Dewa Kelas 1 tahap menengah hanya karena kekacauan kecil!” ucap pemimpin pengawal Ratu Medusa generasi saat ini dengan mata dingin di pupil mata vertikal miliknya.


__ADS_2