
Benua Kekacauan, Kota Dewa Kura-kura Hitam
“Melebihi 1.000 keping.” jawab Ren Jie.
Mata Ji Guoyou melebar sedikit dan intuisinya memang benar bahwa benda yang ditawarkan Ren Jie menjadi salah satu transaksi terbesar di Lelang 100 tahun sekali.
Ji Guoyou mengambil batu konsep kosong lalu memberikannya kepada pengawal di sebelahnya.
Pengawal tersebut mengerti lalu menyuntikkan konsep miliknya dalam jumlah yang cukup besar.
Batu konsep kosong itu langsung berubah menjadi batu konsep berwarna biru laut, yang artinya dia memiliki konsep Air.
“Ini dapat menampung konsep tingkat ketiga bahkan untuk konsep ketiga yang lebih mahir dari pada diriku!” ucap Pengawal tersebut.
Untuk Ren Jie, ia menyipitkan matanya karena pengguna konsep ketiga sangat jarang walaupun itu hanya dasar konsep ketiga. Ia langsung menebak bahwa pengawal tersebut pastilah Dewa Kelas 2 tahap akhir.
Ji Guoyou tampak tetap tenang tetapi sedikit bersemangat dalam hatinya, ia tau bahwa jika transaksi kali ini berada di bawah kendalinya, maka Paviliun Dewa Kura-kura Hitam akan mendapatkan untung ratusan juta batu roh dalam satu tembakkan.
“Kami akan membeli batu konsep kosong ini seharga 11.000.000 batu roh kelas atas per batu konsep kosong!” Setelah diam beberapa saat, Ji Guoyou langsung menawarkan harga.
“15.000.000 batu roh kelas atas.” Ren Jie menawar secara langsung. Ia tau bahwa Ji Guoyou kini hanya memberi harga standar, tetapi situasi kali ini adalah lelang 100 tahun sekali yang akan segera berlangsung. Bisa dipastikan bahwa harga satuannya mungkin mencapai 16.000.000 roh kelas atas.
Dan ada pengguna konsep tingkat ketiga di Paviliun Dewa Kura-kura Hitam, jika mereka mengisinya dengan konsep, harga batu konsep tingkat ketiga akan mencapai minimal 20.000.000 batu roh kelas atas.
__ADS_1
Inilah mengapa Ji Guoyou sangat sabar berbicara agar tidak kalah dalam transaksi. Dan tujuannya tentu saja untuk membeli, bukan sebagai perantara untuk melelang barang.
“Master Istana Kaisar Surgawi, mungkin anda tidak tau bahwa sulit untuk menjual batu konsep ini. Walaupun kini ada lelang besar, mungkin dengan mengisi konsep tingkat ketiga lah batu konsep ini menjadi mahal. Jika hanya konsep tingkat kedua, maka itu hanya lebih mahal 1.000.000 batu roh dari apa yang aku tawarkan.” ucap Ji Guoyou. Kata-katanya juga menyiratkan tentang sesuatu, yaitu Istana Kaisar Surgawi tidak memiliki pengguna konsep tingkat ketiga. Dan untuk batu konsep kedua, berapa banyak yang akan terjual jika diisi oleh konsep yang sama?
“Pemimpin Ji Guoyou tampaknya tidak mengetahui sejarah Istana Kaisar Surgawi.” ucap Ren Jie saat ia mengeluarkan batu konsep Kosong lalu menyuntikkan konsep Kehancuran miliknya.
Mata Ji Guoyou dan Pengawalnya menyerit sedikit karena mereka langsung tau bahwa Ren Jie menyuntikkan konsep tingkat ketiga ke dalam batu konsep kosong. Saat ini keduanya merasa bahwa Ren Jie adalah monster Kultivasi atau rubah tua yang bereinkarnasi menjadi muda.
Setelah meletakkan batu konsep tingkat ketiga di atas meja, Ren Jie pun berbicara, “Di Istana Kaisar Surgawi, ada beberapa pengguna konsep ketiga lainnya. Alasan kenapa kami tidak mengisinya dengan konsep tentu karena seperti yang pemimpin Ji Guoyou katakan, yaitu sulit untuk menjualnya. Koneksi Istana Kaisar Surgawi belum sebesar Paviliun Dewa Kura-kura Hitam. Walaupun kami menjualnya di pasar gelap, mungkin harganya sekitar 13.000.000 batu roh kelas atas per satuannya.”
“Dan kami membutuhkan banyak sumber daya karena Istana Kaisar Surgawi baru saja berdiri. Aku tidak percaya bahwa Paviliun Dewa Kura-kura Hitam tidak mengetahui tentang berdirinya Istana Kaisar Surgawi dan apa yang kami perbuat tiga minggu yang lalu.” Lanjut Ren Jie.
Rubah Tua.
Inilah yang dipikirkan oleh Ji Guoyou dan Pengawalnya terhadap Ren Jie. Evaluasi itu sudah sangat tinggi karena yang mengevaluasinya adalah Ji Guoyou, pemimpin Rumah Lelang yang sangat ahli dalam berbisnis.
Ji Guoyou terdiam untuk beberapa saat lalu melirik ke arah pengawalnya.
Pengawal tersebut mengangguk kecil lalu menghilang seketika.
“Aku tidak bisa memutuskan transaksi sebesar ini. Pemimpin Paviliun Dewa Kura-kura Hitam akan datang secara pribadi untuk membuat harganya.” ucap Ji Guoyou.
Ren Jie sedikit terkejut, tampaknya perbedaan 4.000.000 batu roh kelas atas cukup besar. Jika dihitung kembali, jika 1.000 keping dijual, perbedaannya pasti mencapai 4.000.000.000 batu roh kelas atas.
__ADS_1
Kekuatan tingkat ketiga mungkin akan gila jika mengalami kerugian sebesar itu.
“Baik, kami juga tidak akan mempersulit Paviliun Dewa Kura-kura Hitam. Kalian bisa membayarnya dengan banyak Manual Kultivasi, Teknik serta sumber daya lainnya.” ucap Ren Jie.
Mendengar hal itu, mata Ji Guoyou sedikit berbinar. Ia hampir lupa bahwa Istana Kaisar Surgawi adalah kekuatan tingkat ketiga yang baru saja berdiri. Sudah dipastikan bahwa mereka membutuhkan banyak hal untuk membangun fondasi utama Istana Kaisar Surgawi.
Sebelum Ji Guoyou berbicara, sosok pria paruh baya dengan pakaian serba hitam muncul di dalam ruangan, menatap ke arah Ren Jie dengan penasaran karena mungkin Ren Jie adalah salah satu dari sedikit eksistensi yang melakukan transaksi puluhan miliyar batu roh dalam satu tembakan. Ia telah mengetahui garis besar bisnis yang ditawarkan oleh Ren Jie dari pengawal sebelumnya.
Kemunculan sosok itu membuat Ren Jie dan yang lainnya menegang karena tidak adanya fluktuasi energi. Dari hal inipun, mereka tau bahwa sosok tersebut adalah Dewa Kura-kura Hitam, pemimpin Paviliun Dewa Kura-kura Hitam, dan juga eksistensi tingkat Dewa Kelas 1 tahap awal.
Dewa Kura-kura Hitam langsung mengeluarkan sebuah kursi lalu duduk dan berbicara, “Aku adalah pemimpin Paviliun Dewa Kura-kura Hitam. Mengenai transaksi ini, kami hanya mampu membelinya dengan 13.500.000 batu roh kelas atas.”
Ren Jie terdiam untuk beberapa saat. Walaupun Dewa Kura-kura Hitam tidak menekannya, ia merasakan penindasan tertentu dan merasa bahwa jika ia salah berbicara, ia bersama dengan Yu Mei dan Zhan Ming akan musnah di tempat tanpa mengetahui bagaimana mereka mati.
“Tuan Dewa Kura-kura Hitam, bukannya aku ingin mencoba keberuntunganku. Tetapi kali ini kami juga tidak bisa menerima harga tersebut. Alasannya tentu karena barang-barang ini bukan milik kami, tetapi titipan seseorang.” ucap Ren Jie saat mengeluarkan sebuah Token berwarna putih dengan lambang tertentu serta aura aneh yang merembes darinya.
Dan Token itu adalah Token yang diselipkan oleh Han Xueyi di dalam peta yang diberikannya kepada Ren Jie ketika Han Xueyi mengantar Ren Jie ke Benua Kekacauan.
Melihat Token putih tersebut, walaupun auranya hanya samar, wajah Dewa Kura-kura Hitam langsung berubah drastis, kemudian menatap Ren Jie dengan tatapan tidak percaya.
Untuk Ji Guoyou, dia tidak mengetahui tentang Token tersebut tetapi hanya diam karena Dewa Kura-kura Hitam lah yang melakukan transaksi kali ini.
“Apakah Istana Kaisar Surgawi adalah cabang dari Istana Surgawi Mimpi Ilahi?” Tanya Dewa Kura-kura Hitam dengan wajah serius yang bahkan membuat Ji Guoyou terkejut.
__ADS_1
“Tidak.” Ren Jie menggelengkan kepalanya dan melanjutkan, “Dia adalah saudariku.”
Dewa Kura-kura Hitam tercengang seketika. Dan untuk Ren Jie, ia sudah menganggapnya seperti itu karena dirinya dan Han Xueyi memiliki murid yang sama. Sudah pasti dirinya akan ditempatkan di level yang sama dengan Han Xueyi.