
Benua Kekacauan
“Tidak masalah sama sekali.” ucap Ren Jie dengan senyum kecil diwajahnya.
Mendengar itu, Dai Huang tidak bertanya lagi. Ia pun mengangguk kecil lalu melompat ke dalam jurang diikuti oleh Ren Jie.
Ren Jie sebenarnya cukup bingung kenapa Dai Huang tidak terbang di langit karena itu lebih menghemat waktu.
Disaat memasuki kabut aneh, Ren Jie dapat merasakan bahwa tekanan di tempat tersebut sungguh luar biasa. Ia langsung menyadari bahwa jika ia terbang, mungkin qi-nya akan habis hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.
Bom! Bom!
Ketika mendarat, ledakan kecil terdengar karena gaya gravitasi yang mungkin sekitar 20 - 20 kali lebih besar dari daerah luar Hutan Tulang Basah.
“Gravitasi di tempat ini sungguh mengerikan. Mungkin para kultivator tingkat Kaisar Abadi akan menderita tinggal di sini.” ucap Ren Jie saat merasakan tubuhnya seberat batu.
“Inilah mengapa sangat jarang ada yang mau masuk ke dalam sini. Hanya untuk pinggiran, tekanan yang harus dihadapi sudah sekuat ini. Apa lagi untuk pusat hutan ini, mungkin itu melebihi dua kali lipat dari sini.” ucap Dai Huang.
Alis Ren Jie sedikit naik dan bertanya-tanya kenapa tempat seperti ini diciptakan oleh ibunya.
“Selain dari itu, aku akan memberitahumu satu fakta menarik lainnya.” ucap Dai Huang.
“Apa itu?”
“Apa kau tau tentang Ratu Medusa?”
__ADS_1
“Ya, aku mengetahui sedikit tentangnya. Ada apa?” Tanya Ren Jie penasaran.
“Alasan kenapa Ratu Medusa setiap generasi memiliki kekuatan yang sangat mengerikan dan hampir tidak memiliki lawan di level yang sama, selain dari teknik Kutukan mengerikan, tempat ini adalah alasan sebenarnya dia menjadi sangat kuat!” ucap Dai Huang.
“Ha? Tempat ini membantu Manusia Ular untuk menjadi sangat kuat?” Tanya Ren Jie terkejut.
“Tidak, itu hanya untuk Ratu Medusa!” Dai Huang mengoreksi.
“Lalu, apa penyebab sebenarnya Ratu Medusa bisa menjadi sangat kuat di tempat ini?” Tanya Ren Jie penasaran.
“Ayo kita bergerak, aku akan menceritakannya di tengah jalan. Tidak lama lagi, akan banyak binatang roh level Dewa Kelas 2 yang akan muncul. Kita tidak bisa membuang waktu di sini.” ucap Dai Huang saat ia melompat ke arah atas pohon.
Ren Jie langsung melompat juga dan mengikuti Dai Huang bergerak diantara pepohonan, jalur yang diambil oleh Dai Huang juga berliku-liku tanda bahwa dia sudah sangat familiar dengan daerah tersebut.
“Apa kau ingat tentang energi berbahaya yang aku katakan sebelumnya?” Tanya Dai Huang.
“Ya, itu adalah konsep Ruang dan Waktu yang tersebar di banyak tempat di Hutan Tulang Basah ini.” Ren Jie mengangguk kecil.
Dai Huang merasa heran karena ternyata Ren Jie telah melacaknya.
“Ini juga alasan kenapa aku mengambil banyak jalan memutar. Jika itu adalah konsep Ruang dan Waktu biasa, aku tidak akan repot-repot untuk menghindar. Ini juga terkait dengan apa yang aku katakan sebelumnya.”
“Di Hutan Tulang Basah, terdapat sumber Kutukan, yang merupakan asal dari kekuatan dari Ratu Medusa yang pada akhirnya akan diwariskan secara turun-temurun. Dan itu adalah Kutukan Waktu!” ucap Dai Huang.
“Kutukan Waktu? Maksudmu, teknik Ratu Medusa untuk membuat seseorang menjadi batu itu adalah konsep Waktu?” Tanya Ren Jie tercengang.
__ADS_1
“Tidak sepenuhnya benar. Bisa dikatakan, ada gabungan dua konsep di dalamnya, dan salah satunya adalah konsep Waktu dan yang lainnya adalah konsep Kutukan, peringkat Kelima dari daftar konsep Kuno!”
“Semua Manusia Ular adalah pengguna konsep Kuno Kutukan, tetapi semuanya terlihat biasa saja, tidak ada yang pernah bisa mencapai prestasi yang dicapai oleh Ratu Medusa.”
“Dan tempat ini adalah alasannya, menurut Legenda di Klan Dai, Ratu Medusa generasi pertama ditugaskan untuk menjaga Kuil Permaisuri Surgawi, dan imbalan yang dia terima adalah, garis keturunannya akan diberkati di setiap generasi Ratu Medusa agar dapat menyerap konsep Waktu di Kuil Permaisuri Surgawi lalu menggabungkannya dengan konsep Kuno Kutukan sehingga lahirlah konsep aneh yang dapat membatukan apa saja.”
“Dan kemampuan itu setiap digunakan, akan membuat makhluk hidup mati suri, seseorang yang dirubah menjadi batu oleh Ratu Medusa, waktu di tubuhnya akan terhenti, bahkan semua aliran darah, jantung dan yang lainnya tampak mati. Tetapi sebenarnya itu dibekukan oleh konsep Waktu.” ujar Dai Huang.
Mata Ren Jie berkilat aneh, ia tidak menyangka bahwa konsep yang digunakan oleh Ratu Medusa adalah konsep Waktu varian yang digabungkan dengan konsep Kuno Kutukan peringkat kelima dari daftar konsep Kuno.
“Selain dari itu, setiap Generasi Ratu Medusa akan diberkati di Kuil Permaisuri Surgawi, dan inilah alasan kedua kenapa Ratu Medusa sangat kuat! Yang diketahui oleh Klan Dai, waktu di tempat itu cukup aneh, selain dari itu tekanan di sana sangat mengerikan, jauh lebih kuat dari pada pusat Hutan Tulang Basah. Di sanalah Ratu Medusa menempa kekuatannya ke puncaknya.”
“Alasan kenapa aku mengatakan bahwa tempat itu waktu di sana cukup aneh. Ini dikarenakan ada dua kali kejadian di masa lalu Ratu Medusa gugur dalam petempuran, tetapi Ratu generasi selanjutnya akan muncul paling lama 20 tahun dan mereka langsung mencapai Dewa Kelas 1 tahap menengah.” ujar Dai Huang.
“20 tahun Dewa Kelas 1 tahap menengah?” Ren Jie tercengang karena ia yakin bahwa dirinya atau seseorang yang paling berbakat menurutnya yaitu Xiao Xiao Kecil tidak akan bisa mencapai Dewa Kelas 1 dalam 20 tahun, apa lagi itu di tahap menengah.
“Ini juga alasan kenapa Klan Manusia Ular bertahan dari zaman yang sangat kuno tanpa mengalami kehancuran. Banyak kelautan setingkat Klan Manusia Ular di masa lampau, tetapi mereka semua telah hancur tanpa jejak, di Bintang Brahma, hanya Kuil Buddha, Istana Surgawi Mimpi Ilahi, Klan Manusia Ular dan Klan Samurai lah penduduk asli sampai saat ini.”
“Bahkan kami Klan Dai yang dulunya memiliki eksistensi Dewa Kelas 1 tahap menengah pada akhirnya jatuh.” ucap Dai Huang.
Sebelum Ren Jie berbicara lagi, wajahnya berubah drastis karena ia merasakan aura yang sangat kuat tidak jauh dari tempat mereka berada.
Untuk Dai Huang, wajahnya tampak bermartabat karena bahkan ketika ia mengambil jalur yang jarang di lalui oleh binatang roh ataupun jalur yang jauh dari sarang binatang roh, ia tidak menduga bahwa akan ada binatang roh yang kebetulan lewat dan itupun telah melacak keberadaannya dan Ren Jie.
“Hati-hati, binatang roh tingkat Dewa Kelas 2 tahap awal mendekat! Kita harus membereskannya secepat mungkin atau kita akan menjadi incaran semua binatang roh di Hutan Tulang Basah!” ucap Dai Huang memperingati dengan nada serius.
__ADS_1