Kaisar 33 Surga

Kaisar 33 Surga
Patriak Klan Xie


__ADS_3

Benua Kekacauan, Hutan Tulang Basah


“Hati-hati!” Teriak Dai Huang saat ia mendarat di cabang pohon besar, menatap ke arah kejauhan dengan wajah serius. Meskipun binatang roh yang datang adalah Dewa Kelas 2 tahap awal, mereka semua sangat kuat, terutama untuk ketangguhan tubuh mereka.


Selain dari itu, karena yang muncul adalah binatang roh Dewa Kelas 2, sudah pasti itu berasal dari pusat. Yang artinya, kecepatannya akan sangat tinggi karena tekanan yang ada di pusat Hutan Tulang Basah jauh lebih besar dari pada pinggiran.


Karena sudah terbiasa dengan tekanan yang ada di pusat, sudah pasti binatang roh yang berlari ke pinggiran akan merasa sangat mudah bergerak karena tekanan yang ada di sana cukup ringan.


“Grrr....!” Seekor Harimau berwarna abu-abu setinggi tiga meter muncul dari tempat yang cukup gelap. Matanya menatap ke arah Dai Huang dan Ren Jie dengan sangat ganas.


“Harimau ini...” Batin Ren Jie, matanya menyusut tajam karena ia tau bahwa ia bukan tandingan dari Harimau yang memberinya perasaan familiar, yaitu konsep Ruang.


Bahkan Dai Huang harus mengakui bahwa harimau itu memang sangat kuat walaupun itu belum bisa membuatnya terbunuh. Alasan kenapa menurutnya menjadi ancaman, ia tidak bisa membunuh Harimau itu secara instan. Dan ketika pertempuran terjadi hanya dalam waktu dua menit sampai ia bisa mengalahkan Harimau tersebut, sudah pasti akan banyak binatang roh lainnya yang akan datang. Inilah mengapa bertemu dengan Harimau Dewa Kelas 2 akan menjadi ancaman.


“Ren Jie, kita harus secepatnya membereskan harimau ini! Paling lama kita harus membereskannya selama satu menit! Jika tidak, mungkin akan sulit bagi kita untuk kabur dari binatang roh yang akan datang dari semua tempat ketika pertempuran pecah!” ucap Dai Huang.


Ren Jie menangguk kecil dan mengeluarkan pedang miliknya.


Ketika fluktuasi konsep Ruang muncul di tubuh Ren Jie, Harimau itupun langsung menatap ke arah Ren Jie dengan mata menyiratkan Ren Jie adalah mangsa terbaik.


Bahkan untuk Dai Huang menyadari hal itu dan tidak membuang waktu lagi karena tugasnya adalah membantu Ren Jie menemukan Kuil Permaisuri Surgawi.


Zhep!


Dai Huang menghilang dan muncul di permukaan tanah dengan pose berjongkok dan menyentuh permukaan tanah dengan telapak tangan kanannya.


“Pelepasan Kehidupan, Hutan Bunga Darah Kematian!”


Jrezzh!


Akar-akar ramping dengan banyak bunga di pinggirannya muncul dari dalam permukaan tanah, menutupi semua area dalam radius puluhan km.

__ADS_1


“Roar....!” Harimau tersebut merasakan ancaman bahaya dan langsung meraung keras sambil mengayunkan cakarnya ke arah permukaan tanah.


Blar!


Dung!


Layaknya riak air, konsep Ruang meletus, mencoba menenggelamkan semua tumbuhan merambat yang dilepaskan oleh Dai Huang.


“Konsep Ruang bawaan yang mencapai level ini?” Batin Dai Mubai sedikit menyerit.


Ren Jie yang menatap hal itu, langsung mengerahkan konsep Ruang miliknya.


“Seni Rahasia, Kabut Ungu Teleportasi!”


Dung!


Kabut ungu meledak dari tubuh Ren Jie dan itu langsung mencoba menahan kemampuan Ruang yang dilepaskan oleh Harimau.


Dai Huang menggunakan beberapa gerakan menggunakan tangannya lalu semua tumbuhan merambat tersebut melesat ke arah tempat Harimau berada.


“Roar....!”


Harimau tersebut meraung keras ke arah langit dan disaat itu juga banyak bola abu-abu terbuat dari konsep Ruang yang muncul, mencoba menahan serangan dari Dai Mubai.


Blar! Blar! Blar!


Getaran sangat keras terjadi di tempat tersebut yang pada akhirnya langsung menarik perhatian banyak binatang roh kuat di tempat yang cukup jauh dan butuh waktu kurang dari 2 menit bagi mereka untuk datang ke lokasi pertempuran.


Dai Huang tau bahwa sangat merepotkan melawan pengguna konsep Ruang walaupun itu adalah bintang roh, oleh karena itu, ia pun mengambil keputusan.


“Gerbang Roh!”

__ADS_1


Saat kekuatan spiritual meletus dari tubuh Dai Huang, itu membentuk gerbang roh berwarna emas.


Ren Jie yang menatap itu langsung teringat kepada Dai Mubai yang membuat kontrak dengan Xie Shuyan.


Jreg!


Gerbang roh terbuka lalu sosok Roh Peri dengan pakaian serba hitam dan empat sayap hitam di punggungnya keluar.


“Sudah lebih dari 100.000 tahun kau tidak memanggilku, tampaknya tubuhmu telah pulih sepenuhnya, Dai Huang!” ucap Roh Peri tersebut yang tidak lain adalah Patriak Klan Xie, salah satu Klan terkuat di Dunia Roh Peri dan juga salah satu petinggi di Kerajaan Peri yang memiliki basis Kultivasi Dewa Kelas 2 tahap akhir.


“Xie Zhi, jangan buang waktu! Kekuatanku saat ini tidak berada di puncaknya, bantu aku melawan Harimau itu secepat mungkin!” ucap Dai Huang sedikit tidak sabar.


“Ck! Baik, aku akan membantumu kali ini, tetapi sebelum kekuatanmu kembali ke puncaknya, jangan panggil aku! Kau harus tau aturannya! Selain dari itu, aku akan memberikanmu kabar baik, ada anggota Klan Dai melakukan kontrak lainnya dengan Klan Xie setelah 100.000 tahun berlalu, pemuda itu bernama Dai Mubai!” ucap Xie Zhi lalu ia melambaikan tangannya.


Dung!


Hukum mengerikan meletus di sekitar Harimau tersebut, kekuatan itu langsung menekannya dan mencoba menarik sesua dari tubuhnya.


“Roarrrr....!” Harimau tersebut meraung kesakitan, tubuhnya tampak sedikit mengering, vitalisnya menghilang dengan sangat cepat.


“Hukum Darah? Inilah kemampuan jahat yang dikatakan oleh Xia Yue'er dahulu?” Batin Ren Jie karena ia ingat bahwa Klan Xie dari Dunia Roh Peri menggunakan darah musuhnya untuk meningkatkan kekuatan, yang artinya dia pastilah pengguna hukum Darah. Mau tak mau, itu mengingatnya kepada Xun Hai.


Namun, setelah melihat apa yang dilakukan oleh Xie Zhi, Ren Jie merasa bahwa kemampuan Roh Peri itu adalah versi sangat lemah dari kemampuan konsep Darah Xun Hai, tetapi meskipun begitu, kemampuan Xie Zhi masih memiliki keunggulannya tersendiri.


“Selesai, kua harus paham apa aturan kontrak Klan Dai dan Klan Xie. Ini terakhir kalinya aku membantumu sebelum kau mencapai kekuatanmu 100.000 tahun yang lalu, Dai Huang!” ucap Xie Zhi lalu ia pun melayang perlahan ke belakang dan Gerbang Roh muncul, menarik tubuhnya ke dalam.


“Ck! Sungguh Roh yang merepotkan! Tetapi aku mendengarkan kabar baik. Tampaknya Dia Mubai itu telah melakukan Kontrak dengan Klan Xie. Aku bertanya-tanya dari mana dia mempelajari teknik untuk menghubungi Klan Xie. Yang aku ketahui dari Xie Zhi, dalam 100.000 tahun, hanya Dai Mubai yang melakukan Kontrak yang artinya Klan Dai di dunia fana tidak mengetahui cara melakukan kontrak dengan Roh.” Gumam Dai Huang lalu menatap ke arah tempat Harimau yang hendak rumhang.


Tap!


Dai Huang menghentakkan kakinya lalu satu akar tumbuhan melesat dan langsung menusuk kepala Harimau tersebut, menikamnya hingga tewas. Selain dari itu, akar yang dikendalikan olehnya pun menggali ke tempat tertentu di tubuh Harimau lalu mengeluarkan sebuah inti.

__ADS_1


“Ck, sungguh.. mungkin ini adalah keberuntunganmu bertemu dengan Harimau ini walaupun aku harus membayar harga untuk mengorbankan satu penyelamat hebat yang sengaja aku simpan untuk berhadapan dengan binatang roh kuat.” ucap Dai Huang dengan gelengan kepala lalu melempar inti Binatang roh kepada Ren Jie.


__ADS_2